
Hari Minggu pagi, aku bersama 2 gadis buncit ku dan Jasmine pergi membeli perlengkapan bayi, memang terlambat untuk ukuran ibu yang baru akan melahirkan kan, tapi karna kesibukan Angel dan Hanny, baru pagi ini kami bisa berbelanja, bahkan Hanny dan Angel memutuskan cuti setelah closingan hotel tanggal 1.
" Ini lucu " Jasmine begitu bahagia menujukan baju bayi perempuan.
" Maauuuu " ucap Angel
" Ini lucu juga Bundddd " ucap Jasmine
" ihh aku aja yang ini " ucap Hanny
aku tersenyum....
" Jangan yang terlalu baby sayang, bayi itu cepet gede, ga akan kepake lama " ucap ku
" Tapi lucu teh " protes Hanny
" Ya udah beli, tapi jangan banyak banyak " pesan ku
" Gw dah dapet banyak dari Si Non, Bund! udah ada 2 kantong gede, kiriman dari Kaka kakanya Aa' " ucap Angel masih dengan gaya memilih baju baju bayi.
" Kalo gitu udah Cukup Ngel, belanjaan loe dah banyak " ucap ku sambil mengelus perut ku.
" Beli Apalagi Teh?! tanya Hanny dengan belanjaan nya yang sudah banyak sekali.
" Stroller yang multi fungsi " ucap ku.
" Jangan duluuu...Om Dimas mau nyusul, lengkap Ama Daddy Ama om Heri juga " oceh Jasmine sambil melihat hp nya.
" Ga seru belanja gini " ucap Angel lalu duduk dan mengusap betis nya.
Tidak begitu lama para suami kami datang, Heri langsung jongkok dan memijat kaki angel.
" Gw bilang tunggu gw! kalo cape loe kan susah pijet kaki begini " ucap Heri
" Aa' ga bisa belanja lama lama, nanti bt, gw banyak barang yang mau gw beli" jawab Angel
dan kami tersenyum melihat adegan drama itu.
" Beli apa lagi Lih?! loe lebih tau deh ! ucap Dimas sambil memegang tangan Hanny.
" Stroller doang, kalo baju, kaos kaki, Ama popok kita dah dapet tuh " ucap ku sambil menunjukan belanjaan kami yang sudah banyak.
" Stroller yah Bund! beli 2 atau mau yang tandem aja ?! tanya Willy
" iiiss yang biasa aja, beli 1 aja " jawab ku sambil memilih Stroller terbaik.
" Baby nya 2 Bund" protes Willy.
" Iya 2, tapi lebih lucu kalo kita sendiri yang gendong baby kita dad, nanti biar Kaka Sherly yang bawa tas Ade bayi satu, Abang Alam yang tas Ade bayi dua, Kaka Jasmine bawa tas gw " ucap ku panjang lebar.
" Trus beli buat apa Bund ?! tanya Jasmine
" Biar keren ka! Masa anak bunda ga punya stroller " ucap ku sambil tertawa, dan di ikuti oleh tawa Jasmine dan Willy.
Hanny dan Dimas sudah memilih Stroller berwarna Biru, Angel dan Heri cocok dengan warna kuning, sedang kan Willy memilih warna hitam.
Waktu membayar belanjaan kami.
" Tau gini gw ga nyusul " ucap Dimas sambil melihat struk belanjaan yang panjang.😬ðŸ¤
" Nyesel emang datang nya belakangan Dim " ucap Heri sambil mengkerut kan bibir nya setelah ATM nya di berhasil digesek oleh kasir😛😂😕
Aku dan gadis gadis ku tertawa melihat tingkah 2 pria itu.
########
Waktu berjalan cepat, semua berjalan dengan baik dan sesuai dengan ekspektasi ku. malam ini jadwal aku kontrol ke Dokter Agnes, dan tentu saja Willy sangat bersemangat.
" Mulai cuti kapan Bu ? tanya Dokter Agnes
" 2 hari sebelum lahiran Dokt " jawab ku cepat.
" Tentuin tanggal nya Bu!" biar kita urus, dah cukup umur kok " ucap Dokter Agnes
" Baik nya kapan Dokt?! tanya Willy
" Sebelum tanggal 25 pak, tapi kalo ada keluhan, langsung hubungi saya " jawab dokter Agnes sambil menulis resep vitamin untuk ku.
" Ok Dokt " ucap ku dan Willy dengan kompak.
********
Sudah Satu Minggu berlalu.
" Mau sarapan apa Angel sayang? " tanya Heri
" Ga deh A! belom mau! gw rasa pengen mules, tapi ga bisa PUP" jawab Angel lalu kembali ke kamar mandi.
" gw tanya Susi ya Ngel?! ucap Heri sambil mengikuti Angel yang keluar masuk kamar mandi.
" Nanya apaan ?! tanya Angel sedikit teriak karna sedang di kamar mandi.
" Nanya obat Batuk " jawab Heri dengan mode berdiri di depan pintu kamar mandi
Angel tertawa sambil keluar dari kamar mandi. " Aa' kocak " dan cup mencium pipi nya.
