
Hari ini aku mengantar 2 anak ku sekolah, pak Iyus di pakai Mamih Anna ke Bandung malam tadi.
" Pulang sekolah bunda yang jemput " ucap ku pada 2 anak ku ketika mobil sudah masuk ke parkiran sekolah, aku menemui Vinna, menitipkan 2 anak ku dalam pengawasan nya.
Masih di parkiran sekolah
chat Daddy dulu.
Gw.
Boleh ke salon ga, Dad? 😀
Daddy
" Boleh Bund, jangan lupa jemput sekolah, awas telat jemputnya.
Gw.
Iya, siap suami ku. jalan yah....
Daddy
Ati ati di jalan Bund, See you
dan langsung OTW Salon Tania.
Perawatan rambut dan tambah sedikit warna rambut biar lebih Fresh. lanjut dengan luluran dan tertidur saking nikmat.
Siang Jam 12 aku sudah berada di sekolah lagi. makan siang dengan ayam favorit Sherly dan mendaftar kan les tambahan untuk Alam yang sudah kelas 6.
" Ke hotel Daddy Bund " ajak Alam
" Iya iya bunddddd, aku mau " Sherly ku sudah merajuk.
" Cape sayang, besok sekolah, ini dah mau sore " aku menolak permintaan 2 anak ku.
" Ayo lah Bund! Pleasseee, sekalian kerjain tugas Bund " ucap alam dengan gaya cool nya.
" Tugas apaan ?! tanya ku dengan senyum manis
" Tema A, jenis jenis pekerjaan di sekitar kita " jawab alam dengan mode tidak mau melihat wajah ku.
" Ok!!! Senyum Dulu Abang nya! kita pulang ke rumah trus ganti baju baru berangkat "
Alam ku tersenyum, " Ok Bund " dan teriak an Yyyyyyaaaahhh dari mulut Sherly.
Anak anak ku langsung mengatur diri nya sendiri. berganti pakaian,
" Kamera mana ya Bund " tanya alam sambil berlari lari.
" Waduh...." ( lupa pas pindahan barang itu team nya Heri yang kerja )
Akhirnya menghubungi Heri, dan berhasil menemukan kamera yang di cari.
Aku dan 2 anak ku ke Sentul menggunakan taxi online, sesuai petunjuk Daddy nya anak anak. Jasmine ku pulang jam 6 sore hari ini, hari ini jadwal les Inggris nya.
Jam 4 sore, sampai di hotel. di parkiran sudah ada beberapa mobil yang terparkir rapi.
" Rame " ucap ku dalam hati.
Disambut oleh seorang Bell Boy dan aku menunggu Willy di Lobby.
Aku Lihat Willy keluar dari staff office, walau tanpa Jas seperti kebiasaannya Di Hotel nya dulu, tapi pesona sungguh luar biasa. 2 anak ku langsung berlari ke arah Daddy nya. mereka bergelajut di tangan Willy.
Aku berdiri dan terus tersenyum.
'' cup ". Willy mencium pipi kanan ku.
" Kenapa ga langsung masuk Bund, Manja!" ucap Willy sambil merangkul pinggang ku.
" Bawa Bocah Dad, Ngeri rusuh, ga enak " jawab ku jujur.
Willy membulatkan matanya,
" Depan anak kok ngomong nya gitu " ucap Willy ketus.
" Ayo ikut Daddy.,.Willy sudah memegang 2 tangan anak ku, berjalan meninggalkan ku.
Aiissshhh mereka menuju Staff Office. aku menggeser kursi dan berjalan mengikuti 3 orang di depan ku.
Mereka di sambut oleh para karyawan dan sahabat mereka mencium pipi anak ku. aku tersenyum sambil ikut arah kaki Willy.
" Ayo Abang! Mulai kerjain Tugasnya, sebelom Aunty nya pada pulang ". perintah Willy pada Alam.
dan " Ade mau duduk di Deket siapa ?!
" Aku Ama Tante Vero Dad, " jawab Sherly, Willy menarik kursi dan menyimpan di dekat Vero.
Vero tersenyum lalu membelai rambut anak ku.
" De, Ama aku! aku punya ini...rayu Hanny
" Ama aunty angle aja buru sini. Ucap Angel
Sherly ku senyum dan menggeleng kepala nya.
" De " ...Willy memanggil Sherly "jangan Lupa apa sayang! kalo ketemu pintu ?" tanya Willy
" Ketuk Dulu sebelum masuk " jawab sherly
" Anak Daddy pinter, Daddy masuk ya De " Willy membuka pintu dan menutup nya lagi.
Aku duduk di dekat Angel. mencoba Chiki kentang di meja nya. Alam ku sudah sibuk dengan gaya nya.
