
malam ini rain dan ketiga circlenya sedang berada di bar untuk mencari Alexa dan membuat perhitungan dengannya, rain sudah menemui sky yang di tahan di markas max, ia sudah membuat perhitungan dengan sky dengan membuat wajahnya yang tampan menjadi Tidak karuan sudah cukup bagi rain, sky Tidak menyangka ternyata ia salah berhadapan dengan rain yang ternyata lebih dari sekedar bar bar.
"lo yakin el dia ada di sini" tanya rain ketika mereka sudah sampai di depan bar karena baru kali ini rain masuk ke bar ia Tidak tahu bagaimana suasana di sana.
"ya gue yakin, karena menurut temannya Doni dia sering nongkrong di bar ini" ucap Elva yang melangkah duluan masuk ke bar
lampu kelap kelip yang membuat rain harus menajamkan pandangannya mencari Alexa belum lagi dentuman music yang sangat keras yang memekakkan telinga bagi siapa saja yang mendengarnya, bahkan rain harus sedikit berteriak jika ingin berbicara.
"gue gak liat Alexa" teriak rain ke arah Teman temannya
"mending kita cari ke arah sana" teriak viona menjawab rain
"itu Alexa " ucap Bella menunjuk ke arah Alexa yang saat ini sedang bersama pria botak yang umurnya sekitar 50 lebih
rain Sampai geleng geleng kepala karena ia sudah 3 kali melihat Alexa jalan bersama dengan orang yang berbeda.
mereka berempat segera mendekat ke Alexa
"Hay rain lo ngapain ke tempat ini" ucap Alexa dengan keras karena ia tahu rain Tidak pernah ke bar sekalipun berbeda dengan dirinya Yang sering keluar masuk .
"loe jangan banyak bicara xa ikut gue sekarang" teriak rain sambil menarik tangan Alexa dan di bantu ketiga temannya
"om aku bersama temanku dulu, nanti ku temani lagi" ucap alexa pada pria botak itu dan ia segera mengikuti kemana rain akan membawanya.
rain segera menghempaskan tangan Alexa Dan mendorong tubuh Alexa, Alexa yang tidak siap dengan serangan rain ia langsung jatuh ke bawah Dan lututnya terluka
" gue gak nyangka ya Sama elo xa, permintaan maaf Lo itu ternyata bullshit" ucap rain dengan marah
"maksud Lo apa sih rain, gue gak ngerti " jawab Alexa sambil berdiri tapi ketiga temannya menahan pundak Alexa Dan mau tidak mau Alexa duduk lagi di tanah
" loe semalem kerjasama membantu sky agar dia bisa tidur Sama gue kan ?" tuduh Alexa menunjuk tepat di wajah Alexa
Alexa yang mendengar tuduhan rain hanya tersenyum
__ADS_1
"kenapa lo malah senyum,Lo udah gila ya?" umpat rain
"karena gue baru tahu rain itu ternyata gadis bodoh" jawab Alexa enteng
rain bertambah marah ketika Alexa menyebutnya bodoh ia segera menampar pipi Alexa tapi sayangnya Alexa berhasil menangkap tangan rain Dan ia segera berdiri.
" gue tulus minta maaf sama Lo rain, gue gak tau apa apa soal sky gue bahkan gak mengenal baik yang namanya sky" ucap Alexa tegas sambil melepaskan tangan rain, alexa segera berlalu dari tempat itu Dan menuju pintu masuk bar lagi.
"tunggu" ucap rain dengan keras yang berhasil membuat Alexa menghentikan langkahnya dan menoleh ke arah rain.
"tapi saat pelayan itu datang Dan gue lihat Lo melambaikan tangan ke gue" ucap rain dengan tatapan mengintimidasinya.
