Crazy Love Rain

Crazy Love Rain
Bab 71


__ADS_3

Raline terbangun ketika wajahnya terkena cahaya matahari yang masuk melalui celah celah jendela kamar Nadya.


ia melihat tubuhnya yang polos tanpa sehelai benang pun hanya tersenyum sinis bahkan di sana banyak sekali tanda kissmark David semalam.


"apa yang kau lakukan di sini" teriak David saat terbangun melihat tubuhnya yang polos Dan melihat raline duduk bersandar di dashboard dengan wajah datarnya.


"ingat apa yang kau lakukan semalam dan bertanggung jawablah" ucap raline menatap tajam wajah David dan ia berjalan menuju bathroom dengan menahan sakit di bagian intinya, ia Tidak peduli dengan tubuhnya yang polos toh David juga sudah melihatnya semalam.


*


*


dengan segala Ancaman yang di lakukan Raline akhirnya David mau menikahinya, sehari setelah Nadya menikah dengan stave, Sampai Raline di nyatakan hamil Tidak ada sedikitpun raut wajah bahagia pada David.


sampai suatu ketika David pulang membawa bayi laki laki yang masih sangat merah.


"rawat bayi ini seperti kau merawat bayimu" ucap David membaringkan bayi di ranjang


"bayi siapa yang kau bawa David?" ucap Raline yang saat ini sedang menyusui bayinya.


"bayi orang yang ku cintai, jadi rawatlah dengan baik" ucap David tepat di depan wajah Raline.


semakin hari Raline sudah tidak sanggup lagi dengan kelakuan David, ia Tidak di perbolehkan keluar sama sekali bahkan ponsel pun dia tidak pegang, hingga suatu hari ia memutuskan Kabur membawa dua bayi yang saat ini di rawatnya.


"Santi kau sudah ku anggap seperti saudaraku sendiri pasti kau bisa membantuku" ucap Raline memohon memegang tangan Santi


"katakanlah non, apapun itu saya akan membantu, karena saya sudah berjanji pada mendiang tuan besar untuk selalu berada di samping non"

__ADS_1


"nanti malam bantu aku kabur dari mansion, Dan kau bawalah anak Stave Dan berikan padanya, ini foto Dan alamat temanku, ini adalah kedua orang tua bayi ini" ucap Raline memberikan foto pada Santi


"baik nona, tapi jika kita ketahuan tuan David bagaimana non" ucap Santi khawatir karena ia tahu bagaimana watak David


"kita berusaha dulu, kau jangan khawatirkan aku, apapun yang terjadi padaku tugasmu adalah membawa bayi ini kembali ke pelukan kedua orang tuanya" ucap Raline yakin dengan keputusannya.


Dan malam pun tiba tepat pukul tujuh Raline menggendong bayinya Dan Santi menggendong bayi stave, mereka melewati pintu belakang yang terhubung dengan jalan kecil, disana masih sangat rimbun dan banyak pepohonan rindang.


"hey non apa yang kau lakukan?" teriak pengawal mansion yang melihat Raline berlari ke arah belakang


"cepat laporkan pada tuan David, Dan aku akan mengejarnya" teriak pengawal itu menyuruh temannya


sial memang nasib Raline, entah mengapa malam itu David pulang lebih awal, jadi ketika sampai di gerbang mansion ia sudah di beri laporan pengawal tentang Raline yang melarikan diri.


"kau mau kemana Raline sayang ?" ucap David menghampiri Raline yang sudah tertangkap oleh pengawal


"bukankah ini hidup yang kau inginkan? hidup bersama dengan orang yang kau cintai ha?" ucap David mencengkram keras rahang Raline hingga dia merasakan kesakitan tapi ia tahan.


Santi hanya bisa melihat dari balik pohon besar yang berada sedikit jauh di belakang Raline, ia menangis melihat bagaimana nona nya di perlakukan tidak baik. tapi ia tidak bisa berbuat apa apa karena memang permintaan Raline adalah membawa bayi ada di depannya ini kembali ke orangtuanya.


"cepat katakan dimana bayi satunya" teriak David yang menyadari bahwa bayi yang di bawa Raline hanya ada satu


Raline hanya terdiam, ia hanya bisa berdoa dalam hati semoga Santi Tidak ketahuan oleh David, ia tahu jika Santi masih ada di sekitar dan mendengar semuanya.


David memang Sama sekali Tidak menginginkan anaknya, jangankan untuk menggendong melihat bayinya saja dia tidak Sudi, ia lebih suka melihat bayi yang di lahirkan dari orang yang di cintainya.


"cepat katakan bayi siapa ini" teriak David tepat di depan wajah Raline dan menghempaskan wajah Raline dan Lagi lagi dia hanya terdiam dengan segala kemarahan David.

__ADS_1


David yang jengkel dengan dengan diamnya Raline ia mengambil kasar bayi yang ada di pelukan Raline


"jangan!! mau kau apakan bayi itu" teriak Raline ketika melihat bayi yang baru berusia tiga bulan itu akan di jatuhkan oleh David


"katakan bayi siapa ini" ucap David dengan wajah devil nya


Raline bingung harus menjawab apa, jika ia menjawab bayinya pasti David akan mengejar Santi untuk mengambil bayi stave, tapi jika mengatakan kalau itu bayi stave apakah David mencari bayi yang di bawa Santi? entahlah.


"menurutmu? kau adalah seorang ayah harusnya kau tahu bayi siapa itu" jawab Raline dengan tersenyum sinis


"aku benar benar akan membunuhnya jika bayi ini adalah anakmu" ucap David marah dan mengambil pistolnya siap menembakkan ke bayi yang ada di tangan kirinya


Raline yang melihat David Tidak habis fikir, adakah seorang ayah yang tega membunuh darah dagingnya sendiri? memang David tidak menginginkan bayi itu tapi bagaimanapun dia adalah darahnya.


"itu bayi Nadya" ucap Raline bohong, ia harus menyelamatkan anaknya, bagi seorang ibu nyawa anak adalah yang utama


"bagus, lalu di mana bayimu?" ucap David memberikan bayi nya pada Raline kembali.


"dia sudah pergi jauh, aku tidak mau anakku mengenal ayahnya yang sangat buruk" ucap Raline mengeluarkan air matanya


entahlah yang di lakukannya ini benar atau salah, ia berharap Santi masih mendengar semuanya, Dan suatu hari nanti kebenaran akan terungkap.


"aku tidak peduli!! Dia itu anakmu bukan anak ku" ucap David dan menyeret Raline masuk ke dalam mansion lagi.


Raline menoleh ke belakang sebentar dan ia melihat Santi masih berada di sana Dan menatapnya, Raline menatap Santi dengan penuh harap, Santi yang faham dia langsung pergi dari tempat itu.


...****************...

__ADS_1


__ADS_2