
Aku dan gadis gadis kembali ke hotel, begitu juga dengan Dea, Erwin, Mamih Anna dan Rian.
Kumpul lagi di sini Jam 6, kita makan malam bersama, perintah Mamih Anna. saat ini kami baru sampai di hotel Willy, kami duduk di restoran menikmati kopi dan rokok tentunya.
# Gw langsung balik Mih abis ini! Mas Aryo ada kerjaan, protes Rossa sambil melepas heels nya.
# Gw juga balik Mih! malem ini ngejar balik ke Hotel, kasian Rio, dia lembur dari kemaren. ucap Sandri.
# Louise malem ini mau jalan ke Cilegon Mih!
Mitha memberikan alasan jitu untuk menghindari ajakan Mamih Anna.
Mamih Anna terlihat tidak suka dengan alasan gadis gadis ku.
" Kamu pulang sore ini Des? tanya Mamih Anna pada ku.
" Iya Mih, besok pagi harus ke Tanjung lesung Mih, Jadwal nya udah Rossa bikin Mih! jawab ku dengan senyum kemenangan.
Trus kamu Angel? tanya Mamih Anna...
" Besok pagi Aa' harus buka toko Mih! dan gw harus ( Angel berdiri ) Gubrrrraakkk Angel jatuh dari berdirinya dan Syukurlah badan dan kepalanya masih bisa tertahan oleh Willy, karna keberadaan Willy sedang berdiri di belakang kursi ku.
Heri langsung berlari mendekati Willy yang tidak siap menerima Angel terjatuh saat ini, aku membantu memegang paha nya. lalu Heri mengangkat tubuh Angel sendiri, berlari menuju kamar. kami langsung panik semua. aku lihat Willy membukakan pintu kamar untuk Angel, dan Heri segera merebahkan tubuh Angel di kasur.
# Kayu Putih Bund! teriak Willy yang tidak kalah panik dengan Heri. aku mengambil tas kerja ku, dan memberi kan kayu putih pada Heri.
aku melepaskan heels yang Angel pakai. membuka ikatan rokok kain dan juga kebaya nya. Mitha sudah siap dengan air panas hangat. aku mengusap perut dan kaki angel dengan kayu putih.
# Angel!!! Heri menepuk pipi Angel .
# Angelllll...bangun sayang, ( ucap Heri lagi suara nya terdengar berat )
# Idung nya pakein kayu putih herrr...ucap ocah begitu gemas.
# Udah Cha! dah di balur! jawab Willy..
# Kipas - kipas in.,..ucap Sandri...
# Loe cari lah! Mitha terlihat juga panik
# Angel bangun sayang! Ini gw!! ucap Heri sambil terus memegang tangan nya.
Tak lama kemudian Angel " eeeerhhh " Angel membuka mata nya dengan susah payah. ( dan kami lega melihat nya )
" Loe pada ngapain sih, gw ngantuk, ucap Angel lalu memiringkan badan nya ke samping, tangan loe a! sini satu lagi, gw pengen pegang ucap nya lemah.
# kita ke Dokter yah sayang!!gw takut... ucap Heri pelahan.
# Ga usah, gw ngantuk doang..,jawab nya.
# Kasih minum her! ucap Mitha..lalu memberikan gelas pada Heri.
# Minum dulu ya Ngel, Heri dan Mitha mengangkat tubuh Angel.
# Gw tunggu di parkiran, kita ke Dokter abis ini. Willy langsung lari keluar dari kamar.
Angel meminum air tapi sedikit. " Minum yang banyak sayang! Mamih Anna mendekat dan mulai membelai rambut nya. lalu Angel memeluk bahu Mamih Anna. " gw cuma lemes Mih! cape banget hari ini ". ucap Angel pelan.
" Kita ke dokter yah! kami atur nafas kamu baik baik! perintah Mamih Anna.
" Ga usah lah Mih!!; ini udah enakan kok! jawab Angel.
" Ayolah Angel!! loe harus ke dokter kita panik ini. protes Sandri mendengar Angel menolak untuk ke dokter.
" Angel tertawa kecil...panik yah?! berarti loe pada sayang Ama gw!! Angel tertawa..
# Sumpah ga lucu omongan loe! Mitha mendengus kesal.
# coba kamu takut takutin Angel her! biar dia nurut Ama kamu! Mamih Anna mati gaya saat ini.
# Angel mana takut Ama gw Mih! jelas jelas gw yang takut Ama dia! jawab Heri terlihat prustasi saat ini.
Tak ada satu pun yang tidak tertawa mendengar jawaban Heri. Angel sendiri saja sampai melempar bantal ke arah Heri, dia malu akan jawaban jujur seorang Heri.
Terjadi drama Korea dulu, sangat sulit membujuk Angel untuk bisa ke dokter, Willy yang sudah di mobil pun, harus kembali ke kamar, karna Angel menolaknya. Mamih Anna saja sampai keluar kamar, karna lelah membujuk Angel.
