Desy Janda 3 Anak

Desy Janda 3 Anak
Vinna lagi


__ADS_3

Setelah sherly keluar dr rumah sakit, dan istirahat di rumah. aku mulai rutinitas seperti biasa.


Hubunganku dengan mas anto makin tidak baik. kami selalu ribut, bahkan untuk hal hal yang tidak penting.


" Pulang malem mlulu des" ..kata mas anto, ketika aku masuk ke rumah.


emhhh ku lihat hanya Mas Anto di sofa depan. seperti nya anak anak ku sudah tidur, karna lampu ruang keluarga sudah mati.


ada rasa malas menjawab pertanyaannya. aku lepas boot ku, ku simpan dekat pintu masuk.


i...( baru aku mau jawab )


" Akuuuuu bicara ama kamu des "...teriak mas. mas anto berjalan ke arah ku.


aku yang hampir menuju kulkas untuk minum, aku kembali mendekati mas anto.


" iya, aku baru pulang. aku harus selesai kan tugas tugas ku. kenapa mas?" tanya ku.


" Kamu ini...udah ga punya sopan banget, di ajak ngomong malah pergi. masuk rumah ga pake salam. emang kamu pikir ga ada orang di rumah ini. apa kamu ga liat aku?! " Mas Anto terus teriak teriak.


" haiii..mas, turunin suara kamu. ini udah malem. kasian anak anak kalo bangun" ..kata ku, sambil membuka pintu kamar.


ku simpan tas kerja ku, di atas meja di kamar...

__ADS_1


" aku belom selesai bicara, kamu dah maen pergi aja" ..kata mas anto, dan plak...Mas Anto menamparku lagi.


ada sekitar 5 detik..aku kaget luar biasa. aku pegang pipi ku, ( sakit...kata ku pelan ! )


" lebih sakit aku, yang ga pernah kamu hargai des" ..teriak mas anto.


emosi ku mulai naik.


" kamu...kamu udah tambah berani mas, udah 2 x kamu tampar aku. ingat sekali lagi, kamu tampar aku, liat...aku ga akan pernah mau maafin kamu". aku tunjuk muka mas anto dengan jari telunjuk ku.


" kamu kenal aku bukan, aku ga pernah main main dengan ucapan ku" ....ancam ku.


aku bergegas ke kamar mandi di kamar ku, aku duduk di closet, aku nyalakan rokok ku. dan pecah lah tangis ku.


Aku rebahkan tubuh ku di kasur. aku letakkan hp di sebelah lampu tidur ku. tak ada pembicaraan walau mas anto ada di kamar ini.


Aku coba untuk tidur, mas anto pun beranjak ke tempat tidur, dia memeluk, dan mencoba mencumbu ku.


" Maafin aku des, aku sedang kalut", kata mas anto, sambil terus mencumbu ku, tak ada reaksi dari ku. aku tetap diam, mas anto terus mencium leher ku, mencoba melepaskan baju tidur ku, tangan nya terus menelusuri semua bagian tubuh ku,


"mmaaaffff des...maafin aku" kata mas anto berbisik di kuping ku.


aku hanya bisa menangis...entah lah apa yang membuat aku menangis.

__ADS_1


apakah aku menangis karna aku di sakiti oleh tamparannya, atau aku menangis karna aku merasa bahagia, karna mas anto masih membutuhkan ku untuk melampiaskan gairah sex nya.


entah lah...aku tak tahu


" Des....kamu ga nikmatin banget" kata mas anto...


senyum kecut, yang bisa aku berikan.


" Tapi ga apa apa, kalo pun kamu ga nikmatin, aku sangat menikmatinya" ..kata mas anto, sambil memasukan,,,,,dan " awwww sakit mas, pelan pelan mas " kata ku.


mas anto seakan ga peduli dengan kata kata ku, dia terus melakukannya dengan kasar.


dannn aku merasa tersiksa dengan permainannya malam ini.


dikit lagi, dikit lg aku keluar sayang. kata mas anto.


" Vinnnn aku keluar yah" kata mas Anto. dannn ahhhhhh teriak mas anto, mas anto sudah ambruk di badan ku.


aku dorong tubuh mas anto. aku dorong sekuat tenaga ku, " aku DESI...bukan Vinna " kata ku, sambil menangis.


aku ambil baju tidur ku, dan masuk kamar mandi.


Aku tinggalkan mas anto yang masih terdiam di tempat tidur.

__ADS_1


Aku nyalakan rokok ku kembali...aku menangis lagi. masih di kloset. aku berdiri, aku liat cermin. banyak noda merah di payudara ku. bukan senyum yang aku keluarkan seperti biasa nya setelah habis bercinta dengan mas anto. tapi tangis.,dan air mata yang bisa aku keluarkan. karna ternyata mas anto hanya tidur dengan ku, tapi dia berhalu dengan wanita lain.


__ADS_2