
Audit telah selesai kantor ku, aku bersyukur dengan team ku, tidak ada satu hal pun yang harus kami kwatir kan. aku akan cuti minggu ini pikir ku, badan ku sudah amat lelah.
Aku harus mengurus ijin cuti ku. aku pergi ke ruangan HRD. " Haiii " semua sapa ku, " Haii bund " sahut mereka menyambut kedatangan ku.
" Pak roni ada di ruangan ga yah? aku mo cuti nih" ....kataku,
" Ada bund, sebentar aku telpon yah...duduk bund " seru nya.
Aku duduk dan aku ucapkan terima kasih pada nya. " silahkan masuk bund, pak roni ada di dalam " aku senyum dan tok tok..aku ketuk pintu itu.
" Masuk "....aku dengar suara pak roni dari dalam. Pak Roni sudah berdiri menyambutku.
" Waduhhhhh tumben nih Bu Desi main ke ruangan saya, ...duduk Bu", pak roni mempersilahkan aku duduk.
aku serahkan form cuti ku. " Saya mau cuti pak, badan dah rontok bangett "
Pak roni menerina form cuti ku.
" Si Bos belum sign bu? kata pak roni sambil menujukan bagian yang harus willy sign.
" Ya ampunnn, Maaf pak aku lupa. aku bener bener lupa."
" Hahahahaha udah cape banget ya bu, bisa bisa nya lupa "..pak roni geleng geleng kepala.
aku ke ruang bos dulu ya pak, ijin ku dan aku tinggal kan ruangan HRD
tok tok tok..pintu ruangan itu aku ketuk.
" Masuk "...(aku dengar suara willy)
" Sore bos, mau cuti, 4 hari,.please".
( aku serahkan form cuti ku)
Wlly menerima form cuti ku...
" emmmhhhh...kalo loe cuti, siapa yg bisa handle kerjaan? Tanya willy.
" Ada sekretasi ku, ada vero, ada anto, aldi dan aku pastikan, hp ku selalu on bos. aku berjanji pada willy
" ok,...janji ya hp harus tetep on ".
( ku lihat willy menandatangi form cuti ku) yeeeeeaaahhhh aku cuti.
" simpan aja di form di sini, biar nanti anak buah pak roni yang ambil "..kata willy.
" Thank bos willy...you are the best " kataku:
" Emhhh gombal..." Ucap Willy lalu dia tersenyum.
Tampan nya pikirku.
" Rencana mau liburan kemana? " tanya willy.
" Ga lah will, aku mau di rumah aja, aku pengen coba manjaiin diri dulu, badan ku sudah berasa tak bertenaga " jawab ku santai
" bund, loe ga marah Ama yang Gw bilang tadi?", willy trs mengajak ku ngobrol.
" emhh ga lah, aku ga peduli dengan omongan orang lain soal rumah tangga ku, aku yang memilih, aku yg rasain, peduli banget ama omongan orang" kata ku.
Willy diam..." Trus apa yg bikin loe bt, sikap loe siang ini tidak bersahabat sekali" . kata willy
" Aku binggung ama sikap mu yang aneh will, aku rasa kita harus jaga jarak, ga baik kamu terus mengoda aku, aku takut jatuh cinta, sedangkan status ku adalah istri orang ".
Willy tertawa...
" Rasa yang gw punya buat loe, sulit buat gw ilangin Bund". Betapa suami Loe harus nya merasa bersyukur punya istri seperti loe", willy terus menatap mata ku.
mhhh mulai lg deh ngaco deh.
" Pamit ah Bos, ga jelas omongannya. aku pergi tanpa ijin dari Willy.
" ok...selamat cuti bund, teriak willy.
" Gw pasti gila 4 hari ga ketemu loe". ucap nya kemudian.
" Emang udah gila will " canda ku.
Aku jalan keluar ruangan willy. mulai menghubungi Suamiku.
" Hallo mas, sorry ga keangkat, aku lagi siap siap mau pulang, ada apa mas? tanya ku.
" bund, aku minta maaf, aku blm bs pulang, acara ku blm selesai, tp anak anak sudah aman di rumah" ujar mas anto di ujung tlp sana.
