
kami menyelesaikan makan malam kami di rumah sakit. jam 9 kami mulai bersiap siap pamit pada Angel
Mamih Anna terlihat bahagia menghabiskan waktu bersama kami.
" Besok pagi Mamih ke sini lagi! ucap Mamih Anna sebelom pergi
" Kita juga balik ke hotel ya Her! titip Angel! kita ketemu di Jakarta, ucap gadis gadis ku
" beneran pulang malem ini Bund? tanya Angel pada ku
" Iya, Jam 3 pagi! ngejar pagi sebelum jam 6,
Jawab ku
" Gw cover di si Rio, Angel! jawab Sandri.
" ya udah!! ati ati, thanks ya....ucap Angel sambil menerima pelukan kami.
" Ayo balik ka! aku tarik tangan Jasmine
" Aku tidur di rumah sakit aja Bund! jadi kalo om Heri wara Wiri, Tante Angel masih ada aku...jawab Jasmine
" ikut gw balik aja Jas! gw malu sendiri an di rumah Hanny...ucap Dimas terkesan jujur..
" Jangaaaannn, teriak gadis gadis ku. malem pertama loh..
# Jangan gila deh! Dimas tertawa.
# setidak nya lah! Mitha menepuk bahu Dimas, Hanny tersipu malu.
" Ikut om Erwin aja yuk Jas!
" iya ada aku! ucap Dea berusaha manis lagi pada Jasmine ku.
" Jasmine ma gw aja Des! nanti balik ke Jakarta bareng gw! ucap Heri..dan di iyakan oleh Angel,
" ya udah ok! ati ati ka! aku setuju dan segera keluar kamar pasien
######
Di lobby hotel Willy
" Tidur...tidur...tidur....ucap Mitha sambil tertawa..
" emang bisa?. tanya Sandri sambil terus berjalan.
" Tau Deh!!! ga yakin sih! Mitha tertawa
" satu kamar aja yuks! ide ocha..
" good idea...ok! kita rapi rapih, trus tidur 1 kamar..
" Ikut Bund! ladies night kita!! ucap Sandri
" kaga deh makasih! Willy yang jawab, aku tersenyum.
" Pasang alarm! pak Iyus nunggu kita di lobby jam 3 ucap ku, " Bentar boy" masih ngomong nih...udah udah.....mereka dah gede, dah tau harus ngapain, Willy mendorong aku masuk ke dalam kamar dan segera menutup nya.
" Ya ampun loe nih!!ga sabaran banget! aku tertawa....dan Willy tertawa.
" Mandi ya Bund!!
" Emmhhh..Boleh!
" ok!! biar gw yang siapin!
Sambil menunggu aku rapihkan barang barang ku di kamar ini, Jam 3 Pagi langsung Teng Go! pikir ku.
Bund!! Siap...teriak Willy.
aku melepas celana panjang ku, membiarkannya hanya hanya memakai kaos yang aku pakai, berjalan menuju..
".Kok dah di Dalem aja!!gimana cerita nya!! aku tertawa karna Willy sudah berendam di dalam bathub.
" Ayo sini sayang!!
"!emm aku masuk dan baru melepas kaos ku...
" Bund!!Willy berbisik di telinga ku
" Emmhhh ( aku coba membasahi tangan ku yang masih kering )
" Bund!! ucap nya lagi lalu mencium leher ku...
" Awwww...ucap ku..
" kekecengan ya tanya Willy.
__ADS_1
kaget!! Takut licin.
" Ga akan!!gw pasti jagain...
Willy sudah meletakan tubuh ku di atas tubuh nya...mengukir nama nya di punggung ku.
seperti biasa..
aku mulai merebahkan badanku ke dada Willy, Willy begitu erat memeluk aku dari belakang!: gw suka posisi gini, Explore nya bisa semua..
ucap Willy mulai meraba gunung kembar ku.
Aku tertawa ketika Willy menghentikan cumbuan nya.
" Ada ada aja! bentar Bund! Willy memakai handuk nya lalu ..Apaaaaaa Mih? suara Willy terdengar kesal saat ini, aku menguping pembicaraan nya Willy dan Mamih Anna.
emmhh 10 menit Mih! ok!
Seneng! !? tanya Willy ketus kepada ku...
Banget! aku tertawa..,
Willy langsung membilas badannya, " ayo bilas Bund!! Ada Papih nya Angel di lobby.." aku membilas tubuh ku sambil terus tertawa. " Gagal " ucap ku mengoda Willy. " ga ada kata gagal, cuma ketunda! cup Willy mencium pipi ku.
