
"Hiiiiikkss.. hikksss.. hiksss.. Tolong aku".
kali ini suara gadis yang di luar seperti biasa tepat jam 12 malam akan berbunyi.
Philip melirik ke arah Ria, terlihat Ria sedang menatap arah jendela di mana arah suara itu berasal.
Sekarang sudah hari Jum'at besok Ria akan libur, sudah beberapa malam ini juga Ria mendengar kan kisah Astri yang menjelaskan di mana asalnya berada.
Untuk menuju ke rumah Asti memerlukan waktu 4 jam, Besok ia ingin menuju ke sana.
Malam pun tiba, "Astri, bisa kah malam ini kamu tidak di sini dulu. aku akan pergi ke kerajaan milik Datuk Ku, aku ingin meminta izin dan nasihat padanya". ucap Ria.
"Datuk, kerajaan, kau seorang putri?". tanya Astri.
"Percaya tidak percaya, leluhur ku pernah melahirkan anak kembar yang salah satu nya adalah jelmaan buaya putih dan beliau lah yang selalu menjaga ku.
Entah kenapa aku merasa perjalanan ini tidak lah mudah, mungkin aku ingin meminta sedikit penjagaan dari beliau.
bukan ber arti kami menduakan tuhan,hanya saja di tempat asalku Arwah leluhur juga sangat di hormati sehingga mereka terus ada untuk menjaga garis keturunan cucu-cucu nya walaupun kami berbeda alam". jelas Ria.
"Baiklah, aku pergi dulu besok aku akan pergi bersama mu Ria". dan di jawab anggukan oleh nya.
__ADS_1
Lula sudah tidur dari tadi, mengingat ini sudah jam 11 malam.
"Kau akan ke sana?, apakah aku bisa ikut, aku ingin tahu bagaimana kerajaan milik Datuk mu". ucap Philip.
"Tidak bisa Philip, tidak sembarang orang bisa masuk ke sana, terlebih kerajaan ku terletak di pulau lain. energi mu tidak akan mampu untuk sampai ke sana". jelas Ria.
Terlihat wajah sedih Philip, entah mengapa berpisah dari Ria membuat perasaan nya tidak nyaman.
ia ingin terus bersama dengan Ria, Ria juga sebenarnya merasakan hal yang sama. siapapun pasti akan jatuh cinta pada pria tampan, baik, dan juga selalu saja menjaganya ini.
Tapi Ria ingat mereka beda alam, hingga membuat Ria memendam perasaan nya.
"Krnapa aku yang tidak pernah jatuh cinta ini, harus mencintai laki-laki yang justru seseorang yang jelas-jelas berbeda alam.
Dunia kami yang berbeda". ucap Ria kemudian ia pun menutup mata nya dan memanggil Datuk kuning nya.
"Bangun, kau ada keperluan apa kali ini?". tanya saudari kembar nya.
Ria membuka matanya, seperti biasa ia sudah berada di kamar emas nya.
"Aku ingin bertukar Fikiran pada Datuk".ucap Ria bangkit sambil menggandeng tangan saudari nya.
__ADS_1
"Ayo, Datuk ada di paviliun". kemudian mereka berjalan bersama.
"Kau datang Cu, ada apa?". Tanya Datuk kuning, Ria memberi salam dan duduk bersimpuh di depan Datuk.
"Datuk, bolehkah Ria menggunakan kelebihan yang Ria miliki untuk menolong orang lain?". tanya Ria.
"Pertolongan seperti apa yang kamu maksud Cu?". tanya Datuk lagi.
"Kemarin, Ria bertemu dengan roh korban pembunuhan. dia ingin Ria menolong nya Datuk, ia ingin Ria menemukan keluarga nya, karena ingin di makam kan dengan layakbdan juga ingin meluruskan ke salah pahaman tentang menghilangnya dirinya". jelas Ria.
"Kamu ingin mencari keluarga nya ke mana Ria, apakah jauh?". tanya saudari kembar nya.
"4 jam perjalanan, menuju desa terpencil di kota Sana. karena itu perjalanan yang cukup jauh, jadi aku ingin meminta izin". jelas Ria.
"Kau ikut lah dengan saudari mu, jaga dia di perjalanan. dia masih awam tentang dunia ghaib, Datuk takut ada yang ingin ikut dengan nya saat di perjalanan". ucap Datuk pada saudari kembar Ria.
"Baik Datuk, saya akan menjaga nya". jawab kembaran Ria.
"Baiklah Datuk, Ria izin pamit untuk kembali". pamit Ria kemudian.
"Aku sudah lama tidak keluar istana ini Ria, apakah di sana menyenangkan". tanya saudari nya .
__ADS_1
"Ya, kau lihat saja, aku juga memiliki seorang teman di sana. akan ku kenal kan nanti jika aku sudah kembali ke ragaku". ucap Ria kemudian kembali ke kamar kuning untuk tidur.