" oooohhh ya sudah mas...aku jalan dulu yah. salam buat temen temen mu, bye " kata ku.
Aku ambil tas ku, ternyata anak anak team ku, sudah lebih dulu pulang. teng go semua nya nih.
wa masuk dr pak iyus.
" loby aja bund, saya dah siap"
sampai di mobil, aku berasa lega sekali, ku buka sepatu ku, emhhh nyamannya. sakit kakiku hampir 6 jam aku berdiri dengan sepatu berhak 5 cm.
" Pak, besok gw cuti 4 hari "..aku berkata dgn penuh keceriaan
" Yahhhhh cuti...ga ada temen ngobrol dong di mobil, berapa lama bund, mo kemana?" pak iyus bertanya.
__ADS_1
" 4 hari pak", jawabku. " mau di rumah aja, pengen nyoba jadi ibu Rumah Tangga" hihihihi aku ketawa sendiri dengan kata kata ku.
" emang kuat bund? " pak iyus ketawa.
( aku paham maksud pak iyus, apa tahan aku tanpa rutinitas ku, hihihihi..aku ketawa lagi)
Jalan lumayan lancar, aku coba buka handphone ku. aku lihat wa, wa status, emhhh aku lihat mas anto upload photo dia dan temannya...terlihat bahagia sekali suamiku, dan aku adalah orang yang paling bahagia untuk photo itu...
udah berapa taun yah, mas anto menutup diri dengan teman temannya setelah kecelakaan itu, (aku cb mengingat-ingat) mas anto benar benar berubah, dia yang dulu ngape ama temen nya, main billyard, akfit dicomunitas motor, reuni bareng teman sekolah dan kuliah, itu sudah tidak ada lagi. Mas anto jdadi orang sangat sensitif. tahun tahun pertama mas anto sembuh itu, adalah neraka bagiku. Hampir tiap malam kita ribut, tidak bertegur sapa, Mas Anto yang selalu curiga pada ku, apabila aku telat pulang kantor, dan masih banyak lagi, kelakuan Mas anto yang bikin aku selalu berpikir,,,aku ingin bercerai dengan nya, aku bisa hidup tanpa dirinya, bukannkah dia yang menumpang hidup pada ku, bukan kah aku yang biayai semua kebutuhan keluarga ini. betapa aku iri dengan temen teman ku yang memiliki suami bekerja, mereka tidak perlu bekerja berangkat pagi pulang malam, karna kebutuhan nya di tanggung oleh suami mereka, atau kalo pun temen wanita ku yang bekerja, itu hanya sekedar membantu keluarga nya, beda dengan aku.
Aku harus benar benar dispiline kerja, karna kalo aku tidak kerja, bagaiman nanti aku, Jasmin dan Mas Anto makan. Dngan apa aku harus beli susu. bahkan kadang aku risih, apabila ada yg tanya...suami nya kerja dimana, atau betapa aku hanya bisa diam, pada saat ada acara keluarga besar ku. mereka selalu tanya, anto udah kerja lagi belom, atau omongan omongan" betah banget diem dirumah, ngandelin bini mlulu"
Tapi aku selalu lihat jasmine dan tentu diri ku sendiri., aku ga mau Jasmine merasakan apa yang aku rasakan. ayah dan ibu ku cerai., aku harus di titipkan pada nenek waktu itu. dan tak baik aku ingat inget semuanya.
Akhirnya mobil berenti. ku lihat ada mobil ada parkir tepat depan rumah ku...emhhh ada tamu seperti nya pikir ku.
" ok pak iyus...thanks bgt ya pak...see you pak iyus kata ku, jangan kangen ya pak", aku coba menggoda pak iyus.
Pak Iyus senyum dan bilang " saya langsung jalan ya bund".
Aku buka pintu pagar perlahan, aku lihat ada beberapa orang di dalam...ohhh teman teman Mas Anto.
tok tok tok suara sepatu ku,
" Malam semua nya " sapa ku, pada orang orang yg ada di dalam ruang tamu.
