
Hari yang cepat berlalu, sudah tiba di hari Jumat, Jadwal Dinas ke luar Kota Minggu ini, hanya di daerah Bogor, ada satu hotel yang disana yang harus aku kunjungi, seperti biasa tugas ku bersama Danu, menyiapkan semua hal yang berbau dengan Marketing dan Promosi.
Bagaimana dengan sahabat sahabatku, mereka masih seperti biasanya, berkunjung ke rumah ku, atau aku sengaja mampir ke rumah Hanny dan ruko Angel, mengirimkan makanan untuk ibu ibu muda yang sedang Hamil sepulang aku berkerja.
Anak Anak ku?! mereka melakukan kegiatan seperti biasanya, sekolah, les, dan tentunya rumah ku selalu ramai dengan jeritannya Sherly karna candaan dari 2 Kaka nya.
Suami Ku?! Willy, Minggu ini Willy lebih sibuk, hotel di Sentul bisa di bilang mulai merangkak, Vero di bantu team nya berhasil mendapatkan banyak kontrak kerjasama, tentu saja di bantu promo promo di lakukan oleh Bang Doni di Radio nya, dan beberapa majalah ibu kota.
Sebetulnya, Mudah sekali untuk aku membantu Hotel Willy mendapatkan kontrak kerjasama dengan Perusahaan, BUMN atau LSM sekali pun, background ku yang Sales, menjadikan aku banyak mengenal orang orang yang membutuhkan jasa penginapan. dan aku masih menjaga hubungan baik dengan mereka sampai dengan saat ini.
Tapi aku dan Willy sepakat tidak melakukan nya. Willy dan aku tidak mengenal istilah " Nikung " atau " ada Warung di dalam Warung ".
Aku benar benar tidak ikut campur untuk urusan Marketing di Hotel Willy, hanya sesekali masukan yang aku berikan, itu pun setelah Willy meminta pendapatku.
Pekerjaan ku?? Semua aman, hotel ku selalu mendapatkan tingkat hunian kamar yang tinggi di banding hotel kompetitor walaupun kami satu grade dan hotel kami berdekatan.
Rossa sekretaris ku, selalu menyiapkan dan membantu pekerjaan ku, Dia memang Pandai, tak percuma hotel membayar gajinya dengan tinggi.
Sandri?! hubungan dengan Felix, Baik. beberapa hari ini aku sering berjumpa dengan si koko, pada saat dia menjemput atau mengantar Sandri kerja.
Mitha?! Mitha masih cantik, masa cuti nya sudah habis, 2 hari yang lalu sudah masuk kerja dan terlihat lebih segar dengan model rambut baru nya.
Jumat Siang jam 2 di kantin hotel, menikmati makan siang yang sudah lewat, aku dan Mitha baru selesai dengan satu EO yang akan mengadakan seminar Internasional di hotel ku bekerja.
" Besok ikut gw ke Bogor Mith " ajak ku setelah Selasai dengan makan siang ku.
" Kerja apa liburan Bund " Mitha menjawab pertanyaan ku.
" Liburan sambil kerja boleh, kerja sambil liburan boleh Juga " jawab ku lalu mulai membakar rokok ku.
" Weekend ini gw free sih Bund, Louise lagi di tengah laut, ga ada waktu balik ke apart " jawab Mitha.
" Ya udah ikut aja Mith, kita minta di traktir Ama Angel, hari ini dia gajian !!! aku terkekeh.
" issh mantab nya, dah gajian aja! masih tanggal 25 padahal " ucap Mitha sambil mengambil rokok ku dan mebakarnya.
" Iya lah, Laki gw gitu loh!!! aku tersenyum dengan bangganya
" Sobat Gw Bund !! " protes Mitha sambil tertawa.
" Iya sobat loe yang paling gw cintaah dan gw sayaaaang "
Mitha dan aku tertawa.
Makan siang selesai, lanjut dengan Meeting kecil team akunting, Gajian Hotel tanggal 28. selesai sampai di jam 4 sore dan mulai bergosip dengan Rossa Sandri.
" Gw kangen Ama Si Boy! dah lama ketemu dia, Bund " ucap Sandri di tengah tengah gosip gosip kita.
