Crazy Love Rain

Crazy Love Rain
Bab 30


__ADS_3

Setelah rain mengganti pakaian nya, Venus dan rain keluar dari tempat gym dan mengobrol ringan,


" kak mana motormu?" tanya Rain ketika mereka sampai di parkiran dan tidak melihat motor Venus di sana


"montorku ada di bengkel,aku naik ojek" jawab Venus


"kalau begitu biar aku yang mengantarmu saja, ayo cepat masuk"


"Tidak perlu rain, rumahku tidak Se arah denganmu dan aku tidak mau merepotkan mu" tolak Venus dengan halus


"katamu tidak boleh menolak rejeki, bukankah ini termasuk rejeki?" ucap rain dengan tersenyum


" kau semakin pintar ternyata, baiklah" akhirnya Venus mengalah dan masuk ke dalam mobil rain, tapi Venus lah yang menyetir ia tidak ingin rain lelah karena rain baru selesai dari Nge gym.


" oh ya bagaimana kak venus tahu kalau rumahku tidak Se arah denganmu" tanya rain tiba tiba karena ia merasa janggal dengan Venus , seingat rain Venus tidak tahu mansionnya.


"aku hanya menjawab asal agar kau tidak jadi mengantarku" jawab Venus dengan tersenyum


"oh " ucap rain lirih dan manggut manggut


Venus berbohong, ia memang tahu semua tentang rain , tahu tentang stave Lily max bahkan semua pelayan yang ada di mansionnya pun Venus tahu. karena Venus adalah five, ia adalah pembunuh bayaran yang disewa oleh Robert .


di samping pekerjaannya sebagai pelatih di tempat gym, sudah satu tahun ini Venus menjadi pembunuh bayaran, ia menjalani profesi nya itu agar bisa membiayai pengobatan ibunya dan juga kuliahnya.


Tidak semua klien yang datang padanya ia terima karena hanya bayaran tinggi yang Venus terima, semua yang memakai jasa Venus tahu bahwa five bukankah nama asli, itu adalah nama yang ia pakai saat menjadi pembunuh bayaran. dan mereka yang memakai jasa Venus tidak pernah tahu nama asli dan wajah Venus karena itu adalah aturan yang di berikan Venus.

__ADS_1


Dan Tidak semua target Venus mau menjalankan nya ,karena ia harus menyelidiki latar belakangnya dahulu, baru Venus akan mengambil nya, apabila orang tersebut sangat kayak di bunuh maka ia akan segera mengeksekusinya seperti halnya koruptor pebisnis gelap,pengusaha ilegal dsb.


tapi ketika di hubungi Robert, Venus langsung menyetujuinya tanpa melihat dulu latar belakang targetnya karena Robert memberikan bayaran yang begitu tinggi dan saat itu ia sangat butuh uang untuk operasi ibunya.


setelah ia telusuri ternyata targetnya adalah rain dan stave Gadis yang ia temui beberapa kali, awalnya ia sangat beruntung takdir mempertemukan nya dengan rain tanpa susah payah ia mendekatinya atau menggunakan cara kasar.


tapi ternyata salah, semakin Venus dekat dengan rain, Venus yakin bahwa rain adalah gadis baik, dan ia mencari semua informasi tentang rain yang ternyata itu adalah kesalahan kecil di masa lalu ayahnya yang menurut Venus itu adalah hal wajar karena melihat istri dan anaknya mati di depannya, menurut Venus stave harus membunuh anak nya juga itu baru setimpal.


maka dari itu Venus memilih mundur dan memilih berhadapan dengan Robert, suatu saat nanti Venus akan jujur pada rain ia tidak mau Rain kecewa karena ternyata ia pernah mengincar nyawanya, intinya dia merasa nyaman ketika berada di dekat rain.


mobil Rain melewati gang gang sempit, karena rumah Rezi berada di pinggiran kota yang berada di lingkungan yang kumuh tapi rain Sama sekali tidak mempermasalahkan itu karena memang rain sendiri yang ngotot ingin mengantar Rezi.