"lo saat itu ngelihat ke arah gue dan gue sekedar menyapa apa itu salah? dan bukan berarti gue dong yang menyuruh pelayan itu" jawab Alexa menatap ke arah rain Dan ia segera berbalik untuk masuk ke bar lagi, rain menyadari sepertinya memeng dia yang salah waktu itu, ia terlalu gegabah.
"gue minta maaf udah nuduh Lo" ucap rain saat Alexa sudah menyentuh pintu masuk bar
"kenapa lo gak tanya sama sky" ucap Alexa dan berbalik melangkah menghampiri rain yang masih berdiri di tempatnya
" gue sepertinya tahu siapa yang membantunya tapi gak yakin juga sih" ucap Alexa yang membuat rain menyipitkan matanya
"siapa"
"bisa jadi Dona, karena Dona suka sama Rezi dan dia cemburu liat Lo Deket sama Rezi" ucap Alexa yang berhasil membuat rain membulatkan matanya bahkan viona Bella dan Elva pun terkejut dengan perkataan Alexa.
" thank xa infonya" ucap rain dan segera berlalu dari hadapan alexa
"rain jangan bilang ke Dona kalau loe tahu dari gue, gue gak mau punya musuh siapapun" ucap Alexa sebelum rain masuk ke mobilnya dan hanya di jawab jempolan oleh Rain.
****
Rezi sudah berada di pesawat saat ini jadwal penerbangannya di undur jadi malam hari karena cuaca yang buruk, ketika mencari tempat duduknya ia tidak menyangka ternyata orang di sebelah tempat duduknya adalah max.
"Hay max" sapa Rezi sambil mencari posisi nyamannya
__ADS_1
"Kau kenapa bisa ada di sini" ucap max menyipitkan matanya karena ia sekarang khawatir siapa yang akan menjaga rain di sana jika rezy saja ada di sini
"aku ada sedikit urusan di Singapura, kau sendiri?" tanya rezi menatap max
tapi max Tidak menjawab dia malah mengambil ponselnya dan segera memberi pesan pada anak buahnya yang menjaga rain,max lega ternyata rain baik baik saja dan saat ini ia bersama Venus yang baru saja menjadi bodyguard baru rain.
Rezi memilih bermain dengan ponselnya, karena percuma saja berbicara pada max yang sebelas duabelas sama dengan dirinya.
Rezi sama sekali tidak menghubungi rain, ia ingin fokus dan segera menyelesaikan misinya setelah itu ia berencana akan mengajak rain liburan sebelum mereka mengurus kuliah masing masing.
*
*
Rain segeera membuat perhitungan dengan Dona setelah satu jam mencarinya ia akhirnya menemukannya di sebuah cafe.
"rain lo yakin mau masuk sendiri?" tanya viona yang khawatir karena rain tidak mau di temani
"gue yakin Vi, karena gue cukup membuat dia malu di depan banyak orang" ucap rain dan melangkah keluar
rain melihat Dona sedang makan dengan tenangnya setelah apa yang dia lakukan padanya semalam.
rain tersenyum tipis dan segera melancarkan aksinya
bruk
"what apa yang lo lakuin dasar pelayan sialan" umpat Dona yang akan menampar pelayan wanita tersebut karena kuah sup itu mengenai baju putihnya yang membuat nya seketika menerawang Dan juga Dona merasakan sedikit panas karena sup tersebut masih sedikit mengepulkan asapnya. rain sengaja menabrak pelayan itu dan membuat apa yang di bawanya tumpah mengenai Dona
rain menahan tangan Dona sebelum mendarat mulus di pipi pelayan itu, ia menghempaskan tangan Dona Dan Dona sedikit terhuyung ke samping
"jangan ikut campur urusan gue" umpat Dona sambil berdiri dan akan menampar wajah rain tapi rain berhasil menangkap tangan Dona dan memelintirnya ke kanan yang membuatnya kesakitan
"sial lepasin gue, gue gak ada urusan ya sama elo" umpat Dona meringis karena semakin lama tangannya merasakan sakit
__ADS_1