Datuk Buaya Putih.

Datuk Buaya Putih.
94 Philip Estu Felix.


__ADS_3

"Lisaaa kamu kenapa nakkk?". kemudian dia pingsan di depan kamar mandi Anaknya, sementara Lisa masih tidak sadar dengan apa yang sudah terjadi pada tubuhnya karena belum memperlihatkan keadaan badannya di bawah guyuran air pagi itu.


Lisa baru menyadari keadaan nya setelah dia bercermin karena ingin tahu kenapa ibunya sampai pingsan saat melihat nya dan alangkah terkejutnya dia saat melihat tubuhnya sudah dalam keadaan seperti itu.


Lisa juga akhirnya berteriak dan langsung menangis meraung karena melihat tubuh mulusnya berubah menjadi seperti monster, dengan kulit seperti kulit kadal.


"Tidak, ibuuuuu. bangun, Lisa kenapa ini Bu??". ujar Lisa sambil menepuk pelan wajah ibunya sayang pingsan dan tidak lama pembantu nya masuk ke kamar setelah mendengar keributan yang di buat oleh Lisa dan alangkah terkejutnya dia melihat majikan nya sudah tergeletak di depan kamar mandi.


Dengan di bantu tukang kebun di rumah itu akhirnya ibu Lisa bisa di angkat ke atas kasur dan Lisa segera menelepon ayahnya yang sedang bertugas di luar negeri dan juga menelfon dokter keluarga nya untuk memeriksa dia dan ibunya.


Menurut diagnosa dokter Lisa hanya terkena alergi hingga membuat tubuhnya tiba-tiba menjadi seperti itu, atau mungkin Lisa terkena binatang seperti ulat bulu jadi dokter menyarankan ia untuk ke rumah sakit namun Lisa menolak karena malu.


Tanpa ia tahu sebenarnya ia sakit karena kiriman teluh yang kuat dari dukun yang biasa mereka pakai untuk menyakiti orang yang mereka tidak suka dan dengan kejamnya ia dan ibunya menyakiti orang itu.


Seperti yang di katakan Datuk kuning, biarkan karma lah yang datang sendiri pada mereka dan biarkan Tuhan saja yang memberikan hukuman.


Apakah Lisa akan sadar atau justru seperti dukun yang sekarang sudah tewas itu hanya menggunakan waktu dan kesempatan yang di berikan hanya untuk kembali menyakiti orang lain, itu terserah dan berpulang kepada pribadi itu sendiri.


Setelah puas menangis dan sekarang ibunya sudah sadar akhirnya Lisa memutuskan siang itu untuk pergi ke kampus untuk mendatangi Ria dan melihat Zain, walaupun dia bolos dari mata pelajaran kuliah nya hari itu.


flashback off.


"Ria, sudah lah. jangan terlalu di fikirkan keadaan Lisa, itu adalah balasan untuk nya karena memang dia biasa menyakiti gadis-gadis yang berusaha mendekati Zain". ucap Rinjani kepada adiknya yang sekarang melamun memikirkan nasibnya Lisa kakak senior nya di kampus.

__ADS_1


"Ria hanya kasihan kak, apakah dia tahu akan berobat ke mana nantinya?". tanya Ria pada kakak nya itu.


"Entah lah,dukun itu mengirim kan teluh tersebut dengan sisa tenaga yang ia punya dan dengan dendam yang sangat besar. sepertinya teluh yang dia kirim kan bukan lah teluh sembarangan". jelas Rinjani pada adiknya.


"Apakah kita tidak bisa menolong nya kak?". tanya Ria lagi, jiwa kemanusiaan nya selalu saja bangkit jika di hadapkan dengan seseorang yang sepertinya sudah tidak bisa di bantu dengan pengobatan yang wajar.


Namun kali ini Rinjani menggeleng, bukan karena ia tidak ingin membantu Lisa karena wanita itu sudah menyakiti adiknya. namun jika Ria datang dan mengatakan semuanya apakah menjamin Lisa akan sadar, atau justru nanti dia lah yang di tuduh sudah menyakitinya dan membuat nya seperti itu.


Mengingat Ria yang berasal dari Kalimantan gadis keturunan Dayak yang terkenal dengan segala ilmu magic nya.


"Tidak semua kejadian di dunia ini kamu harus bertanggung jawab Ria, biarkan Lisa merasakan pembalasan ini. semoga dia bisa lekas sadar dengan kejadian ini". jelas Rinjani lagi.


