
"kau tahu dia siapa? dia adalah dokter Anton temanku yang mengurus test DNA kalian saat di rumah sakit, kalau tidak percaya silahkan tanyakan saja pada max bodyguard mu " ucap nayra menunjuk pada Anton
"apa yang di katakan nayra benar tuan, jika anda tidak percaya silahkan test DNA ulang saja" ucap Anton ikut berbicara
" jika memang Rezi bukan anakku, kenapa Robert saat itu mengatakan Rezi bukan cucunya itu yang sangat janggal" ucap stave melirik ke arah Rezi.
jika di lihat teliti memang Rezi Tidak mirip dirinya ataupun nadya.
"permisi tuan,di depan ada tuan Venus ingin bertemu dengan tuan Bian" ucap pengawal menunduk
"aku sudah katakan padanya besok saja kenapa malah sekarang datangnya" ucap Rezi Dan ia memilih berdiri untuk menemui Venus di luar,Tidak mungkin ia biarkan Venus masuk ke dalam mansion sedangkan mereka saat ini sedang berbicara masalah pribadi.
"dad aku menemui Venus dulu" ucap Rezi memandang stave
"kau masih memanggilku dad setelah tahu bahwa kau bukan anakku?" tanya stave dengan tangannya yang masih memijit pelipisnya.
"aku memang bukan anakmu tapi aku akan menjadi dari bagian anakmu" ucap Rezi Dan berlalu
"setelah semua yang terjadi apa kau masih merestui hubungan mereka?" tanya nayra ketika Rezi sudah tidak ada di ruangan itu
"semua aku serahkan pada rain, karena dia yang menjalaninya" ucap stave.
"cukup Bu" teriak Rezi pada Bu Santi, Suaranya yang cukup keras membuat stave Dan lainnya menyusul ke arah teras samping mansion
"Rezi cukup kau tidak bisa seenaknya membentak ibuku" tegas Venus dengan sorot mata tajam, ia Tidak terima jika ibunya di bentak bentak meskipun Rezi tidak main fisik, tapi bentakan Rezi membuat Bu Santi menangis.
__ADS_1
Rezi yang mendengar ucapan Venus menghembuskan nafasnya kasar, dia sadar sudah keterlaluan.
"Bu ayo kita pulang" ajak Venus Dan merangkul ibunya hendak pergi tapi Bu Santi menggelengkan kepalanya cepat.
"ada apa ini" ucap stave dengan suara baritonnya ketika melihat Venus dengan seorang wanita yang sudah tua Dan hendak pergi dari mansionnya
"bi Santi" ucap nayra sambil melotot, ia tidak menyangka akhirnya bertemu dengan santi.
"non nayra" ucap Santi dengan wajah yang terkejut.
nayra langsung menghambur ke pelukan Santi, Santi yang tiba tiba di peluk nayra pun semakin menangis sesenggukan.
cukup lama mereka berpelukan hingga suara seseorang menyadarkan mereka berdua
"apa Tante mengenal nya?" ucap Rezi mengerutkan dahinya
Santi yang mendengar ucapan nayra hanya terdiam ia melihat sosok yang berdiri tegap di belakang nayra dengan sorot mata tajam.
deg
Santi langsung mengeluarkan sebuah foto laki laki Dan perempuan bergandengan tangan, ia melihat stave lalu melihat foto laki laki yang ia bawa, berkali kali Santi melakukannya.
" apa yang kau lakukan?" tanya stave karena merasa dirinya sedang di lihat oleh Santi.
"apa anda tuan stave sahabat nona Raline?" tanya Santi memastikan lagi, karena di foto yang ia bawa stave masih sangat muda sehingga terlihat berbeda dengan yang sekarang.
__ADS_1
stave hanya diam dia tidak mengerti dengan wanita yang ada di depannya ini yang tiba tiba menanyakan namanya.
nayra yang mengerti langsung mengambil foto yang di bawa Santi. ia langsung memberikannya pada stave
"bagaimana kau bisa mempunyai foto ku" tanya stave lagi
Santi yang mendengar ucapan stave semakin terisak, ia Tidak bisa lagi menyembunyikan kebahagiaannya.
"Venus, kau masih ingatkan dengan janji ibu untuk mempertemukan mu dengan ayah kandungmu" tanya Santi menatap intens Venus yang menggenggam erat tangannya
" iya Bu" Venus menganggukkan kepalanya.
"dia, dia adalah ayah kandungmu" ucap Bu Santi menunjuk ke arah stave.
Venus dan stave yang mendengar ucapan Santi hanya melongo Dan mengerutkan dahinya.
"apa ibu selama ini menjadi istri pertama tuan stave, sehingga melahirkan aku?" ucap Venus reflek
"heh anak muda, istriku hanya satu dan itupun sudah meninggal" ucap stave Tidak terima di bilang jika ia mempunyai istri lagi selain nadya.
Santi menggelengkan kepalanya lemah, karena dari tadi berdiri ia merasakan lelah dan jantungnya terasa berat.
"lebih baik kita bicarakan ini di dalam" ucap Nayra yang melihat wajah pucat Santi.
Dan Anton yang mengerti ia beranjak pergi dari mansion Dan memilih menunggu di mobil.
__ADS_1
"ven, ini adalah saatnya kamu tahu, sebenarnya ibu bukan ibu kandung kamu, orang tua kandung kamu adalah tuan stave dan nona Nadya "
bagai petir di siang bolong, mereka ber empat melongo mendengar ucapan bi Santi