" Nanya jangan nih?! " tanya Heri
" kita jalan aja A, sekalian nyari makan, baru ke tempat si Non " ucap Angel
" ya udah, tapi sini gw pengen dulu sayang, boleh ga ?
" Buat Aa Boleh semua nya " jawab Angel sambil tersenyum manis dan duduk di sofa.
" Sakit ga Ngel kalo gini, takut loe pegel?" tanya Heri sedikit ragu
" kalo gini ga pegel A, yang pegel itu kemaren, paha gw sakit tau" jawab Angel
__ADS_1
" Lagi loe ga ngomong " ucap Heri
" Lupa a, udah keburu enak soalnya " jawab Angel sedikit tertawa.
" udah Ah! ngomong aja! bentar lagi gw sampe nih ' Ngel, tahan ya sayang ?! ucap Heri
" Aaaa....." Angel mendesah
" Aa'...." panggil Angel lagi
" Bentar sayang " ucap Heri
" iiihhh a.....enak banget sih " ucap Angel
" aaaarrggg angelll..,gw sampe sayang " ucap Heri lalu memiringkan badan nya dengan cepat.
" Makasih ya 'ngel " ucap Heri sambil membelai rambut Angel.
" sama sama suami ku, Mandi yuk, mulai berasa Laper nih " ucap Angel
Heri lalu membantu Angel bangun.
Selesai dengan mandi nya Angel dan Heri turun ke lantai 1, toko nya sudah buka dari jam 7 tadi pagi.
" Puji...gw mau nyari sarapan, loe mau nitip apa? ucap Angel pada penjaga toko di ruku' Heri.
" Apaaan aja lah Tan, asal pedes gw doyan " jawab Puji
" Ya udah, nanti gw bawain, tapi gw rada lama ya Ji " ucap Heri lalu pergi sambil terus merangkul bahu istri nya, jalan kaki sambil mencari sarapan yang menarik perhatian.
" Bubur aja deh A " ucap Angel
" mau makan di sini apa di bungkus?
" makan disini aja " jawab Angel lalu memesan 2 porsi plus 1 porsi di bungkus.
Pesanan bubur dengan cepat tersaji.
" Jangan pedes dong Angel, gw ngeri liat nya " ucap Heri
" iya Aa', ini ga pedes banget, cuma pedes aja " jawab Angel lalu mulai menikmati bubur ayam nya. menikmati nya sampai dengan suapan terakhir.
Setelah itu mereka pergi ke apotik milik Susi.
" Nonnnnnn " sapa Angel
" eh eloh, ayo masuk "
" ga usah lah di sini non " ucap Angel.
" loe mau minta makanan apa Angel?! mumpung masih pagi, pasar masih banyak pilihan " ucap Susi lalu keluar dari deretan etalase dan menghampiri Angel dan Heri.
" ih gw dah makan non, non...gw sakit perut, tapi ga bisa pup, minta obat dong "
" sakit perut nya gimana? mules ? " tanya Susi sambil mengelus perut adik ipar nya.
" mules dikit, eh dia gerak lagi non, di pegang Ama loe "
" iya Wawa nya yang jutek banget " Heri terkekeh.
" bodo loe ah, eh loe gimana mules nya? " tanya Susi kembali.
" mules gitu non, pengen pup ga bisa, trus mules lagi, gw ke kamar mandi tapi tetep ga bisa "
" mo lahiran kali Ngel " ucap Susi
" belomm non, kata dokter masih Minggu depan" jawab Angel.
" eh tapi non, gw numpang toilet dong, pengen pipis nih "
" ayo buru gw anter " ucap Susi
setelah 10 menit...
" Angelll....Ngel " Susi mengetuk pintu kamar mandi, Heri berdiri juga di pintu kamar mandi.
" Ngelllll " teriak Heri
" bentar Aa... lagi ngerasain mules " ucap Angel lalu menutup pintu kamar mandi
" Lama, gw takut loe kenapa napa " ucap Susi.
" Kaga non, mules doang "
" obat nya apaan non?! tanya Heri
" duduk dulu, bentar gw cari yang bagus buat Ade ipar gw " Susi lalu mencari obat dan mengkonsultasikan dengan suami nya yang menjadi dokter di Puskesmas kecamatan.
" ini obat nya, tapi kata laki gw, kalo sore loe ga bisa pup juga, ke dokter yah" pesan Susi pada Angel..
" siiiaap non " jawab Angel sambil tersenyum.
" gw balik ya, makasih obat nya " ucap Angel.
" eh tapi non, gw pengen pipis lagi " ucap Angel sedikit berlari dan Heri mengejarnya.
" Aaaa...gw ngompol " ucap Angel ketika sudah masuk di toilet..
" Noooonnnnn sini buru " teriak Heri.
Susi langsung berlari dan " itu bukan Aer kencing Angel, itu ketuban " ucap Susi sedikit panik.
" ayo buru, kita ke dokter " perintah Susi.