" Hai, She Is A Finance, her Name Is aunty Hanny " ucap Alam.
Hanny tersenyum menghadap kamera dalam posisi Video yang sedang alam pakai saat ini. dan terus berlanjut, Sherly anteng dengan Game di Laptop Vero.
" Boleh Pindah Ruangan, Cari Obyek lain Bund?! tanya Alam
__ADS_1
" Ijin Daddy dulu " Aku krukkk mengunyah kembali.
" Ayo ikut Aunty Bang! Ijin nya turun dari Assiten General Manager " ucap Angel dengan sedikit sombong.
" Hhhhuuuuu " teriak Vero, Sherly dan Hanny kompak.
aku tertawa. berdiri dan mengetuk pintu ruangan Willy.
" Masuk Teh, ga akan ke denger " ucap Hanny
" Kok Bisa "
" bisa lah, ka Boy biasa nya buka tirai sedikit, ini kan di tutup " Jawab Hanny
Aku menyimpan bokong ku di pinggir meja Hanny.
Chat Willy
GW
Pengen masuk Dad. buka.
Daddy
Bawa bocah! Ngeri Rusuh.
emosi dikit, lagi mens hari pertama
GW.
Ok! Balik Duluan kali gitu..
Daddy
Coba kalo berani.
GW
Kalo sekarang ga punya nyali! Ampun Dad😆😆😆
terbaca oleh Willy dan tak lama kemudian, Willy membuka pintu dari dalam, aku masuk, Willy menutup nya kembali, lalu menarik tangan ku.
." Sini gw pengen peluk Bund " Willy memeluk aku.
" Gw seneng, loe nurut dan ga komplain seperti biasa nya "
aku tertawa...
" Gw kan istri loe Dad! hal hal tadi ga prinsip buat gw, " Jawab ku sambil menarik leher Willy dan mulai menggodanya dengan ciuman ciuman kecil.
Willy semakin buas mencumbu ku, mendorong aku hingga masuk ke dalam kamar di ruangannya.
" rebahan sebentar ya Bund, Cape banget hari ini " ucap Willy sambil menutup pintu kamar di ruangannya.
Aku tersenyum dan melepas heels ku, lalu naik ke kasur terlebih dahulu. Hanya bed Type Twin, sengaja di siapkan untuk Willy istirahat.
Willy tersenyum, " Ga Usah Bund, begini aja cukup "
Willy memeluk aku, " Bangunin Gw setelah 20 menit " ucap nya kemudian.
Saat ini Willy memeluk aku, dengan mode saling berhadapan aku usap punggung suami ku. dan dia benar benar mencoba untuk tidur.
Iba melihat nya tertidur seperti ini, beban nya pasti berat, Willy yang hanya anak tunggal, biasa di manja oleh Mamih nya, mendapatkan perhatian lebih Dari Daddy Sambung nya, harus menikah dengan ku, aku dengan 3 anak ku, 3 anak dengan karakter yang berbeda. belum lagi aku yang terkesan selalu menanggap Willy hanya pria muda, karna usia nya 5 tahun di bawah ku.
Aku memandang wajah nya yang lelah, ku usap rambut nya, " I Love You Dad " ucap ku pelahan. membuatnya tidur 5 menit lagi. dan setelah itu aku mulai mencium pipi nya, aku cium bibir nya berkali kali, aku gigit pelahan dan Willy mulai membalas nya. membuka matanya dan tersenyum.
" Apa ini Bund ?! " tanya Willy
" Susu steril, buat laki gw yang cape banget " jawab ku dengan tawa kecil.
" Thanks i need it " Willy langsung mencium dan menghisap nya, ku biarkan dia hingga benar benar puas dengan jamuan seadanya.
" Udah Bund!! dah banyak tuh " ucap Willy sambil menyentuh noda noda kiss Mark sore ini.
Aku tersenyum sambil melihat nya, Willy merapihkan pakaian ku, aku merapihkan ikatan rambut ku.
Willy bergegas menemui anak anak ku, aku merapikan ruangan tidur Willy. kerja sama yang baik bukan !!
Setelah Selesai aku bergabung dengan mereka di ruang staff office, Alam sudah Selesai dengan tugas nya, Sherly sudah menghabiskan 2 botol teh rasa buah.
" Bunda Lama ? ucap Sherly dengan tangan masih menyentuh laptop Vero.
" Bunda, bantu Daddy kerja Dulu De " Willy yang jawab. Aku tersenyum.
Vero, Hanny dan Angel tertawa melirik ke arah ku.
" Apa yang Bunda Bantu, Dad?" tanya anak ku.
