Crazy Love Rain

Crazy Love Rain
Bab 48


__ADS_3

Lucas akhirnya mengetahui siapa dalang di balik semuanya, ternyata asisten yang sangat di percayai selama ini mengkhianatinya ia bersekongkol dengan Robert agar stave segera datang ke Singapura, dengan menggunakan magic call voice ranger asisten Lucas menghubungi Stave yang suaranya di rubah menjadi suara Lucas.


"max orang yang membawa tuan stave adalah Robert laki laki tua yang .." ucap lucas ketika sambungannya di angkat max tapi justru max langsung mematikannya setelah mengetahui nama yang di sebutkan Lucas


"benar benar anak satu ini.." umpat Lucas Dan segera memasukkan ponselnya ke dalam saku, ia segera mengerahkan anak buahnya untuk mencari tahu siapa itu Robert.


berbeda dengan rain dan Venus yang saat ini sudah sampai di bandara Changi dan di jemput beberapa anak buah max.


"berhenti di restoran terdekat " ucap Venus pada anak buah max


"aku mau langsung ke tempat max saja" ucap rain yang sudah sangat khawatir pada Daddy nya


"di restoran dulu, kau dari pagi belum makan apapun Rain" ucap Venus memandang rain


"aku segera ingin bertemu max kak, aku ingin menghajarnya" ucap rain menggebu karena ia sudah sangat gemas dengan max bisa bisanya kehilangan jejak daddynya


"tapi kau harus butuh tenaga rain kalau ingin menghajarnya " jawab Venus menggelengkan kepalanya


"iya juga" jawab rain mengangguk, kalau di fikir fikir benar apa kata Venus dia harus punya tenaga extra jika harus menghajar max yang super tangguh itu.


setelah dari restoran akhirnya Venus Dan rain sampai di markas max yang ada di Singapura.


rain dan Venus langsung masuk ke dalam dan di sepanjang jalan menuju ruangan max mereka disambut anggukan sopan oleh semua anak buah max yang mereka lewati.


"max" ucap rain ketika mendorong kasar pintu besi itu, rain melihat seisi ruangan tapi tidak menemukan max Sama sekali


"maaf non tuan max baru saja pergi ketika menerima telepon dari tuan Lucas" ucap salah satu anak buah tersebut ketika menyadari bahwa kedatangan rain adalah mencari Max


"antar aku ke ruang senjata " titah rain pada anak buahnya dan Venus hanya mengekor di belakang rain.


"Kak kita pakai yang mana?" tanya rain ketika Anak buahnya membuka almari besar penyimpanan beberapa senjata api,di sana banyak sekali model senjata api, rain bingung harus memilih yang mana.


"pakai ini saja" ucap Venus memilih senjata api model Raging bull, model senjata api ini di buat oleh salah satu perusahaan di Brasil, Raging bull mampu melakakukan tembakan sampai kecepatan 580 meter per detik. Energi yang dilontarkan pistol ini juga tak main-main, hingga 2700 joule.


"oh baiklah" rain mengambil 4 pistol model Raging bull dan mengisi pelurunya.

__ADS_1


mereka langsung berangkat ke perusahaan ocean untuk mencari informasi keberadaan max karena max saat ini masih belum bisa di hubungi


setelah bertanya resepsionis,Rain langsung menuju lantai 17 Dimana Ruangan CEO nya berada,


ceklek


"hey siapa kalian berani beraninya masuk ke ruangan ku tanpa izin" marah lucas ada beberapa orang berpakaian hitam tiba tiba masuk ke ruangannya dan salah satunya wanita.


"di mana max" ucap rain jengah karena Lucas benar benar tidak mengenalinya, rain saja bisa langsung mengenali Lucas padahal sudah 10 tahun dia Tidak bertemu dengan sahabat max itu


"kau siapa" ucap lucas yang siap melemparkan dokumen yang ada di depannya


"Lucas Lucas kau tetap saja seperti dulu ternyata" ucap rain mendekat ke arah Lucas


"jangan macam macam,aku bisa mengusirmu dari sini" ucap lucas tangan kanannya siap menelpon security


"Aldeba Raina Ocean" ucap rain semakin jengah dengan kelakuan Lucas, ternyata Lucas masih sama seperti dulu yaitu penakut.


