Crazy Love Rain

Crazy Love Rain
Bab 24


__ADS_3

Rain sampai di mansionnya dan ia melihat Lily yang sedang berenang, ia berinisiatif menghampiri nya dan sedikit ngobrol karena beberapa hari ini dia belum bertemu dengan Lily.


"aunty kapan datang?" tanya rain sambil duduk di kursi dan minum jus jeruk yang ada di meja


Lily yang mendengar suara rain langsung berenang ke tepi


"baru saja, oh ya Nanti malam aunty akan kembali ke Singapura" sambil naik ke atas dan memakai bathrobe nya


" katanya seminggu di sini"


" urusan aunty sudah selesai, makanya 3 hari kemaren lembur, aunty kasihan Sama bryan dan belle pasti sudah rindu" jawab Lily sambil duduk dan minum jus jeruk yang tadi di minum rain


" padahal rain masih rindu dengan aunty " jawab rain dengan cemberut


"nanti setelah kamu lulus, kamu liburan ke rumah aunty, atau ambil kuliah di sana saja rain"


"no aunty, rain kuliah di sini saja, kasihan Daddy jika rain tinggal,pasti Daddy kesepian"


"Daddy mu harusnya menikah lagi biar tidak kesepian "


rain yang mendengar ucapan Lily hanya tersenyum kecut


" mustahil bagi Daddy menikah lagi, karena Daddy masih sangat mencintai mommy aunty" jawab rain dengan tatapan sendu karena ia melihat beberapa kali stave memandangi foto mendiang Nadya dengan mata yang berkaca kaca.


"aunty tahu itu, mungkin setelah kau menikah nanti Daddy mu mau menikah lagi Dan membuka lembaran baru"


"aku menikah masih lama aunty, aku ingin bersenang senang dulu menikmati masa muda ku" jawab rain sambil terkekeh


"menikah muda tidak ada salahnya rain Dan masih bisa bersenang senang juga apalagi kemana mana ada yang melindungi" ucap Lily sambil berdiri dari kursinya


" no aunty, belum lagi kalau punya anak itu akan sangat ribet dan pusing" jawab rain dengan geleng geleng memikirkannya saja sudah pusing apalagi menjalaninya


" siapa bilang rain, menikah tidak harus langsung punya anak, buktinya aunty menikah muda dan memutuskan untuk punya anak setelah 5 tahun kemudian. " terang Lily Dengan panjang lebar agar pandangan rain tentang nikah muda tidak salah.


"sayang kau jangan terhasut dengan aunty mu itu" tiba tiba stave datang dan menghampiri rain


"daddy" teriak rain dengan terkejut sambil menoleh ke belakang,ia segera memeluk stave


"rain kira daddy pulang nya besok"


"Daddy percepat sayang, ayo kita masuk ke dalam jangan kau dengarkan kata kata manis aunty mu itu" ucap stave sambil melirik Lily dan segera membawa rain masuk ke dalam,Rain hanya tersenyum melihat tingkah Daddy dan aunty nya,dan Lily di tinggal begitu saja.


"mereka benar benar anak Dan ayah yang romantis" ucap Lily sambil tersenyum dan ia memilih melanjutkan berenangnya.


...----------------...


malam ini Rain mengantar Lily ke bandara yang jaraknya lumayan memakan waktu 45 menit,, stave sebenarnya melarang rain tapi rain ngotot ingin mengantar Dan tidak ingin di ikuti pengawal,dengan segala bujuk rayu rain akhirnya stave mengijinkannya asal rain dapat menjaga dirinya.

__ADS_1


di perjalan pulang rain berhenti di salah satu cafe yang ia lewati, ia hanya memesan cemilan dan minuman, di sana rain malah salah fokus dengan seorang laki laki yang saat ini sedang menyanyi di cafe tersebut.


" seperti pernah mengenalnya" gumam rain dalam hati, dan beberapa detik kemudian rain benar benar mengingatnya, ia menghampiri laki laki itu setelah tahu lagunya telah selesai.


"Hay" sapa rain sambil melambaikan tangannya pada lelaki itu.


"aku?" tanya lelaki tersebut dengan menunjuk dirinya sendiri


"iya kau Venus kan?" tanya rain yang yakin bahwa itu adalah venus ,laki laki yang ia serempet motornya


" yes,kau mengenalku?" tanya Venus berusaha mengingat siapa gadis yang ada di depannya.