" Pake baju santai aja Bund! cuma Papij nya Dea doang! anak anak dah kumpul di depan.
menggunakan celana pendek dan tank top, ku balut pashmina bercorak bunga dan sendal hotel menjadi pilihan kusaat ini.
Benar saja, di lobby sudah kumpul gadis gadis ku, Mamih Anna dan seorang laki laki yang bisa ku tebak Papih nya Angel.
Willy mengenalkan ku sebagai calon istri nya.ðŸ¤, dan kami berjabat tangan.
" Mau Sekarang atau besok pagi om" tanya Willy sambil membakar rokok nya.
" Menurut kamu gimana Boy? beliua bertanya pada Willy.
" Besok pagi aja om, sekitar jam 9 lah! Angel dah tidur malem ini, dia harus banyak istirahat . jawab Willy
" Better om istirahat dulu yah...Om, Ama siapa sekarang? tanya Willy dengan nakal nya.
" Biasa lah...jawab nya dengan santai.
" Ya udah, bentar aku buka kamar buat om yah! ucap Willy lalu pergi meninggalkan kami, obrolan antara Mamih Anna, Papih nya Angel, Sandri dan Mitha, Sementara aku lihat Rossa sedang duduk di kursi lain bersama wanita muda yang cukup cantik, mereka terlihat akrab dan terlihat tertawa tawa.
Willy kembali datang masih dengan rokok di tangan nya.
" Ok, saya ke kamar dulu, Ann...sampe besok pagi. kamu Mo ikut Boy! nanti saya panggil temennya Dini, ucap Papih nya Dea,,
" Wweiiiisssttt please deh om! jawab Willy.
dan mereka pun tertawa. Willy berjalan bersama Papih nya Dea dan Mamih Anna, sementara seseorang yang bersama Rossa, setika berdiri dan pergi mengekor di belakang mereka bertiga.
Aku dan tiga gadis ku. Merokok dan menikmati kopi. kami tidak membahas soal Papih nya Angel, kami malah memilih membahas kami sendiri.
Willy datang sendiri, seperti nya Mamih Anna sudah menemui Suaminya,
" ABG tua...Willy tertawa tawa sambil duduk di samping aku.
" loe kenal Cha? tanya Willy
" Iya, paling ketemu dua bulan sekali, atau pas ada acara undangan group gw aja! kenapa boy?
" Cantik! jawab boy.
" mau boy! Sandri mencolek tangan ku
" ga kuat tax and service-nya jawab Willy lalu memeluk aku, ( canda Bund )
" pinter juga lah boy, jawab ocha
" Masa? tanya Sandri
" iya, serius! kalo ga pinter, tas kerja doang ga mungkin Merck G*****
wakakakakakak kami tertawa.
" 9 bulan gaji gw....ucap Mitha.
" tidur yuk! dah malem banget nih " ucap Willy melirik jam di tangan nya.
" Nanggung boy! jawab Mith..
" sama gw juga tadi nanggung Mith! gw duluan deh "..Willy langsung menarik tangan ku dan kami semua tertawa.
Berpisah di lorong dengan gadis gadis ku, masuk ke dalam kamar, dan langsung mematikan lampu ruangan.
" Lelah sangaattt ucap ku sedikit berteriak ketika menjatuhkan diri ku di kasur...
__ADS_1
" masa iya Bund! tanya Willy mendekat pada ku.
" Iyaaaa ....( aku meletingkan badan ku )
" Sekali dong Bund! biar sekalian cape nya...ucap Willy makin mendekat kan wajahnya pada ku.
" Ga cape boy! aku memegang wajah Willy yang saat ini sudah berada di atas tubuh ku.
" kaga Bund! Boleh ya Bund!
( seorang Willy meminta pada ku )
Tanpa ucap aku membuka tang top yang aku pakai...
" thank Bund! Willy melepaskan kaos nya dan mulai mencium bibir ku,, dengan lembut aku membalas semua ciumannya. cumbuan yang membuat aku menggila, mengimbangi permainan bercinta dengan laki laki muda sungguh membuat hasis tenaga ku, tapi lelah ku berubah menjadi satu kenikmatan yang tidak bisa di ungkapkan dengan kata kata lagi, apalagi pada saat hentakan hentakan dari Willy yang mampu membuat meracau memanggil nama nya...booyyy,,,, gw...,boy....eeemmhhhh, Willy terlihat bahagia ketika aku terus memanggil nama nya....bentar sayang ucap nya lembut sambil ******* bibir ku dan...aarrrgggggghhh lahar itu lepas juga akhirnya, di akhiri dengan ucapan love you bunda dari mulut seorang Willy.
aku usap punggung nya, dan Willy mulai memiringkan badan nya, begitu juga aku, memiringkan badan ku menghadap Willy.
aku usap kembali leher nya dan Willy memeluk pinggang ku...