# "Mateng Loe Boy " celoteh Angel sambil tertawa "#
# " Bawel ih nanya nanya mlulu " protes alam dengan gaya melihat hasil Video nya.
" Bantuin Closingan Daddy, ga beres beres de" Jawab ku dengan mimik wajah serius. Dan anak ku senyum tanda dia setuju dengan jawaban ku.
Vero dan Willy tertawa terbahak bahak...
" inget jaman di Tanjung lesung ya Bund " Vero tertawa.
" Bunda nya Juara, gimana gw ga cinta, coba Ver " ucap Willy sambil mengelus rambut ku.
" Basi " aku tertawa.
" Ayo balik, rapi rapi deh, dah jam 5 nih " ucap Willy mengengam tangan ku.
######
Di Mobil
Alam duduk di kursi depan bersama Willy. Willy memang mulai membiasakan alam duduk di sampingnya apabila kita berpergian.
__ADS_1
Anak anak ku nyaman berbicara dengan Willy, bahkan mereka bisa tertawa dengan lepas.
Sampai rumah sudah hampir jam 6, anak anak ku mandi dan aku masuk ke kamar ku.
" Mandi sekarang Dad ?! "
" Malem aja deh Bund!
" Ok "
Aku membantu nya melepas kan kancing kancing kemeja, menarik sabuk dan melepaskan celananya.
aku mencoba melayani nya dengan baik.
########
" Loe ga mampir ?! " tanya Hanny pada Angel
" Ga deh, Balik gw! kangen ma Aa' " jawab Angel tersenyum nakal
" Enaaakkk nya, gw sendiri di rumah malem ini "
" Dimas kemana ? tanya Angel
" Lembur lah! dah mau punya anak" Hanny terkekeh
" Selamat menunggu kalo gitu, gw balik yah "
" Heemmh.." Hanny tersenyum
" Kirimin gw resep Donat, Jangan Pake acara lupa " ucap Hanny sambil menutup pintu pagar
" Gw kirim Donat nya aja, Nanti gw pesen On line " Angel terkekeh. dan langsung melanjutkan perjalanan nya.
Sampai di ruko.
toko masih buka seperti biasanya.
" Sayang Aa dah pulang ?! cup Heri mencium kening Angel.
" Cape ya?" tanya Heri lalu mencium perut Angel.
" Lumayan, hotel dah punya Group yang check-in a "
" emhh gitu yah, rewel ga Ngel, Dede bayi nya ?! tanya Heri
" Baik, Dia sih baik banget A " jawab Angel.
" Bagus deh! mau es jeruk ga, gw teriakin nih ?
Angel tersenyum dan duduk di sampingnya.
" ga usah A. Aa' ke rumah Enyak yuk?! ajak Angel
Heri membulatkan mata nya.
" Ngapain, tumben banget, Mending rebahan, loe kan baru pulang kerja"
" Ihhh Aa' nih, dia tuh keluarga gw!!!; kalo Aa males, aa anterin gw, trus Aa' balik lagi" protes angel
" ya udah gw anterin, mo ganti baju dulu ga ? tanya Heri sambil mengambil kunci mobil.
" Ga deh...gini aja "
@@@@
Kedatangan Angel di sambut baik oleh Susi sang Kaka ipar. Susi langsung mengeluarkan makanan yang ada di dalam rumah.
" Angel, kalo loe ada kepengen, loe bilang gw yah! gw bakal seneng banget deh, kalo loe minta sesuatu Ama gw " ucap Susi pada Angel.
" hehehehe kan kalo ada kepengen dadakan kali non! jarang bisa ngayal " jawab Angel merebahkan badannya di kursi jati.
" iya juga sih! " Susi tertawa.
" loe ga mual mual atau muntah gitu ?!
" Kagak " Angel tertawa ketika mengucapkan itu
" Hebat " Susi mengusap perut Angel
" Tapi gw gemuk banget Non, masa 10 Minggu berat badan gw dah naek 5 kilo " Angel bernapas berat.
" Baguslah, biar sehat anaknya angelll, loe gimana sih "
Susi keberatan dengan ucapan Angel
" Baju gw non!!
" Napa baju loe ?! ga muat ?! tanya Susi
" Iya...."
" Pake Daster " jawab Susi
" Eeiiittt emang gw emak emak " protes angel
" Emang loe mau jadi emak emak kok " Susi tertawa ngakak
" Iya, tapi ga juga harus make Daster kali Non "
" pake Daster itu adem, Angellll "
" kagak mau...nanti Aa lirik lirik cewe Laen "
ucap Angel sambil memukul bahu Heri yang dari tadi hanya diam dan merokok.
" gw colok matanya, kalo dia berani gitu " ucap Susi dengan nada kasar nya.
Angel tertawa, Heri hanya tersenyum, sambil mengusap punggung istrinya.
__ADS_1