" Haiii bund," sapa mas anto...
ini, " istri ku " : kata mas anto memperkenalkan aku pada teman teman nya.
" Haiii "...sapa ku.
teman teman mas anto: " Haiiii....maaf kami berantrakin rumah nya ya mba "
" Ga kok,,,silahkan di lanjut, aku masuk dulu yah". pamit ku
" Ade..." teriak ku..
" Hhaiii bunda, bunda bawa donat lg mlm ini?" tanya sherly manja.
" ooohhh ade mau donat, bunda ga bawa sayang, ade ga wa ke bunda....jadi bunda ga tau deh..maaf ya sayang". aku kecup pipi Sherly.
" EH bunda...dah pulang,....aku kangen ama bunda" alam memelukku.
" Haiiii, anak bunda dah tinggi banget yah..aku cium kepala alam.
Jasmine....,mana Kasmine
" kaka jasmine mana sayang? tanya ku pada anak anak ku.
" Kemana sayang?" tanya ku lagi.
" Ruko depan komplek lah bund, masa ke Bekasi " alam menjawab asal asalan.
" Pake apaan sayang? " aku sungguh kwatir..
" Pake mobil bund, masa jalan kaki...kan jauh sangat alam dan sherly menjawab dengan kompak...
OMG...aku kaget luar biasa...
"Mas anto " panggil ku
mas anto yg lg ngobrol ama temen temen nya datang ke arah ku
" Jasmine kemana? tanya ku.
" Beli ayam bund, ade mau ayam " mas anto menjawab dengan enteng nya.
" Pake mobil? kata ku..
" Iya, Jasmine dah aku lepas bawa mobil, hebat kan", suara mas anto membanggakan diri nya.
" Ga lucu mas...Jasmine baru kelas 9. belom waktu nya" kata ku, aku sedikit menaikan suara ku.
" Malu, ada temen ku, jangan ngajak ribut sekarang" mas anto pergi menuju ruang tamu lagi.
siaaalllaaaannnn gerutu ku.
Aku masih cemas, 10 menit, 15 menit aku tunggu jasmine anak ku...jasmine belum datang juga.
Dan setelah 25 menit, sherly datang dengan bi inah, membawa sekotak ayam pesanan sherly.
" bundd."..sapa jasmine.
aku lihat bi inah langsung membereskan ayam pesanan sherly.
" ka,,,,,sini ka, bunda mau ngomong boleh".
Jasmine duduk dan bilang, " boleh lah bund, ada apa?"
" Sejak kapan kaka bawa mobil sendiri? " tanyaku.
" Udah dari kelas 8 bund, cuma masih keliling komplek aja sih...belom di kasih jauh jauh ama ayah"
aku peluk jasmine..." ka, bunda ga suka kaka bawa mobil. bunda takut kaka kecelakaan, .please...jangan dulu ya ka, sampai kaka 17 tahun" Pinta ku.
Eemmmhhh bunda...aku udah bisa kok, bunda mau lihat aku bawa mobil. ok...aku bisa antar bunda ke kantor bunda, kalo bunda mau. jasmine merenggek.
__ADS_1
" Ga..ga bunda ga mau dianter, dan ga boleh lagi ". aku mulai tegas, karna jasmine bernegosiasi dengan ku.
" Iya bunda "....jawab yasmin ( kecewa )
Aku mandi dan berganti kaos santai.
aku mulai bt juga...temen temen mas anto masih aja mengobrol. sedangkan aku rasa nya sudah ingin teriak teriak...soal jasmine tadi.
Aku keluar kamar, ku lihat anak anak ku sudah masuk ke kamarnya. aku ketuk periksa anak ku 1 per 1. ku cium kening nya..dan ku ucapkan i love sayang.