Willy sudah tertidur pulas, aku masih saja memandangi wajah tidur nya, laki laki hampir berusia 31 tahun telah merubah hidup menjadi lebih berwarna, memberikan kebahagiaan dan rasa kesal yang sangat untuk sikap nya yang masih saja bisa di bilang labil. emosi cemburu nya yang menggebu gebu, rasa cinta dan sayang nya menjadi satu kesatuan yang terus ada.
aku mengangkat tangan Willy yang memeluk ku, dengan pelahan dan yes berhasil. aku membersihkan diri di bawah shower dan mulai mengunakan baju ku, celana panjang hitam, kemeja body fit lengan pendek dan scraff menjadi pilihan kusaat ini. sudah jam 3, hp ku berbunyi, gadis ku sudah siap seperti nya.
" Boy, gw jalan yah!! anak anak dah siap! aku duduk di pinggiran kasur,, dan " emang dah jam 3? " tanya nya. ampir jam 3 boy! 5 menit lagi..jawab ku sambil mengendus di area leher Willy.
" eemhhh geli Bund, ucap nya lalu memeluk ku. ," enak wangi nya...aku terus mengendus kan hidung ku, mau lagi? penawaran gratis tapi sayang waktu nya ga ada. Willy tertawa dan aku menghentikan cumbuan ku.
" gw anter ke depan Bund!;;!wait the Minute ucap nya.
" ok! ucap ku. lalu menyiapkan segelas air putih untuk Willy.
Willy sudah siap mengantar ku, gadis ku sudah siap, dengan menggunakan baju ala kadar nya, aku tertawa sendiri, ternyata hanya aku yang sudah siap dengan baju kerja ku.
Pak Iyus sudah menaikan tas para gadis ku,
" Ngantuk ga pak?! tanya Willy
" Ga bos! dah seger, malem dah puas tidur, kopi dah abis segelas jawab pak Iyus panjang lebar.
Aku duduk di samping pak Iyus, aku buka pintu kaca mobil. " Gw jalan ya boy! aku menepuk pipi Willy, Willy sedikit memasukan kepala ke kaca mobil lalu mencium pipi ku lama. " Ati ati Bund! Sarapan, kabarin gw " ucap nya lalu melepaskan ciumannya.
Ok! jalan ya boy! ucap ku dan gadis gadis ku.
" Ati ati pak Iyus " ucap Willy. pak Iyus menjawab nya dengan tot suara klakson mobil, mobil berjalan pelan, Willy masih berdiri.
" Bundddd i love you...ucap willy sedikit teriak.
" Murahhaaaann loe boy " teriak Mitha dan kami semua tertawa.
Mobil mulai bergerak pelan dan sekarang lebih cepat..
" tega bener mba Mitha bilang bos gw murahan "...pak Iyus tertawa tawa.
" emang kaga pak?! receh banget kan! Mitha tertawa, sementara aku hanya tersenyum, mengangkat kaki ku ke atas, bersila dan membakar rokok ku.
Obrolan obrolan mengisi perjalanan kami pagi ini, jalan tol di pagi hari lebih sepi dan membuat waktu tempuh kami lebih cepat, kami beristirahat di rest area untuk memesan kopi panas..
Jam 5 pagi kami sudah sampai Hotel.
Parkir di basement, dan...
" Bund, kalo kita ke jalan nya ma pak Iyus gimana? tanya Rossa.
" Pak Iyus bukan sopir kita lagi Cha! jawab ku
" pasti banyak bahasan kita di mobil, driver yang Laen suka lepas control, gw ga demen protes Rossa.
" Iya sih bener juga! jawab ku.
bentar gw chat boy dulu Cha....( aku meminta pak Iyus menunggu sebelum dia pulang ke rumah nya )
" Ok Cha... bisa! ucap ku setelah mendapat ijin dari Willy.
" Pak, jam 9 bisa anterin kita jalan ga?
" Kemana Bund?
" Hotel ******** Tanjung lesung.
" Si bos?
" gw dah ijin boy pak! ok katanya...
" siap Bund! jam 9 saya tunggu di Alfa depan yah! ga enak kalo di sini. jawab pak Iyus
" Ok pak siap...ucap ku
__ADS_1