" ketemuan dong Sand! loe liat dia sekarang " jawab ku dengan santai
" Tambah ganteng Sand, gw liat SW nya Angel...." ucap Rossa
" ISS ganteng sih dah dari dulu kali " protes Sandri.
" Muka nya lebih Adem, Lebih enak di liat " jawab ku
" enak sih di jilat kali Bund, bukan di liat " koment Rossa dan kami tertawa tawa bersama.
Waktu sudah menunjukkan pukul 5, kami menghentikan gosip kami dan aku kembali ke rumah.
Weekend jalanan padat, sampai di rumah hampir jam 6 malam, Sherly dan Alam dengan bersiap untuk di jemput oleh ayah nya. Besok pagi mereka akan di ajak menghadiri acara besar keluarga Vinna di Cirebon.
" Anak Anak gw bawa ya Des, si Kaka gw ajak ga mau" ucap Anto lalu mengangkat tas bawaan Sherly.
" Iya, suka suka anak nya aja lah, Sekarang Anak nya mana ?! cup aku mencium pipi kedua anak ku, lalu tersenyum menggoda suami Willy ku yang masih menggunakan pakaian kerja nya.
" Di jemput istri nya Dimas Tadi " jawab Anto.
" Sudah kuduga " ucap ku.
" Gw Jalan Bro " ucap Anto pada Willy dan byeeeee Bundddd, bye bye Daaadddyyy teriak Sherly dan Alam. Aku dan Willy melambaikan tangan dan setelah itu mobil pergi.
Duduk Di sofa depan, aku membuat Kopi untuk suami ku. menikmati kopi berdua.
" Gajian Sentul dah Masuk Bund " ucap Willy.
" Iya, tadi dah cek mbanking, trus liat status Angel Ama Hanny juga " aku tersenyum
" Bulan ini, kita ga dapet gaji dari Bali ya Bund! Maaf " ucap Willy sambil merangkul bahu ku.
" Maaf apa sih Dad! jangan ngaco deh " protes ku
" Gw pengen punya tabungan yang banyak buat sekolah anak anak, anak kita harus dapet pendidikan yang baik " Willy menarik nafas panjangnya.
" Emmhh Daddd, gw yakin anak anak bisa dapetin itu" ucap ku sambil mengengam tangan nya.
Willy tersenyum dan setuju dengan kata kata ku.
" Oh ya Bund! Dimas tadi Ama Hanny tadi ribut " ucap Willy
" Hhaaahhh yang bener Dad? " tanya ku dengan penuh antusias.
" Iya, gw aja BT tadi, ribut depan Gw " ucap Willy
" Apa sih masalah nya?! " tanya ku pada Willy
" itu Bund, showroom Dimas buka pameran di hotel, kontrak dah ok Ama Vero "
" Trus ?!
" Vero ngasih giro, nominal nya kurang tiga ribu sembilan ratus" Willy terkekeh
" trus Dad ?"
" Hanny nya ngomel, gila Bund! sadis Banget! giro nya di balikin ma Hanny ke laki nya"
aku mulai tertawa.
" Hanny bilang gini Bund?! jangan mentang mentang kenal Ama owner-nya, pembayaran kontrak pertama aja udah ga bener " hahahaha Willy tertawa.
__ADS_1
" Trus Dimas nya gimana Dad ?!
" Gaya Dimas kan emang nyebelin banget Bund, dia bilang gini, ini giro gw tambahin duit cash goceng, ga usah loe kembali in, serebu nya "
aku tertawa..
" Hanny nya mau terima ?!
" Kagak lah Bund! Hanny tuh teliti banget soal duit, Ampe ke koma koma nilai pajak dia mau nya sesuai " ucap Willy
kami tertawa...
" Dimas tuh kan banyak omong, dan Hanny nya ga kalah Ngotot, gw BT liat nya, kaya bocah tau pas ribut nya Bund!
Aku tersenyum mendengarkan cerita Willy.
aku usap punggung nya. Willy tersenyum dan mencium pipiku.
Emmhhhh Wiilly diam sebentar lalu...
" Kita jalan yuk, gw pengen berdua malem ini "
" Jalan kemana ?!"