Aku ke teras belakang, aku bawa kopi, roko dan hp, aku duduk di sofa, dan mulai menyalakan rokok ku, aku liat hp..dan ada banyak wa, ( apalg group wa ) males kadang bacanya. jadi biasa nya aku skip.
emmmhhh ...wa dari Dimas.
aku baca:
Des, apa kabar.? masih di kantor, di jalan atau dah sampe rmh?
aku jawab : Kabar buruk, gw dah sampe rmh...
lg bt gw. hihihihihi
Dimas ( mengetik ) : bt napa loe?
aku menjawab: cape ngetik tlp aja deh
hp ku bunyi ( panggilan wa dimas )
" Hallo dim", kata ku
" Hallo des, napa loe? bt mlulu kayanya".
"Hhahahaha parah loe dim". kataku.
" emang, bentar bt, bentar bt. denger nya juga kadang bosen "...ujar dimas sambil ketawa kecil.
" emmmhhh gitu yah, ya udah deh ga akan curhat curhat lagi kalo gitu. biar gw makan aja sendiri"...( aku pura pura marah )
" Busyettttt deh ah, melow amat loe
ada apaan sih"..(dimas kepo )
" Gw lagi pengen marah dim, jasmine udah bisa stir mobil. dan gw baru tau" kata ku
" Bagus lah des, berarti ada sopir cadangan kalo gitu" jawab dimas
" Sumpah ga lucu dim" ...aku tambah bt
" sorry Des, gw becanda, ucap Dimas.
" yang bikin loe marah apaan? " kata dimas.
" Gw takut jasmine kecekelakaan dim, jasmine baru kelas 3 smp, masih jauh bgt ke 17 tahun, ( aku menerangkan apa yg bikin aku kwatirkan)
" Des...jaman dah robah, jangan terlalu naif, jangan terlalu kolot, jasmine kan tinggi, pasti kaki nya dah sampe ke gas ama kopling mobil, jadi santai aja" kata dimas.
" Emmhhhh gitu yah( aku sambil mikir apa yg dimas jelasin ke aku, sedikit masuk akal)
" Tapi dim, kenapa mas anto ga kasih tau gw?".
" loe tanya sono ama laki loe, masa nanya ama gw, emang gw laki loe,,,, ( aku dgr suara dimas sedikit ketawa, // dimas tuh emang sabar bgt ngadapin gw//
" Emmmhhh loe beneran ga mau laki gw" tanya ku menggoda Dimas. Dimas terbatuk batuk dan bilang; " kagak ah, anak nya dah 3, belom lagi perawatan salon nya gila gila an. ampun gw sih." ..dimas ketawa dengan lepas nya.
" parah loe dim....gw kan gawe dim, perawatan salon biar gw tanggung sendiri deh" ( aku masih becanda becanda ama dimas )
" kagak"..,(dimas jg ga kalah becandain aku.)
" gw ga mau kawin kawinan lg des...cape, mending cari yg sama sama ikhlas aja gw sih, biar ga banyak biaya service nya.
" wahhh parah loe dim, makin parah ".kata ku.
" Des, anto mana? kok ga ada suaranya?"
" ada noh, lagi pindah posisi ke teras depan. ada temen temen nya. tau deh, temen dr mana, gw juga belom pernah ketemu sebelomnya.
" kemajuan dong des" dimas bilang sambil tertawa di ujung telpon.
" Iya bener banget, loe tau sendiri gimana cerita nya". kata ku pada dimas.
" ada cewe nya kagak?" dimas kepo
" ada, tapi gw ga ngobrol. lagi males aja berbasa basi" jawab kata ku sambil menikmati rokok ku.
Dimas ketawa dengan jawaban ku... " Dasar cablak, ati ati ah loe liat liat ke depan deh, siapa tau anto lg nakal ama tuh cewe" dimas masih becanda.
Wakakakakak..." biar lah dim, mau ngapain aja, gw sih asyik asyik aja" jawab ku asal.
" emmhhh gw tau" kata dimas.
" Tau apaan?" aku penasaran.
" Cewe nya biasa aja yah! pasti loe ngerasa, cantikan loe dr pd cewe itu" ...kata dimas tertawa di ujung telpone sana.
( dimas tau aja yg gw pikirin )
" Ahhhh rese ah...udah dim..dah malem, bsk gw kerja... see you dimas sayang" . aku tutup telpon nya. ( besok kerja# tapi bohong ) aku senyum..
__ADS_1