Crazy Love Rain

Crazy Love Rain
Bab 40


__ADS_3

Setelah 3 Minggu kejadian itu, hari hari rain seperti biasanya, dia jarang berinteraksi dengan Rezi karena rain ingin menjaga Rezi ia Tidak mau Rezi terluka karena dekat dengannya, untuk masalah ketiga temannya rain sudah menempatkan pengawal khusus untuk melindungi mereka tanpa mereka ketahui karena ia tidak mau kejadian Elva terulang lagi


selama 3 Minggu ini pula rain sering mengunjungi Venus dan ibunya tentunya untuk berlatih pada Venus, Venus akhirnya mau mengajari rain beladiri karena ia ingin membalas semua kebaikan rain. Dan selama itu pula Venus tidak mengabulkan permintaan ibunya untuk bertemu Rezi karena ibunya masih enggan bercerita.


setelah 3 hari yang lalu di wisuda, malam ini akan ada pesta perpisahan sekolah rain,


rain dan ketiga temannya saat ini sedang berkumpul di mansion rain, karena mereka akan berangkat bersama sama menuju ke tempat pesta yang jaraknya lumayan jauh dan berada di villa pribadi milik Doni teman rezi, untuk masalah Doni yang jeruk makan jeruk Elva sudah mengetahuinya Dan ia meminta maaf pada Rezi dan Doni, bahkan sekarang Elva sedang dekat dengan Doni


Doni tak seculun dan semiskin yang terlihat karena selama ini dia hanya berpura pura, sebenarnya dia sama seperti murid yang lain bahkan Doni sangat kaya. sehingga pesta perpisahan mereka jatuh pada tempatnya Doni, sebenarnya teman teman rain ingin pestanya di tempat rain tapi rain menolaknya karena situasinya belum kondusif.


"Rain lo sangat cantik jika rambut Lo di gerai aja" ucap Bella sambil mengambil paksa tali rambut yang ada di tangan rain


"no Bella, rain lebih cantik jika rambutnya di tali Dan memperlihatkan leher jenjang nya" ucap viona sambil memakai blush on nya


"kalian jangan membuatku bingung, sudah seperti Ini saja" ucap rain menggerai rambutnya dan mengambil jepit rambut berbentuk kupu kupu dan memakainya


"perfect, lo cantik gitu aja rain, pasti semua cowok akan ngelirik kearah Lo" ucap Elva dengan mata berbinar karena sumpah rain benar benar cantik malam ini,


mereka ber empat sepakat memakai gaun warna maroon hanya modelnya saja yang berbeda dan gaun rain benar benar pas di tubuhnya yang sangat ideal.

__ADS_1


gaun dengan model Sabrina yang di pilih rain sangat cocok di tubuhnya karena memperlihatkan bahu dan leher putih rain yang jenjang.


" gak ada yang berani ngelirik rain karena matanya akan di congkel Sama si kulkas" ucap viona menatap Elva,


mereka bertiga tahu bagaimana hubungan rain Dan Rezi apalagi Rezi akan sangat posesif jika ada laki laki manapun yang mendekati rain jangan kan mendekati sekedar melirik ke arah rain saja mereka fikir fikir dahulu karena mereka tahu akan berhadapan dengan siapa.


"oke ayo kita berangkat" ucap rain


dan mereka berempat menuju mobil yang sudah di siapkan max, kemanapun dan di manapun rain berada pasti akan ada max di sekitarnya.


"max apa Tidak bisa untuk malam ini saja lo gak usah ikut" ucap rain ketika baru duduk di samping max


"oke kalau begitu, Lo jangan ikut masuk tunggu aja di luar, disana ada Rezi kok yang jagain gue" ucap rain pasrah karena max benar benar tidak bisa di nego, kali ini rain berharap max mengabulkan permintaannya.


"kita lihat saja nanti non" ucap max yang fokus menyetir


rain benar benar bosan padahal perjalanan baru 15 menit sedangkan mereka harus menempuh perjalanan 45 menit untuk sampai di villa Doni yang berada di pinggir pantai, rain berbalas pesan dengan Rezi tapi Rezi tiba tiba offline yang membuat rain semakin bosan.


Dan untuk Elva dan bella mereka asik main hp sendiri, berbeda dengan viona yang lebih memilih menatap kaca depan yang memantulkan wajah tampan max, viona benar benar tergila gila dengan max, rain tahu jika saat ini viona sedang menatap max dari pantulan kaca.

__ADS_1


"oh ya max bagaimana kabar Jasmine?" ucap rain tiba tiba dengan suara yang sengaja di keraskan


"maksud non apa" ucap max tidak faham dan siapa Jasmine ia Tidak mengenalnya


"oh my God max apa semudah itu kamu melupakan nya" ucap rain yang dibuat sekaget mungkin Dan itu berhasil membuat viona panas dingin.


max hanya diam tidak menjawab perkataan rain, karena ia tahu sepertinya nona nya itu sedang mode jail.


****


di lain tempat Venus seperti biasa ia memaksa ibunya untuk bercerita yang sebenarnya saat di rumah sakit, setelah keluar dari rumah sakit, Bu Santi tidak boleh melakukan pekerjaan apapun meskipun itu ringan, umur Bu Santi di prediksi dokter Tidak lama lagi Dan dokter Tidak bisa melakukan tindak oprasi karena jantung Bu Santi sudah sangat parah dan mengingat umur Bu Santi yang sudah tua, dokter Tidak bisa mengambil resiko karena presentase oprasi berhasil sangatlah kecil.


"ven sebenernya ibu juga belum yakin jika belum bertemu dengan Rezi" ucap Bu Santi memulai ceritanya, cepat atau lambat semua rahasia masa lalu Bu Santi harus di ceritakan ke Venus


"wajah Rezi sangat mirip dengan teman ibu, ibu sangat merasa bersalah karena ibu meninggalkannya sendiri menghadapi semuanya" ucap Bu Santi dengan mata berkaca kaca dan Venus masih setia mendengarkan cerita ibunya tanpa menyela sedikitpun


"jika benar Rezi adalah putra Raline maka ibu akan sangat bahagia bisa bertemu dengannya"


Venus mendengar kan cerita ibunya siapa Raline sebenarnya Dan bagaimana kehidupannya selama ini, ia juga tidak tahu apakah Raline masih hidup atau tidak.

__ADS_1


...----------------...


__ADS_2