Heri berlari ke ruko nya, mengambil mobil dan membantu Angel yang sedang berjalan pelan di bantu Susi.
" ikut ya non" pinta Heri
__ADS_1
" iya, gw pasti ikut " ucap Susi sambil terus memapah Angel.
" anjrriiittt gw lupa, surat dokter Angel non " ucap Heri
" itu mah gampang, loe bawa masuk ke UGD, beres " ucap Susi dengan nada ketus.
" Sakit ya Ngel ?! tanya Susi
" kaga non, mules doang " jawab Angel dengan mode keringat dingin yang mulai membasahi dahi nya.
Sampai di UGD rumah sakit, Angel lalu di periksa oleh dokter UGD, lalu diperiksa dokter kandungan.
" udah pembukaan 8 pak " sisa 2 lagi.
ucap dokter yang memeriksa Angel
" cepet banget her! hebat loe Angel " ucap Susi lalu mengelus rambut Angel.
" sakit ya Angel " tanya Heri
" kaga A! mules, tapi sekarang kok..." ucap Angel
" kenapa Angel " tanya Heri dengan panik nya.
" sekarang mulai sakit a "
" non, pinggang gw panasss " huhuhuhu Angel mulai menangis.
Heri duduk di samping Angel, sambil mengusap pinggang yang Angel bilang panas.
" Sabar ya Angel"
" Sakit Aa' " Angel menangis pelan
10 menit kemudian, dokter datang kembali.
" pindah ruangan ya pak " ucap dokter setelah memeriksa Angel kembali.
Angel di bawa ke ruangan khusus persalinan, Heri terus ikut menemani istrinya, Susi menunggu sambil terus berdoa dan menghubungi 2 saudara nya yang lain.
" ikuti aba aba dari saya Bu, begitu itungan ke 3, ibu dorong " ucap Dokter.
" ga bisa Dokt, saya lemes " jawab Angel sambil menangis'.
" bisa kok Bu, infusan udah kepasang, suami ibu ada di samping ibu, tinggal sedikit lagi " jawab dokter dengan sangat sabar.
" sakittt a, ga kuat " ucap Angel
" sabar ya Angel " ucap Heri sambil meneteskan air mata nya.
" jangan ikut nangis, gw tambah sakit" ucap Angel lalu mengusap air mata Heri.
" Ayo ibu, kita coba lagi yah, rambut nya udah keliatan tuh " ucap dokter dengan terus didamping perawat yang ikut memberikan semangat pada Angel.
" lemes Dokt" ucap Angel ketus kali ini.
dokter dan perawat nya tersenyum, sementara Heri masih terus menetes kan air mata.
" Ayo Bu, saya itung yah! saaaatuuuuu
duaaaaaa tigaaaaa dorong Bu "
" ga bisa dokter " Angel menangis lagi
" njieeee maaffiiin gw!!!! loe sakit banget yahhh " ucap Heri mencium kening Angel, tangan nya terus menggenggam tangan Angel.
" ibu..ayo, kasian baby nya, dah pengen ketemu ayah ibu nya tuh " ucap dokter
Mendengar kata kata itu Angel tersenyum di antara tangis nya.
" satuuuu
" Duuuuuaaa
" Tiggggaaaaa
" dorong sekaligus Bu " ucap dokter dengan semangat.
" aaaaa " teriak Angel sambil meremas bahu Heri dan akhirnya suara bayi terdengar di ruang ini.
" owe owe " suara nya makin jelas dan kencang.
" Selamat ibu, bayi nya perempuan! kita bersihin dulu yah " ucap dokter kandungan, dan bayi langsung berpindah ke dokter spesialis anak, perawat langsung merapihkan sisa sisa persalinan Angel di bantu oleh Dokter yang hanya tinggal memberikan perintah.
Heri memeluk angel yang sedang berbaring.
" maaafiiiin gw Angel, gw ga bisa apa apa, maaf loe ngerasain nya sendiri doang " ucap Heri sambil terus menangis.
" Minum a, gw aus " ucap Angel sambil tertawa kecil
" Maaf gw lupa sayang " Heri memberikan air minum untuk Angel.
10 menit kemudian, dokter anak datang menggendong bayi.
" Selamat ibu Angel, bayi perempuan yang cantik, cantik seperti ibu nya, berat 3000 gram, tinggi nya 40 cm, semua normal " ucap dokter lalu memberikan bayi nya pada Angel.
Angel dan Heri begitu bahagia melihat bayi perempuan nya.
" cantik banget Angel " ucap Heri mencium baby nya
" kaya gw ya A " Angel tersenyum lalu mencium baby nya
" iya " Heri tersenyum
" sambil nunggu air susu ibu yang belum keluar, bayi nya kami rawat dulu, " ucap dokter sambil mengambil bayi yang sedang Angel gendong.
" Dokkkkkkttt mau photo dulu " pinta Heri
__ADS_1
Heri mengambil beberapa photo bayi nya, mencium nya dan membiarkan bayi nya di rawat oleh dokter.
Angel mulai di pindahkan ke ruangan perawatan khusus ibu melahirkan.