Desy Janda 3 Anak

Desy Janda 3 Anak
Di Mobil


__ADS_3

" Will, thanks banget yah" kata ku, sambil cari colokan chager handphone.


" bund...Loe Kuat banget yah, gw aja yang jadi laki, kayanya melowww banget deh pas tadi itu " Willy memegang tangan ku.


" ya ini lah kehidupan Will"


makanya cepet gede napa, jadi paham hal hal seperti itu, kataku.


" udah gede kok bund, loe aja ga pernah mau liat, Wiilly senyum nakal.


" Masa sih willl?..aku menggoda nya.


" Emhhh.,...willy Tersenyum nyinyir.


Willy memakai kaca mata nya, menggulung kemeja lengan panjang nya, dan mengeluarkan sisa sisa kemeja yang dicelananya,.terlihat sangat tampan.


" lets go bund" Willy menyalakan mesin mobil nya.


Pembicaraan di mobil.


" soal Bali gimana will? tanyaku sambil mengambil posisi wenak di mobil Willy.


" Kaya nya awal bulan gw ngajuin surat resign gw bund, tapi orang orang corporate, udah tau kalo gw bakal minta resign "


" Kayanya ada orang Mr. Rian yang bilang, kalo gw bakal di tarik di Bali. paling nanti yang gantiin gw Mr. theo...kata willy.


" yaaaahhh masa Theo sih willl?!


males banget gw....kalo gw ngomong, ga nyambung. Senyum senyum oon gitu will"


" iihhhh ampun banhey deh, padahal kalo gw ngomong ama dia, gw udah lambat banget, berharap dia ngerti maksud gw, dah kaya ngomong ama baby aja...keluh ku sambil menghisap rokok ku.


" Masih mending Mr. Akhian, biar sering banget bilang...Des...please slowly... tapi otak nya masih ada. kata ku bersemangat.


Willy mengusap rambut ku...." kalo ngomong tuh..kebiasaan ga di saring"

__ADS_1


hihihihi " maaafff " kata ku singkat.


" bund....boleh ngomong ga? " kata willy...dengan nada serius.


" emmhhh ada apa will? tanya ku nada serius juga.


" kita ke mini market dulu yah, kebelet nih" Willy tertawa.


" eehhhhrrrrrggggggg kirain mau ngomong soal kerjaan" ucap ku sambil ku pukul bahunya Willy.


" bentar ya bund" willy keluar dari mobil, aku check hp yg sedang aku charge.


wa Mas Anto no baru...


" kalo udah sampe rumah...photoin anak anak ya bund, kangennn banget ama anak anak nya, apalagi ama bunda nya anak anak...


emmhhh ga penting di jawab juga...


willy sudah datang lagi, membawa rokok dan 2 cup kopi.


" kopi nya Bund !"


" minum kopi dulu yah, Sekarang gw mau ngomong serius nih" ucap Willy.


" Emhhhhh bund, Loe ga jadiin gw sebagai pelarian doang kan?! gw takut....gw terlalu berharap tapi cuma bertepuk sebelah tangan. ucap willy sambil menaikan kaca mata hitammnya dan di pasang di atas kepala nya.


" wiissss serius nih obrolannya" aku tersenyum sambil meminum kopi ku yang masih hangat.


" Iya...gw lagi serius...please serius dulu deh ngomong nya. kalo emang ga niat ngomong serius, kita ganti topik bahasan aja" Ucap Willy.


" Iya iya "...kata ku, ku tarik tangan Willy.


" Will, sekarang ini, gw lagi ga paham ama diri gw sendiri. rumah tangga gw yang udah 17 tahun kandas, 1 tahun belakangan ini, hubungan gw ama Anto bisa di bilang buruk. segitu Anto itu lebih tua dari gw will. gw tambah takut kalo gw bilang, gw berharap dari loe willl "


willy protes....

__ADS_1


" Apa karna umur gw lebih muda, jadi mau bilang kalo gw itu masih bocah dan ga bisa serius?!


" Iya..." kata ku singkat dan jujur.


" tapi loe harus tau will, cumaloe laki laki yang deket ama gw saat ini. ikut ngisi hari hari gw...kata ku


" jadi gimana nih?!...kata willy


" ya udah kita coba jalanin aja ya, tapi jangan terlalu berharap will...ngejalaninnya apalagi status gw janda dan 3 anak yg masih butuh perhatian gw...jadi ga akan sesimple yang loe kira" ucapku dengan tegas.


" kasih gw kesempatan ya bund...please..." ucap Willy kemudian.


" Iya Will, kita jalanin tanpa ada yang curang yah " aku memeluk willy,,,,,thanks dah mau coba terima gw, dengan semua kondisi gw.


" Gw yang harusnya bilang thank you bund"


Willy mencoba mencium bibir ku..,


" Emmhhh " aku tersenyum.


" Plissss " ucap Willy.


Willy mencium bibirku dengan lembut...( ini jadi ciuman pertama ku degan willy )


" Good kisser" aku tersenyum lagi.


" really?! Jawab Willy dengan senyum manis nya.


Willy mencium ku lagi, ku berikan reaksi, tanda aku juga menikmati ciuman itu.


" Emmhhh udah will...kata ku, ku tarik napas ku.


" One more please " Willy merapatkan tangannnya di pipi ku. dan mencium bibir ku kembali. aku lepas ciuman willy, willy berusaha tidak melepaskan ciuman ini. dan aku jambakk kecil rambut nya.


" Ampuunnn bund" Willy Tetawa.

__ADS_1


" Abis nakal banget, udah bilang cukup..one more one more lagi aja", Aku cemberut saat ini.


" Abis enak bund " Willy terus tertawa dan menyalakan mesin mobil.


__ADS_2