"sudah sampai?" tanya rain ketika mobilnya berhenti di pinggir jalan tapi rain bingung karena venus berhenti di dekat lapangan.


"sampai sini saja rain, rumahku masuk gang kecil yang ada di depan, jalan setapak mobil Tidak bisa masuk" ucap Venus sambil melepas sealt belt nya


" thank ya rain " ucap Venus yang sudah berada di depan mobil rain


"kau tidak menawari aku mampir atau sekedar minum ?" tanya rain karena Venus hanya mengucapkan terimakasih saja


"jalan menuju rumahku sangat kotor kalau di musim penghujan seperti ini jalanannya sangat becek banyak air menggenang, lain kali saja mampirlah " tolak Venus dengan tersenyum Dan rain memahami itu.


...----------------...


hari ini terakhir ujian sekolah, Rain dan circlenya sekarang berada di kantin dan memesan banyak sekali makanan, mereka ingin bersenang senang khusus siang ini mereka ber empat harus menikmati makan siangnya dengan tenang tanpa ada gangguan apapun bahkan semua hp harus di matikan.

__ADS_1


" oh ya rain gimana latihan karate loe, aman kan?" tanya vio yang memulai obrolannya dan rain hanya memberikan jempolnya karena ia sedang meminum jus alpukatnya


" oh my God, gak nyangka gue Sama pria dingin itu, sekarang bener bener udah nunjukin sifat aslinya" oceh Elva tiba tiba dengan pandangan matanya ke arah Rezi yang sedang lewat


"maksud Lo apaan ?" tanya viona dengan bingung


"loe liat tuh ada jeruk makan jeruk" ucap Elva tanpa mengalihkan pandangan matanya ke arah Rezi dan Doni yang sedang berjalan menuju ke kantin.


"gak faham gue, aneh deh loe menurut gue biasa aja kali" ucap vio dengan bingung karena yang ia liat adalah guru biologi yang perutnya buncit sedang membawa sekantong jeruk di tangannya dan menurutnya itu biasa aja, tak jarang mereka memberi julukan pada guru di sekolah dengan sebutan nama buah makanya arah pandangan vio ke guru itu


" loe gak usah dengerin yang Elva bilang, dia lagi halu itu" ucap rain yang tahu bahwa mereka berdua sedang tidak sinkron Dan rain memilih membiarkannya karena ia sedang menikmati makanannya.


"Rain ikut gue sekarang" sky tiba tiba datang dan menarik keras tangan rain hingga membuat ketiga teman rain menoleh heran


"sky bisa gak loe pake cara halus?" sungut rain karena ia semakin muak dengan tingkah sky akhir akhir ini


" gak bisa, gue mau ngomong Sama loe sekarang ikut gue" sky semakin menarik tangan rain hingga akhirnya rain berdiri karena pergelangan nya terasa sakit


"kalo ngomong ya ngomong aja kali sky gak usah kayak gitu sama rain" sungut Elva yang berada di dekat rain dan berusaha melepaskan tangan rain tapi sky malah mendorong tubuh Elva Dan ia terjungkal ke belakang beruntung ada doni yang reflek menangkap tubuh Elva sebelum nangkring cantik di atas tanah.


"cukup sky, gue akan ikut loe" akhirnya rain mengalah dan mengikuti sky dengan tangannya yang masih di pegang erat oleh sky.


"oh my God jeruk oh noo" teriak Elva segera berdiri ketika sadar yang menolongnya adalah doni si cowok cupu berkacamata, Elva menghempaskan tangan Doni yang berada di pundaknya.


Bella dan vio yang mendengar umpatan Elva hanya terdiam, mereka bingung dengan tingkah Elva bukannya berterimakasih tapi malah mengatai Doni dengan nama buah.

__ADS_1


" kamu bukannya terimakasih tapi malah mengatai ku jeruk" sungut Doni yang memilih berlalu meninggalkan gadis galak seperti Elva


Elva hanya diam memandang kepergian Doni baginya itu sangat tidak penting.


__ADS_2