Crazy Love Rain

Crazy Love Rain
Bab 85


__ADS_3

sudah satu Minggu berlalu Dan stave pun sudah kembali pulang sedangkan bian masih di sini karena ia ingin pergi jalan jalan menikmati wisata yang ada California.


"Rezi nanti malam" ucap Bian yang melihat Rezi berjalan melewatinya


"apanya" ucap Rezi lalu ikut duduk di sofa bersama Bian, ia sehabis mengantar rain berangkat ke cafe biasanya


"apa kau lupa, aku sudah menyiapkannya " ucap Bian lalu menunjukkan hasil desainnya pada rezi


"tapi rain masih bekerja dan pulangnya pun larut" ucap Rezi karena bian Tidak berfikir dulu kalau rain masih bekerja di jam itu.


"itu sangat gampang, aku akan menjemputnya Dan mengantarnya ke tempat yang sudah aku siapkan, kau bersiaplah" ucap Bian memberikan Tote bag pada Rezi yang isinya adalah setelan baju.


"kau sampai membelikan aku ini" ucap Rezi yang tidak percaya jika bian sematang ini mempersiapkan semuanya


"aku ingin moment indah ini di kenang oleh rain, aku sangat yakin pasti rain akan sangat terharu Dan ia pasti tidak bisa berkata kata karena kakaknya yang tampan ini begitu pintar dan romantis Tidak seperti calon suaminya" ucap Bian tersenyum smirk menepuk bahu Rezi dan berdiri lalu keluar dari apartement untuk mengecek persiapannya.


Rezi yang mendengar ucapan bian hanya diam saja tidak menanggapinya, ia membuka ponselnya dan melihat tempat yang sudah di share loc oleh bian tadi.


Bian saat ini berada di ruangan manager cafe di mana tempat rain bekerja


"oh ayolah pak, aku hanya ingin membawanya malam ini" izin bian yang dari tadi manager itu kolot tetap tidak mau memberikan izin.

__ADS_1


"Tidak bisa, karena sebentar lagi rain akan menyanyi Dan semua pengunjung menantikannya, mereka akan kecewa jika tidak mendengar rain menyanyi" jawab manager itu kekeh.


"baik begini saja biar aku saja yang menggantikannya menyanyi setelah itu izinkan dia pergi "


"apa Suaramu bagus?" ucap manager botak itu memicingkan matanya


"hmmm begini saja aku akan berduet dengan rain siapa tahu pengunjung cafe semakin bertambah"ucap Bian yang ide itu tiba tiba muncul, karena ia melihat manager itu begitu senang jika cafenya ramai maka dari itu dia kekeh mempertahankan rain karena saat rain menyanyi cafe itu bertambah ramai.


"baik, awas jika semakin sepi maka kau harus membayar" ancam manager itu


"itu tak masalah" ucap Bian yang akhirnya bisa membawa rain pergi


tiga lagu sudah rain dan bian menyanyi dengan sangat romantis Tidak ada yang tahu jika mereka adalah saudara, pengunjung sangat menikmati semua lagu lagunya, bahkan tidak sedikit pengunjung yang terharu bahkan meneteskan air matanya ketika rain Dan bian menyanyikan lagu mellow tentang perpisahan dua kekasih.


setalah itu Rain cepat turun dari panggung Dan menuju ke toilet mengganti pakaian yang di bawa bian, ia hanya menurut saja ketika bian berkata mengajaknya ke suatu tempat, sambil menunggu rain ganti pakaian bian menyanyi satu lagu lagi request dari pengunjung.


"huuuufth manager mu itu sangat sulit sekali kenapa kau masih betah di sana rain?" bian menghembuskan nafasnya kasar ketika baru masuk mobilnya


"dia sangat baik kak Tidak macam macam juga,meskipun terkadang cerewet, lain halnya dengan tempat ku bekerja dulu managernya sangat genit makanya aku keluar " ucap rain yang dulu pernah bekerja di cafe yang lebih besar Dari sekarang tapi ia memilih keluar karena managernya sangat genit.


"kak sebenarnya kau mau membawaku kemana?" tanya rain karena sudah satu jam perjalanan belum sampai di tempat tujuan

__ADS_1


"kau akan tahu nanti" ucap Bian


"jalanlah dulu, ada sesuatu yang harus ku ambil" ucap Bian ketika mereka sudah sampai di tempat tujuan.


rain melangkah menuju tempat yang di tunjuk bian, ia yang notabene nya suka pantai, akhirnya berjalan menuju pantai dan memilih menunggu bian di kursi panjang.


rain menikmati indahnya pemandangan pantai di malam hari, ia sedikit bingung sebenarnya resort ini sangat besar tapi ia tidak melihat orang sama sekali dari tadi.


rain tiba tiba merasakan ada yang menutup matanya dengan kain


"kak bian" rain memegang tangan bian yang sedang menutup matanya, padahal itu adalah rezi tapi rain mengira bahwa itu adalah bian.


"hemm" jawab nya singkat Dan ia membawa rain berjalan sedikit jauh dan mendudukkannya di tempat yang sudah di siapkan bian.


Rezi duduk di depan rain dan tersenyum


"kak boleh aku membuka nya?" tanya rain hati hati ia tidak ingin membuat bian kecewa jika ia tiba tiba membuka penutupnya, rain menduga jika bian ingin memberinya surprise.


bian melihat interaksi Rezi Dan rain dari atas pohon yang menjulang di dekat mereka, bian merekam moment manis nya ini, ia ingin Rezi Dan rain melihat hasil terbaik bian memvideokan moment mereka oleh karena itu bian rela naik ke atas pohon karena menurutnya gambar dan view nya sangat bagus jika di ambil dari atas.


Rezi membuka penutup mata rain dari samping, ia lalu berjongkok menghadap ke arah rain

__ADS_1


"Aldeba Raina, Will you marry me?" ucap Rezi saat rain sudah membuka matanya. ia melihat Rezi berjongkok di bawahnya, dan ia juga melihat ada tulisan besar di depannya dan juga banyak mawar merah yang bertaburan di bawahnya yang membentuk gambar hati yang sekelilingnya ada lilin yang menyala.


__ADS_2