
#POV Rezi
gue Rezi yang orang orang tahu gue sangat cuek dingin dan kutu buku, itu memang sifat gue dari kecil semenjak Daddy meninggalkan gue di umur 7 tahun dan mommy yang pergi di saat melahirkan gue, semenjak Daddy tidak ada gue lebih tertutup dan introvert, gue hanya punya kakek dan bibi yang hidup di luar negri, dan gue sendirian di sini di asuh oleh orang kepercayaan kakek. kalau di tanya apakah gue rindu dengan kasih sayang keluarga jawabannya adalah iya,gue rindu main bersama Daddy rindu dengan Suasana seperti dulu, karena sebuah tragedi Daddy meninggal dan gue sampai sekarang gak tau penyebab Daddy bisa meninggal, kakek merahasiakannya dan akan mengungkapkan nya di saat waktu yang tepat bahkan sampai saat ini hampir sudah 10 tahun
kepergian Daddy kakek masih diam saja.
drt drrt
gue liat dan itu panggilan dari Ken asisten kepercayaan kakek.
"halo "
" tuan maaf mengganggu, anda di suruh tuan besar untuk ke Bali besok pagi"
" jauh banget ngapain ke Bali"
" anda di suruh tuan besar bertemu dengan Tuan Ferdy dari perusahaan NICK group untuk tanda tangan berkas kerjasama perusahaan "
" hemm"
"bagaimana tuan muda?"
" iya gue akan datang, tanda tangan doang kan?"
"iya tuan seperti biasa, dan juga pesan dari tuan besar jangan lupa untuk berlibur sebentar tuan"
"oke, ada lagi?"
"untuk tiket sudah saya siapkan dan tempat pertemuannya nanti saya sherloc tuan muda"
"hemm"
huhhhh,,, rasanya capek banget jadi gue, gue yang masih sekolah udah di suruh ngurus perusahaan, meskipun hanya sekedar bertemu dan baca berkas lalu tanda tangan,, kakek benar benar sudah mempercayai gue banget bahkan gue punya saham 50% atas nama gue sendiri,
#Hotel Bali
akhirnya gue sampai juga di hotel, jadwal nya besok pagi harus bertemu dengan Tuan Ferdy di restoran.
"hah itu kan rain" gue lihat rain yang juga di hotel sama dengan gue, gue males banget sama tu cewek,, cantik sih iya tapi belagu nya minta ampun,, gue segera menjauh sebelum dia menyadari keberadaan gue di sini pasti entar banyak tanya,,
jam 07.00 pagi gue udah siap menuju restoran di dekat hotel untuk bertemu tuan Ferdy cukup tanda tangan dan berbicang bincang sebentar , setelah dari restoran gue mutusin mau ke pantai sebentar itung itung hirup udara segar Dan tiba tiba
Bruukk...
Sial punggung gue di tabrak seseorang
"auwww..."
teriak suara cewek yang gak asing di telinga gue,
" hey loe gak papa?"
sambil gue nengok dan bantuin dia untuk berdiri karna kakinya sedikit terluka kena kelapa yang ia bawa.
"auwww,,sorry sorry gue gak sengaja nabrak loe"
" hah kulkas..!!"
__ADS_1
"oh my God,nih cewek lagi ,,ngapain juga harus ketemu dia pake adegan nabrak lagi," gue males banget dah ,gak mau lagi berurusan dengan sama tu air Ujan sangat ribett.
" heh crazy kok loe diem aja sih bengong pula" teriak rain di telinga gue
" trs gue harus ngapain gue males banget urusan sama elo" gue balik teriak dong ke dia
" elo bisa ngomong panjang juga ternyata pake teriak teriak pula,gue kira loe irit kata kata".
gue diam dan berlalu daripada urusannya ribet.
" eh kulkas tunggu, bantuin gue dong,,gue susah jalannya ni" pinta rain ke gue yang menurut gue bukanlah seseorang yang minta tolong melainkan sebuah perintah.
"oh ya sorry gue nabrak Lo, gue gak liat tadi gara-gara fokus ke hp"
" nah ngaku dia,, kemaren kemaren aje beuuhh" batin gue
"kok loe diem sih, tolong bantuin gue jalan ,gue mau nyari max"
"sorry kulkas tadi gue gak sengaja nabrak loe"
kedua kalinya dia minta maaf dan gue tetep diem aja sambil ngobatin kakinya ,asli gue males benget sama nih cewek
" loe dengarkan gue ngomong apa crazyyy?"
lagi lagi dia manggil gue seenak jidatnya.
tapi tumben dia ngaku salah dan minta maaf ,kenapa gak se arogan pas di sekolah
"oke udah kelar" gue berdiri dan ingin segera pergi dari hadapan nih cewek.
dan gue cuma jawab "hmmm"
" tapi elo belum jawab permintaan maaf gue tadi"
"hmmm" gue yang males jawab dan gak pengen ribett urusannya langsung balik badan ninggalin dia.