" kenalkan namaku Rain" rain mengulurkan tangannya Dan di terima oleh Venus tapi Venus hanya terdiam


"aku gadis yang pernah nyerempet motormu beberapa hari yang lalu" terang rain karena melihat Venus hanya terdiam.


" oh kau gadis itu , ya aku mengingatnya, ternyata namamu secantik orangnya" goda Venus tersenyum dengan tatapan ke arah rain, rain Hanya menggelengkan kepalanya


"hmmm,, bagaimana kalau kau ku traktir di sini, hitung hitung sebagian permintaan maafku kemaren" tawar rain


" Its oke,, aku tidak bisa menolak rejeki yang datang" ucap Venus sambil turun dari panggung kecilnya.


mereka menuju meja rain yang tadi dan Venus memesan makanannya dan segera menghabiskannya sambil berbincang sedikit dengan rain karena ia harus menyanyikan satu lagu lagi dan baru bisa pulang setelahnya, Rain baru tahu kalau Venus lebih tua darinya dan sudah kuliah.


"kenapa makanmu sangat terburu buru kak venus"?


uhuk uhuk


"kenapa kau memanggilku kakak?" tanya Venus ketika batuknya sudah reda, Dan rain hanya tersenyum baginya itu sebuah pertanyaan yang tidak harus di jawab. dan Venus tambah bingung dengan sikap rain.


"kau kan lebih tua dariku " jawab rain sambil minum jus nya


"oh ya kau belum menjawab pertanyaan Ku yang tadi" tetap rain ke Venus


"pertanyaan yang mana?" tanya Venus dengan bingung


"kenapa kau terburu buru"


"aku harus menyanyi satu lagi setelah break"


"oh" ucap rain sambil menghabiskan sisa minumannya


"apa kau mau ke membantuku rain?" tanya Venus dengan tersenyum dengan ide di kepalanya


"membantumu,, apa yang bisa ku bantu?" tanya rain dengan tatapan nya


" duet denganku, sebagai penutup malam ini"

__ADS_1


"what, sepertinya kau salah orang kak, suaraku sangat jelek Dan aku tidak pernah menyanyi sebelumnya apalagi di depan banyak orang " jawab rain dengan sedikit terkejut.


" kau bahkan belum mencobanya rain" ajak Venus sambil menggandeng tangan rain dan melangkah menuju panggung kecil Yang ada di cafe tersebut.


"kak aku sangat gugup, pasti mereka kira suaraku sangat bagus" ucap rain nervous karena melihat semua orang yang kini menatapnya dan sedang menunggu mereka berdua bernyanyi


" kau tak perlu gugup seperti itu,santai percayalah kalau suaramu itu bagus" ucap venus berusaha meyakinkan rain


" baiklah, Aku akan mencobanya kak" pasrah rain karena percuma dia mundur karena saat ini sudah berada di atas panggung dan di nanti banyak orang.


Venus dan Rain menyanyikan lagu "beautiful in white" dari Shane Filan


...You're my every reason you're all that I believe in...


...Kau adalah semua alasan ku, kau adalah segala yang aku percayai...


...With all my heart I mean every world...


...Dengan sepenuh hatiku, ku ucap setiap kata sungguh-sungguh...


...So as long as I live I love you...


...Selama aku hidup, aku mencintaimu...


...Will have and hold you...


...Akan memiliki dan memelukmu...


...You look so beautiful in white...


...Kau terlihat sangat cantik bergaun putih...


...And from now to my very last breath...


...Dan mulai sekarang hingga akhir nafasku...


...This day I'll cherish...


...Hari ini akan ku kenang...


...You look so beautiful in white...


...Kau terlihat sangat cantik bergaun putih...


...Tonight...


...Malam ini...

__ADS_1


lagu yang dipilih oleh Venus benar benar seperti menggambarkan perasaan nya padahal baru dua kali ia bertemu dengan rain tapi rain bisa membuatnya nyaman,


mereka bernyanyi dengan sangat romantis seperti sepasang kekasih, Apalagi di akhir lagu tersebut Venus mengecup tangan rain dengan sangat manis dan mendapat tepuk tangan sangat meriah dari pelanggan cafe, Dan rain hanya tersenyum Tidak bisa menolak semua perlakuan manis Venus padanya.


__ADS_2