" Ya udah terserah loe Ngel, jangan BT kalo kita semua cuekin loe, model si Dea!! ucap Mitha dengan sadis nya.
" Iya...iya gw mau, tapi temenin jangan Aa' doang! nanti dia ga konsen bawa mobil nya. jawab Angel
" Iya kita pasti nemenin loe smuanya. kita ganti baju yah! jawab kami bersamaan.
" loe aja Des temenin gw! pinta Heri.
__ADS_1
" iya deh! bunda aja cukup! jawab Angel. ( sekarang suara nya sudah mulai ringan, tapi wajah nya masih terlihat pucat )
" Ok! gw ganti baju. loe juga ya Ngel.
aku keluar kamar Angel bersama dengan Willy, masuk ke kamar kami, dan aku mengganti kebaya ku dengan t-shirt putih dan celana katun panjang warna coklat.
" Angel kenapa ya Bund! tanya Willy di tengah aku Membuka kancing kebaya ku.
" Entah lah! semoga aja cuma kecapean doang ! jawab ku lalu menepis tangan Willy yang mencoba membantu melepas kebayaku. ( makasih bantuan nya! tapi ga perlu, nanti lama ) Willy tertawa ketika niat nya, aku tebak dengan sangat baik.
Satu mobil bergerak menuju salah satu rumah sakit Swasta di kota Bandung. ini adalah rumah sakit yang pada saat aku menjalani operasi kuretasi. masuk ke UGD dan beberapa orang perawat langsung menyambut ke datangan kami.
" Keluarganya pasien daftar dulu ya ke lobby " ucap salah satu perawat.
" mau gw atau loe Bro? tanya Willy, sementara terus menerus memegang tangan istrinya.
" Gw aja! bentar ya sayang! gw ga lama ( cup Heri mencium kening Angel ) Des, gw titip yah..Heri langsung berlari ke luar.
" Aa' panik banget ya Bund! Angel tertawa..
" Iya! sayang banget dia Ama loe! jawab ku dengan dengan senyum. dan Angel terlihat bahagia atas jawaban.
"Boy! gw aus banget! loe ingetkan ada yang jual Boba di kantin Sebrang. bellin ya boy ,.
" Sekarang ' Njie ? tanya Willy mode masih panik
" Taun besok Boy! jawab Angel dengan senyum sinis nya.
wakakakakakak aku tertawa....
Perawat sudah memasang selang infus, Willy sudah pergi dan Heri sudah kembali dari pendaftaran. Dokter memeriksa kondisi Angel. aku dan Heri berdiri di samping kasur pasien Angel.
" Pusing ya Bu atau sakit kepala ? tanya dokter sambil terus memeriksa Angel.
" Ga Dokt! cuma Lemes aja dari dua hari lalu jawab Angel.
" Sakit di perut atau ulu hati? tanya dokter kemudian
" Ga ada keluhan tuh Dokt!
" Nafas nya sesak yah?! tanya dokter itu lagi
" sedikit Dokt! jawab Angel
" iya Dokt! jawab Angel
" Di kurangi Yah! ga baik buat kesehatan. dokter itu tersenyum.
" Sudah menikah? tanya dokter nya lagi
" Saya suami nya Dokter! Heri langsung menjawab dengan cepat.
" Ok! saya minta air urine ibu yah! nanti perawat bantu, ucap dokter itu sambil berjalan meninggalkan kami.
" Aa'...Angel memanggil Heri...
" Ada apa Angel?
" ga ada apa apa! cuma pengen manggil Aa' aja! jawab Angel
Heemmm Heri membuang kasar hembusan nafas nya.
Perawat datang, memasang kan selang oksigen untuk Angel. " Ambil urin nya di sini aja yah! tolong keluarga nya keluarganya keluar Dulu, perintah perawat itu.
Perawat menutup space ruang Angel dengan tirai hijau yang besar.
" Tenang Her! aku menepuk bahu Heri.
" Ga bisa Des! gw takut! suara Heri terdengar hendak menangis'.
" Heerrrrrr...( aku memeluk Heri ) dokter nya aja belom bilang apa apa! masa loe dah gini!!?
" Gw sayang banget Ama dia Des! gw aja lah yang sakit! Heri menangis di pelukan ku.
" Herrrrr...tenang dulu, ucap ku...aku melepaskan pelukan ku.
Apus Aer mata loe! perawat dan mau selesai tuh! ( aku melihat sepatu perawat yang sudah mendekati tirai hijau ) Heri menghapus air matanya. Tirai besar terbuka lagi...
Si boy lama banget sih Bund! suaranya pelan kali ini.
" Dia balik ke hotel kali Ngel! ucap ku santai.