" dasar kulkas 12 pintu apa sih susahnya bilang iya oke gitu,,Hem hemm. kayak orang lagi sariawan aja"
" nah kan mulai lagi,, gak bisa apa dia nyebut
nama gue dengan benar, minta di sumpal mulut ni cewek" gue yang mode marah balik badan dan menghampiri rain lagi untuk ngasih tuh cewek pelajaran
Cup
" Nama gue Rezi Graham steel bukan crazy ataupun kulkas 12 pintu inget itu rain"
bisik gue sambil menepuk pipi rain dengan lembut dan cepat berlalu bahkan sedikit berlari dari hadapannya sebelum gue terkena amukan rain .
gue gak tau kenapa malah ngecup bibirnya,, padahal gue hanya mau ngerjain rain doang,, sialnya jantung gue sekarang berdebar,, gak mungkin kan gue Rezi jatuh cinta sama tuh cewek air Ujan ....
...****************...
#Rumah Sakit
setelah menempuh perjalanan 15 menit akhirnya max Dan rain sudah sampai di rumah sakit, max langsung menuju ke poli dokter umum..
"stop max" ucap rain yang berada di punggung max
__ADS_1
" ada apa non"
"heh kau jangan panggil aku non,ku cium kau nanti max" sebal rain karena max sudah di beritahu jangan memanggilnya non ketika berdua dengannya
"oh my God,,please jantung bener bener gak aman nih, bisa bisa semua rencana gagal total" batin max
"kenapa kau membawaku ke dokter umum?" tanya rain
" kan memang kaki mu sakit rain"
" no, bawa aku ke dokter spesialis max" perintah rain ke max
"memang nya ada dokter spesialis kaki?" batin max
" cepat max kenapa kau malah bengong"
"rain,memangnya ada dokter spesialis kaki?"
"bukan spesialis kaki max tapi spesialis jantung, beberapa hari ini jantung ku bermasalah max, oh ya turunkan aku saja max dari tadi orang orang memandang kita".
"jantungmu memangnya kenapa rain?" tanya max sambil menurunkan rain dari punggungnya
" aku tidak tahu max makanya aku ingin periksa, cepat kita ke dokter spesialis jantung"
****************
"kami sedang di rumah sakit tuan" jawab max yang saat ini stave sedang menelponnya
"kenapa kau di rumah sakit apa rain sakit?"
" katanya nona beberapa hari ini jantungnya bermasalah tuan" jawab max yang saat ini berada di luar sedang menunggu rain.
" kenapa dengan rain beberapa hari ini dia tidak kelihatan sakit, ya sudah cepat pulang sekarang max aku khawatir pada nya"
"baik tuan"
lain dengan rain yang saat ini sedang di periksa dokter,.
"bagaimana dok jantung saya" tanya rain dengan penasaran karena pasalnya sekarang dia sudah tidak merasakan jantungnya berdegup dengan keras.
"jantung anda baik baik saja nona, dan tensi nya sangat normal jadi tidak ada yang perlu di khawatirkan " jawab dokter tersebut dengan tersenyum
" tapi kenapa tadi jantung saya berdetak terlalu cepat dok tidak seperti biasanya"
dokter tersebut malah tersenyum dengan memandang wajah polos Rain yang khawatir,
"gimana dok?"
"begini nona ada2 kemungkinan jika jantung anda berdetak cepat, yang pertama mungkin karena stress dan yang kedua kemungkinan anda sedang bersama orang yang sedang anda sukai itu bisa membuat jantung anda berdebar" jawab dokter dengan terkekeh pasalnya pasien yang satu ini jantungnya sangat normal bisa di pastikan gadis yang berada di depannya ini sedang kasmaran tapi tidak menyadarinya.
rain yang mendengarkan penjelasan dokter malah melongo dengan wajah yang tidak bisa di gambarkan..
" ya sudah jika tidak ada yang di tanyakan silahkan anda bisa keluar dari ruangan saya nona, karena antrian nya masih panjang" usir dokter itu dengan halus karena melihat gadis di depannya dari tadi diam tanpa kata.
"hmm baiklah,, apa aku tidak diberi resep obat"
" tidak perlu karena jantung anda sangat sehat"
__ADS_1