" Nonton "
" berdua doang ?! "aku menggoda nya
" Iya "
" Ga ajak Angel?!
" ga, kita mau nge date " jawab Willy
" ABG! "
kami tertawa. tanpa mengganti pakaian kerja kami, kami segera berangkat menuju bioskop di salah satu Mall.
" ganti sendal aja Bund! biar nyaman " ucap Willy ketika kami sudah di parkiran.
Willy betul betul membuat aku nyaman, bahkan untuk hal hal kecil, dia mencoba nya.
" Pake kemeja, bawah nya sendal jepit " ucap ku sambil berjalan mengandeng tangan Willy.
" Kocak, tapi asyik juga kan Bund "
" Asyik lah, digandeng nya Ama cowo ganteng, dah setor gaji lagi " ucap ku sambil tertawa.
Willy tertawa..." Gaji ibu GM lebih gede dari Gw, loe yang beli tiket Bund "
aku tertawa...." masa gitu dad ?! "
Willy tertawa sambil terus memeluk pinggang ku.
" Banyak cewe liatin loe, Dad ! ucap ku ketus sambil berdiri di depan Willy. ( kami sedang mengantri tiket )
" Liatin lagi kalo gitu..." jawab Willy.
" Udah Nempel ini Bund" jawab Willy berbisik dan kami tertawa.
" Berasa ga Bund ?! tanya Willy sambil tertawa kecil.
" Dari tadi dah berasa " jawab ku lalu berjalan pelan mengikuti alur antrian.
" gw sayang ma loe Bund " ucap Willy
" Gw lebih sayang Dad "
" Gw Cinta Bund " ucap willy
" Gw juga Cinta Dad "
Dan waktu nya memilih sheet untuk kami menonton. Seperti yang Willy mau, aku yang membayar semua acara nonton kita malam ini. menikmati film Horor dengan popcorn dan cola dingin. Cukup membuat kita seperti sepasang remaja yang sedang berpacaran.
" Abis ini kita kemana Dad?! " tanya ku setelah kita keluar dari Mall Selesai menonton film
" Pulang atau mau ke tempat Angel ?! tanya Willy.
" Pulang aja yuk Dad, kita nonton lagi di kamar "
" Ide bagus " Willy mengedipkan matanya dengan nakal.
Sampai di rumah rencana melanjutkan nonton berdua di kamar gagal total.
Sudah ada Dimas, Hanny, Angel, Heri, Mitha, Felix dan Sandri sudah berada di rumah ku.
Dan Anak ku sudah membawa 2 Sahabat nya Vio dan Fika.
Kami memasuki rumah dengan gontai, oleng seperti perahu terkena ombak.
" Dad, Vio Ama Fika mo nginep yah?! ucap Jasmine ku yang sedang duduk di teras depan.
" Sip !! Jawab Willy sambil mengangkat jempol nya.
" Gagal " ucap Willy pelan
" Usir aja Dad " aku terkekeh
dan ketika masuk ke dalam rumah...
" Haaaiii pemilik rumah....ada kami di sini " ucap Mitha sambil tertawa.
" loe pada ngapain?! protes ku sambil tertawa.
" Kangen bund " jawab Sandri
" Busyeettt, baru juga berapa jam ga ketemu gw " aku terkekeh, sementara Willy malah bersalaman dengan gaya khas pria dengan Felix.
" Sign Kontrak Des...." ucap Felix lalu kami cipika cipiki.
__ADS_1
" Masa sign kontrak di rumah gw "
" Rezeki malihhhh ga boleh di tolak " ucap Dimas.
" Tinggal nunggu Vero, teh! lagi di jalan bawa kontrak nya " Lapor Hanny
" Bagus, bagus, pasti Dateng nya Ama Juan yah?! " tanya ku
" Iya Bund, mo bawa proyektor Dia " ucap Angel
" Ngapaiiinnnn ?!! protes Willy
" Nonton Bola Bro!! Jawab Dimas
" Final, final " Jawab Heri terkekeh.
" Ya saaallaammm, ya udah deh!! ayo Dad " aku menarik tangan Willy naik ke kamar kami. mereka tertawa.
