Desy Janda 3 Anak

Desy Janda 3 Anak
Mimpi


__ADS_3

Aku terbangun, rasa ingin pipis, dengan sedikit malas aku turun dari kasur pelahan, Willy menarik tangan ku. " kemana Bund? "


" Pipis, mau ikut ?! aku tersenyum sinis.


Willy tersenyum " Segitu nya "


" Lagian, Di kantor udah, di kamar udah, kurang ?" ucap ku sambil menutup pintu kamar mandi


Keluar dari kamar mandi, Willy sudah duduk di sofa. " Sini Bund "


" Kaga! gw lemes " ucap ku lalu berbaring kembali.


Willy tertawa....


" Cape ya Bund, ngelayanin gw ?! tanya Willy


" begitu deh! nasib gw, kawin Ama laki laki muda, lagi hot hot nya " jawab ku sambil tertawa.


" nasib buruk ya Bund?! tanya Willy


" Buruk kayanya Dad "


" Loe kok mau? "


" Loe yang maksa! ga ingettttt " protes ku


" Gw nya cinta Bund "


" Gw juga "


dan kami tertawa.


" sana deh, turun ke bawah, anak anak belom tidur noh " ucap Willy


" gw lemes Dad! " ucap ku sambil menarik bedcover


" kalo gitu terus, gw ke kasur lagi nih! jangan salahin gw" ucap Willy dengan mata nakal nya sambil berjalan ke arah ku.


" Kaga kaga....gw turun Sekarang, terima kasih atas 2 pilihan nya " ucapku lalu membuka bedcover. Willy tertawa.


" Pake jaket gw!! ada Heri di bawah "


Aku memakai jaket biru Willy, menutupi piyama tidur ku, Willy memegang tangan ku, berjalan turun ke lantai 1. lampu ruangan memang sudah gelap, tapi tawa gadis gadis ku masih nyaring terdengar.


Mendekati mereka, suara yang aku dengar makin jelas.


" Gw Mimpi" ucap ku sambil memeluk bahu Willy


" Kenapa Bund?! tanya Willly


" Gw liat Siluet nya Jasmine, Gw kangen banget "

__ADS_1


Mereka tertawa setelah aku makin mendekati nya


" Bunda "


Aku memejamkan ku, lalu membuka nya lagi.


" bunda "


aku tertawa.......


" Kenapa masih duduk disitu, peluk bunda " protesku


Jasmine ku tertawa...lalu berjalan ke arah ku.


" Aku kangen "


" bunda kaga " jawab ku


" Bad lier "


Jasmine mengusap air mata ku.


" Aku disini bunda sayang, aku datang, aku kangen, aku sayang bunda " ucap nya.


aku memeluk nya lagi.


" Bunda kangen Ama Kaka, bunda sayang Ama Kaka "


" Apa kabar baby, here Iam De. Kaka Jasmine pulang, Ade lagi apa? Bunda Nakal ya De! pasti Ngeroko mlulu 😛" ucap Jasmine panjang sambil mengelus perut ku.


" Kaka Jasmine bawel De, Ayo kita tidur lagi De " jawab ku sambil tersenyum dan berbalik badan


Jasmine tertawa...


" Ya udah, aku balik lagi kalo gitu "


" kagaaaakkk!!!!!" aku memeluk nya lagi. aku cium pipi nya.


" Kaka sehat? "


" Sehat bunda "


" Udah makan ka?!


" Diet aku " dengan logat Inggris nya


dan duduk di sofa bersama sahabat sahabatku.


" Anak gw bahasa Inggris nya makin keren " ucap ku dengan bangga pada semua orang disini


" Like me " ucap Mihta

__ADS_1


" no, mirip gwwww Mith " protes Vero


" no, Jasmine itu gw banget " ucap Rossa.


dan kami tertawa.


obrolan dengan bahasa Inggris. kami tertawa, saling bersautan,


" Om Heri Nyampe ga sih? senyum nya aneh " ucap Jasmine membuat aku tertawa ngakak seperti yang lainnya.


" Ka... jangan salah! he can speak English very well, dia ga nyampe di matematika " protes ku dengan keras


" I see, ga mungkin Tante Angel mau ya Bund, kalo ga bisa speak speak English, secara Tante Angel kan ngoceh mlulu " ucap Jasmine dan kami tertawa. ( Heri tersenyum, Angel mengkerucutkan bibirnya )


" Kabiasaan Her! ucap Dimas tersenyum tajam padaku.


" Angkat, gubrakkeun " Jawab Heri sambil tertawa.


Dan kami tertawa.


" Kok bisa pulang sih Ka ?! tanya ku penasaran.


" Aku di jemput Om Erwin Bund " jawab nya lalu meminum kopi entah itu milik siapa.


" Gimana Disana Ka?" tanya ku serius saat ini.


" aku seneng Bund, di atas khayalan, semua nya Woow banget "


" Makan gimana ka? tanya ku


" Aku bisa makan enak Bund, ga ada masalah "


" Oh iya, Tan, baby baby nanti kita biasa in makan sereal yah, 1 bulan aku disana belom Nemu sarapan uduk Ama lontong sayur " ucap Jasmine


kami tertawa terbahak bahak.


" Loe mau nyela gw? apa Dimas nih, Jas !? tanya Heri sambil memeluk bahu Angel dan terus tertawa.


" Kagak om!! ini serius, kita kan bicara masa depan " ucap Jasmine sambil membakar rokok nya.


" anak loe Lih!!! ngomong nya dah Masa Depan " Dimas tertawa.


" Iya lah anak Gw " aku berbangga lagi.


" Gimana di pesawat ?! tanya ku


" Gila, sepanjang perjalanan, ngobrol nya soal materi materi aku,!!! rasa meledak otak aku " jawab Jasmine lalu mengatur mimik wajah nya.


" untung ga di bawain White Board ! "ucap Dimas


" Emang kenapa?! tanya Hanny dengan polos nya.

__ADS_1


" Kalo di bawain, ada kelas reguler di pesawat" jawab Jasmine dan kami tertawa.


__ADS_2