Crazy Love Rain

Crazy Love Rain
Bab 76


__ADS_3

"permisi, apa kalian tahu mahasiswa yang bernama Noah Drake?" tanya rain pada segerombolan mahasiswa yang sedang berbincang Dan dia di arahkan ke kanan, di sana ada segerombolan Peserta ospek mahasiswa baru Sama seperti dirinya hanya saja di sana laki laki semua Dan juga ada kakak kakak ospek yang berjumlah 5 orang.


"apakah Noah itu juga peserta ospek sama sepertiku?" gumam rain sedikit berlari karena waktunya tinggal tujuh menit lagi.


rain menghembuskan nafasnya sebentar sebelum sampai, ia berharap semoga saja laki laki yang bernama Noah itu bisa di ajak kerjasama.


"permisi, apakah di sini ada yang bernama Noah Drake?" ucap rain Sambil memandang semua wajah laki laki yang ada di sana.


Noah yang merasa namanya di sebut hanya menyipitkan matanya,


"Hay gadis cantik aku Noah" ucap Steven dengan senyum tengilnya Dan mengulurkan tangannya.


rain malah diam memandang Steven dari atas sampai bawah


"oh my God kenapa wajahnya mesum sekali" batin rain dalam hati.


"a aku..." ucap rain tersendat, sumpah demi apapun ia tidak mau mencium laki laki di depannya, belum di cium saja wajahnya sudah mesum apalagi kalau di cium?


"ada apa mencariku?" ucap Noah dengan menelisik wajah rain


"apa kau yang bernama Noah?" tanya rain memastikan ia Tidak mau tertipu lagi


Noah saat ini menggunakan jas Dan jarinya menunjuk ke dada kirinya Dan di sana memang benar tertulis namanya.


rain langsung memberikan kertas tadi kepada Noah, ia berharap Noah bisa di ajak kerjasama atau setidaknya Noah biar memberitahu Sisca agar membatalkan permainan gilanya ini toh mereka kan sama sama panitia ospek.

__ADS_1


Noah membaca apa yang tertulis di sana, ia sedikit menyunggingkan senyumnya setelah selesai membaca tulisan itu.


"apa kak Noah mau membantuku?" ucap rain


"ikut denganku" ucap Noah mencekal pergelangan rain Dan membawanya menuju tempat Sisca berada.


sepanjang perjalanan rain Hanya diam, bahkan ia bisa melihat semua mahasiswa yang ia lewati menatap ke arahnya, rain berharap Noah akan menyuruh Sisca menghentikan permainan konyolnya.


"aku menyuruhmu membawa bukti kenapa kau malah membawa Noah ke sini?" ucap Sisca dongkol


"a..." baru juga rain membuka mulutnya tiba tiba


lup


"tugasmu sudah selesai" ucap Noah dengan jari jempolnya mengusap sisa saliva yang ada di bibir rain.


Sisca Dan Higgins yang melihatnya semakin dongkol Dan mereka pergi begitu saja, bahkan ada beberapa mahasiswa yang melihat adegan ciuman itu sempat memotretnya.


"gila, apa yang yang sudah ku lakukan" umpat rain dalam hati dan ia segera berlari pulang ia tidak peduli jika harus meninggalkan ospeknya, yang ia pedulikan saat ini adalah hatinya.


*


*


"gue bener bener gak tau zi" ucap Alexa yang entah sudah keberapa kali tapi Rezi tetap saja kekeh.

__ADS_1


"berikan alasan biar gue percaya jika loe gak bantuin rain"


Alexa menghembuskan nafasnya kasar, benar dugaannya cepat atau lambat dia pasti di interogasi oleh Rezi,Dan ini adalah yang Alexa Tidak suka karena ia harus memutar otak mencari alasan yang masuk akal biar Rezi percaya.


Rezi semakin menyipitkan matanya ketika melihat Alexa hanya diam


"Gini ya,, Lo tahu sendirikan kalau hubungan gue Dan rain dari dulu gak baik baik saja, bahkan sampai sekarang gue masih sakit hati atas semua sikapnya dia" dusta Alexa lalu ia melanjutkan lagi ucapannya


" lagian juga ngapain gue bantuin dia pergi, gue aja udah kesusahan, gue bukan orang kaya zi gak kayak temen temennya rain jika mau pergi kemanapun tinggal oke aja sedangkan gue? kalau gue punya uang ya buat gue foya foya aja enak daripada buat bantuin musuh gue yaitu


rain" ucap Alexa lalu menyeruput jus miliknya, jujur saja sekarang Alexa benar benar takut ketahuan Rezi apalagi tatapan Rezi begitu mematikan


"bisa bisanya gue terjebak drama kalian, rain loe harus bayar mahal atas kejadian ini karena jantung gue sekarang gak aman bisa aja kan gue terkena serangan jantung setelah kepergian kakak lo ini" Alexa berdialog sendiri dalam hatinya sambil terus menyeruput jus miliknya yang tanpa di sadari ya sudah habis sedari tadi


"gue terima alasan kedua Lo" ucap Rezi menatap aneh Alexa Dan ia segera berdiri.


Alexa menghembuskan nafasnya kasar, setelah melihat Rezi pergi, tapi ia seketika membulatkan matanya ketika melihat Rezi berbalik Dan melangkah mendekat ke arahnya


"awas!! jika ternyata loe terlibat atas kepergian rain" ucap Rezi intens tepat di wajah Alexa.


Alexa hanya terdiam tanpa menjawab ancaman rezi.


"benar benar drama saudara" umpat Alexa dan ia menyeruput lagi jus miliknya


"sial sejak kapan udah habis" sambil menggeser gelasnya Dan beranjak pergi setelah membayar bill nya.

__ADS_1


__ADS_2