" Selalu bersama " ucap Willy duduk di sofa.
" bersama orang orang terdekat kita " jawab ku
" Loe seneng Bund ?! tanya Willy
" Kadang, tapi rasa nya pengen juga berdua kaya tadi Dad " ucap ku jujur.
" Kita mandi berdua yah! trus kita turun ke bawah, Jadi tuan rumah yang Baik, ok !! " ucap Willy sambil memeluk aku.
Selasai mandi aku dan Willy turun ke ruang keluarga, saat ini Vero dan Juan sudah datang.
Dimas dan Heri memasang proyektor di ruang belakang. Juan sudah mengatur posisi sofa, bahkan memasang karpet di bantu Bibi.
" Kontrak nya dah di sign Boy "
Ucap Vero...
" gw transfer sekarang " ucap Felix
" Transfer bini gw aja lix " ucap Willy menggoda Hanny
" Mana bisa begitu Ka Willy, Ada Kontrak nya" protes Hanny.
Kami tertawa....Iya iya, canda gw Han.!! ucap Willy
" hheeehhh jangan kan duit yang gede bro, kurang goceng aja gw di tagih " ucap Dimas sambil terkekeh.
" Biarin ya teh! orang finance kan harus gitu " ucap Hanny
" Bener Han, gw setuju " ucap ku mendukung Hanny.
" Iya lah Loe pasti setuju, loe kan selalu sekongkol Ama my Hanny bunny " Dimas tertawa sambil memeluk Hanny.
suasana terus hangat. Willy memesan banyak makanan untuk tamu tamu kami, Willy sedang belajar menjamu tamu tamu nya, menjadi tuan rumah yang baik dan menyenangkan.
Pada saat kami makan, Willy mengajak Jasmine dan teman nya bergabung dengan kami. Candaan kami masih terus mengalir, hangat seperti biasa nya.
Sampai akhir nya Jasmine dan 2 sahabat nya terlebih dahulu pamit ke kamar, edisi Drama Korea, yang selalu di update nya setiap hari.
Mrlanjutkan dengan aksi kopi dan rokok, Dimas sudah mulai mencoba proyektor nya. seperti nya mereka berhasil, karna suara nya sudah dapat kami dengar saat ini.
" Gw di belakang yah bund " cup Willy mencium bibir ku. dan pergi...
" Kita Ngapain Bund?! tanya Angel
" Tidur " jawab ku
" Masa tidur ?! protes Hanny
" Drakor lagi ?! protes Sandri
" Nonton semi aja yah!!! baru dapet dari si Adi tadi sore...'' ucap Mitha tanpa malu, Mitha mengeluarkan kabel data dan langsung menyambungkan iPhone nya dengan Televisi di ruang keluarga.
Kami tertawa melihat Mitha, begitu semangat dengan yang dia kerjakan.
Film di mulai,
" remote TV deketin "
" jangan terlalu gede suara nya"
" camilan "
" asbak "
dan
" aaaarrrggggghhh Kampret si Adi ngerjain gw "
kami tertawa terbahak bahak, karna setelah 3 menit film di mulai berikutnya adalah adalah kartun Upin Ipin🤭🤭🤭🤭🤭🤭🤭.
tawa kami terdengar sampai ke belakang seperti nya karna Willy mendekati kami.
" Ada apa Bund?!
" Mitha dad ! kocak !
Willy tertawa karna dia melihat Upin sedang mengejar Ipin.
" Mana film bokep loe Boy ! ucap Mitha tanpa ragu
" Gw dah ga punya Mith! dah Ga maen " jawab Willy sambil tertawa
" Ga yakin Gw!!! masa dari segitu banyak loe ga simpen barang satu dua biji doang " ucap Mitha dengan keukeuh nya.
" Beneran Mith!!! liat hp gw kalo loe ga yakin deh !
" Njie', minta Ama laki loe deh!! kepalang malu gw...ucap Mitha sambil tertawa.
" Ga ada Mith, Isi nya Free fire doang " jawab Angel.
__ADS_1
" Trus gw ngapain dong!!!!! ucap Mitha sambil tertawa.
kami tertawa dan terus terwuata