" Trus Boba gw! tanya Angel
__ADS_1
" loe kan bilang taun depan...jawab ku asal
" aaaaaarrhhh bunda ngeselin deh! Angel tertawa....dan aku tersenyum.
" Kok Aa' ga ketawa! tanya Angel
" Ga ada yang lucu! jawab Heri singkat. tangan nya terus mengusap kepala Angel.
Willy datang dengan beberapa cup Boba besar, " Gw lupa nanya loe mau rasa apaan! JD beli aja beberapa pilihan yang menurut gw Enak" loe mau yang mana? tanya Willy
" kayanya ga ada yang enak! jawab Angel...
" Simpen aja lah boy! siapa tau nanti gw berubah pikiran..jawab Angel pelan.
Willy tersenyum dengan pahitnya.
kemudian Dokter datang laki laki itu datang lagi. " Bu, Terakhir menstruasi kapan? "
" Lupa Dokt! saya sibuk banget akhir akhir ini.
(aku dan Willy berpegang tangan )
" Hasil tes pack ibu positif, Ibu hamil ( Willy tambah erat memegang tangan ku ) Jam 5 nanti dokter kandungan baru ada, Baik nya ibu rawat inap disini dulu yah. ucap dokter itu.
" selamat ya pak! Nanti di bantu suster pindah ruangan. dokter itu menjabat tangan Heri dan pergi,
Heri masih mematung sama seperti aku dan Willy.
" A! Angel membentak Heri.
Kok diem aja sih!
Ga denger dokter ngomong apa tadi?!
" Iya gw denger, jawab Heri lebih mendekat sekarang pada Angel.
" Peluk gw kek, Bilang selamet kek, Punya laki ga ada romantis nya banget sih! Angel keliatan lebih segar saat ini.
" Gw takut Angel! loe kan bilang loe belom mau punya anak! jawab Heri sambil mengelus rambut Angel.
" Jangan gila deh A! itu kan kemaren kemaren! sekarang gw malah seneng banget, gw bakal punya bayi! kecuali kalo loe ga suka! besok gw abosr ke Singapur! jawab Angel dengan ketus Angel langsung duduk dari posisi berbaring nya
Heri langsung memeluk Angel!
" Gw seneng benget Angel! ga mungkin gw ga seneng, gw bakal jadi bapak!!! Heri memeluk angel sambil terus mencium kening Angel.
" loe ga minta no telepon penyanyi di kawinan Dimas kan? tanya Angel ( aku dan Willy tertawa )
" Kagak! ga penting buat gw! lagi loe nanya nya aneh aneh aja! protes Heri dengan mode masih memeluk angel.
" Bagus lah! ya udah lepasin pelukan nya, gw mo minta di peluk Ama si bunda..Angel mencium pipi Heri lalu melepas kan pelukannya.
dan aku tersenyum manis...
aku peluk Angel dengan erat.
" Selamat menjadi ibu! gw seneng banget denger nya!! makasih ya Bund, gw seneng banget..jawab Angel dengan lembut.
" Gantiaaann Bund!!gw mo peluk Anji gw " Willy langsung memeluk Angel dengan sedikit paksa... Iam happiest for your pregnancy, love you Enji! Willy memeluk Angel.
" Udah udah!! gw mau peluk bini gw Bro! Heri Sekarang memaksa Willy melepaskan pelukan itu.
" Pak! di urus lagi buat rawat inap nya! ucap perawat yang tiba tiba datang mendekati pada kami ".
Ok Sust..jawab Heri dengan semangat 45 nya!
Hanya 10 menit Heri sudah kembali ke ruang UGD ini, perawat langsung membawa Angel ke ruang opname, Heri terus senyum bahagia.
aku dan Willy berjalan di belakang Angel yang sedang duduk di kursi roda untuk pindah ke ruangan nya.
" A, kok Ruangan nya ini sih, tanya Angel begitu dia bangun dari kursi roda nya dan di minta beristirahat oleh perawat.
" Ya ampun Angel! buat loe bakal gw kasih yang terbaik....jawab Heri menarik selimut tipis dan menutup nya sampai dengan ke perut Angel.
" tapi....
" Kontrakan gw ada 20 pintu, kalo kurang nanti gw jual tanah di belakang rumah Enyak dah! ucap Heri.
" Bukan gitu A' Sayang aja! gw kan baik baik aja!...
" Kagak Angel! yang Heri bilang bener, kalo perlu duit dari Papih loe, gw minta Hanny buat urus besok pagi. ucap Willy
" Ga usah Boy! loe apaan sih!! Aa' ada kok! jawab Angel kemudian.
__ADS_1
aku hanya tersenyum.... Hp Gw Rame! anak anak mo otw ke sini. drama loe berenti dulu. ucap ku lalu duduk di sofa, bersama Willy saat ini. Heri menarik kursi dan duduk di samping Angel.