Lucas langsung membulatkan matanya ketika mendengar nama lengkap wanita yang ada di depannya


"oh my God Rain, kau kah itu" ucap lucas menghampiri rain Dan tiba tiba memeluknya erat yang membuat dirinya langsung di tarik kebelakang oleh seseorang yang tak lain adalah Venus


"Lucas cukup, aku kesini mencari max " ucap rain yang memilih duduk di sofa dan Venus mengikuti rain ke sofa tapi dia memilih berdiri di samping rain


Dan Lucas memilih ikut duduk


"kak duduk lah, kau jangan seformal itu" ucap rain menepuk sofa di samping nya dan Lucas mengerutkan keningnya ketika mendengar rain memenggal laki laki itu dengan sebutan kak.


"bagaimana Lucas " tanya rain pada Lucas karena Lucas sekarang malah bengong menatap dirinya.


"ehem" Venus berdehem cukup keras yang membuat Lucas langsung tersadar


Lucas langsung menceritakan kronologinya dari awal di mana asistennya yang berkhianat Dan berhasil membuat stave ke Singapura tanpa memberitahunya.


"aku tahu mereka membawa Daddy kemana" ucap rain lalu meneguk minumnya

__ADS_1


Venus langsung faham situasinya, orang yang menyuruhnya untuk membunuh rain adalah orang sama yang sekarang membawa ayahnya rain.


"kenapa kau langsung tahu rain?" ucap lucas yang heran


"apa kau lupa bahwa aku ada di sana saat malam tragedi itu terjadi, tapi sayangnya aku tidak tahu nama tempatnya aku Hanya hafal jalannya" ucap rain


"aku akan menemani mu ke sana" ucap Venus


Dan di balas anggukan oleh rain


"itu sangat berbahaya rain biarkan max yang mengatasinya saja" saran Lucas karena ia tidak ingin kejadian buruk menimpa rain


"aku tidak mungkin membiarkan Daddy dan max menghadapinya sendiri,aku akan tetap menyusulnya Lucas" jawab rain penuh penekanan


Lucas tidak bisa membujuk rain karena ia tahu sedari kecil rain memang keras kepala.


"mungkin sekarang max menuju tempat itu rain, karena saat aku memberitahu siapa pelakunya ia langsung menutup teleponku tanpa menjawab sepatah katapun" ucap lucas


drt


drt


drt


"max kau itu kemana saja " marah rain mengangkat ponselnya yang ternyata max menghubunginya


"panjang umur sekali dia" ucap lucas dalam hati


"Tidak max aku akan tetap kesana bersama kak Venus, kau jangan masuk dulu sebelum aku sampai sana" titah rain


"aku masih sangat hafal dengan jalannya" ucap rain lalu menutup ponselnya


"ayo kak kita berangkat" ucap rain segera berdiri


"apa kau yakin dengan jalannya rain? itu sudah 10 tahun yang lalu pasti sudah banyak yang berubah" ucap lucas ragu ketika rain sudah berada di ambang pintu

__ADS_1


"instingku kuat, aku pasti akan menemukan Daddy" ucap rain tersenyum pada Lucas dan membalikkan tubuhnya segera menuju restoran yang menjadi awal perjalanannya.


di saat malam itu terjadi rain dan stave sedang menunggu nadya dan alcee di restoran, mereka membuat janji akan bertemu di sore hari Dan merayakan ulangtahun rain sampai larut malam, Rain Memang sangat dekat stave dan alcee dekat dengan Nadya, saat itu dari pagi rain ikut ke kantor bersama stave makanya mereka berangkat dari kantor menuju restoran yang sudah reservasi oleh stave, sedangkan Nadya Dan alcee berangkat dari rumah.


__ADS_2