Dan sekarang sudah tidak terasa 2 Minggu berlalu setelah kejadian Lisa. Semua nya terasa berjalan normal untuk Ria, Lisa juga tidak pernah menampakkan batang hidungnya lagi di sekolah.


Sepertinya Gunawan ketar-ketir karena selalu mendengar jika kekasih nya Lula juga Ria adalah bunga kampus, sehingga dia mengambil langkah cepat pada Lula dan Lula tentu saja langsung menerima pertunangan itu hingga nanti mereka lulus kemudian langsung menikah.


"Jadi kau sudah menemukan makam milik kakek nya teman ku Gun, syukurlah. terimakasih banyak secepatnya aku akan mengabarkan teman ku untuk segera datang ke Indonesia". ujar seseorang pada Gunawan yang sekarang berdiri di depan makam seseorang.


Makam itu di apit oleh dua makam wanita dan pria bertuliskan Bejo bin Sutejo juga wanita bernama Sekar binti Sutejo yang sepertinya keduanya adalah adik kakak terlihat dari nama orang tua juga tanggal lahir nya yang tidak berbeda jauh.


"Philip Estu Felix, nama yang bagus dan kuburan mu sangat terawat. sepertinya kamu memiliki sejarah yang baik di desa ini". ujar Gunawan sambil mengelus batu nisan seseorang yang memiliki nama sama dengan teman Roh nya yang dulu sudah menuju cahaya.


"Aku harap kamu memiliki kehidupan yang baik di alam sana". ujar nya lagi, dan tidak lama datang lah seorang pria tua yang memang di tugas kan untuk merawat dan menjaga makam itu datang.

__ADS_1


Setelah memberikan salam mereka pun berbicara sebentar dan akhirnya Gunawan tahu siapa dan kenapa makam ini sangat di jaga, dua kakak beradik pribumi ini adalah pendiri sekolah kedokteran yang sekarang tempat Ria juga Lula kuliah di bantu oleh seorang pria berkebangsaan Belanda yang di kuburkan di samping makam dua beradik itu.


Dua kakak beradik yang memang orang berpunya waktu zaman penjajahan dan memilih mengabdikan dirinya untuk membantu rakyat yang kesusahan bersama adik laki-laki nya juga di bantu oleh Philip yang ternyata memiliki perasaan cinta pada wanita pribumi itu.


Namun sayangnya akhirnya mereka harus meninggal karena harus melindungi Philip dan akhirnya mereka di makamkan di kota kelahiran kakak beradik pribumi itu dan tidak lama Philip juga mengakhiri hidup nya di atas makam ini karena tidak kuat di tinggal oleh kekasihnya ini.


Namun sayang saat Gunawan bertanya apakah mereka memiliki foto orang dari ketiga makam itu, penjaga itu menggeleng karena zaman dulu tidak ada sama sekali foto yang sempat mereka ambil.


"Ternyata di dunia ini ada kisah cinta yang seperti ini, cinta yang bahkan tidak luntur bahkan oleh waktu juga dunia". ujar Gunawan bermonolog sendiri dalam hatinya.


"Philip Estu Felix, nama yang bagus dan arti yang bagus". dan akhirnya ia izin pamit dan berpesan mungkin nanti dia akan kembali ke sini membawa seseorang yang mengaku sebagai cucu dari Philip.


Ya, Gunawan mendapatkan informasi itu dari teman nya kalau kakak dari Philip memiliki cucu yang ingin mencari makam Philip ini karena rindu dan ingin tahu bagaimana keadaan nya sekarang. karena dulu waktu dia kecil pernah di ajak ke sini oleh kakeknya juga ayahnya.


"Ria, kamu sudah mendengar kabar belum?". ujar Lula saat mereka di kantin sore itu setelah jam mata kuliah mereka selesai dan memilih untuk nongkrong sebentar di kampus.


"Kabar apa Lula?". tanya Ria.


"Lisa, di temukan bunuh diri kamar nya tadi siang". ujar Lula memberikan informasi pada Ria.


"Innalilahi wainailaihi rojiun, kenapa dia bisa bunuh diri?". tanya Ria lagi.


"Entah lah, banyak yang bilang jika dia nekat mengakhiri hidup nya karena stres akibat cinta nya di tolak oleh Zain". ujar Lula membuat Ria terhenyak sambil menutup mulutnya dengan kedua tangannya.

__ADS_1


"Semoga dia di tempat kan di tempat terbaik dan di terima di sisinya". ujar Ria lagi.


__ADS_2