
" Ternyata gw kuat banget loh bund! 3 malem gw ga tidur. ucap Mitha sambil menikmati kopi pagi nya.
" Loe ada acara apaan Ama louise kemaren Mith!! tanya ku menyandarkan punggungku ke dinding.
" Acara kantor nya louise bund! January kan Louise balik ke Prancis bunda...Sedih juga sih, tapi kan gw bakal ikut dia 2 Minggu. ucap nya lagi.
Eh Gw Lupa mith! Loe serius 2 Minggu! Ga bisa lah! cuti loe bukannya sisa 5 hari. aku meliriknya. cuti tau depan masih belom bisa loe pake.
" Bisa bund! gw dah Konsul Ama orang staff HRD, ucap nya percaya diri.
aku mengisap rokok ku....mengingat sedikit syarat syarat cuti.
" Udah ga usah di pikirin Bund! gw ambil wisata agama, gw kan dah 2 taun gawe, jadi gw berhak buat itu. Mitha seperti nya tau apa yang aku pikirkan.
" tinggal minta surat keterangan dari travel doang kalo gw mau perjalanan wisata agama...kali ini Mitha terkekeh.
aku tersenyum kecut! emang paling bisa loe loe pada, kalo soal begituan. gw aja ga pernah kepikiran hal hal begitu. aku tertawa kecil.
" Pinter ya Bund! ucap Sandri..
" Kebangetan pinter nya....aku tertawa.
brug brug brug langkah kaki bersamaan dari lantai 3.
" Belom Rapih juga! tanya Dimas ketika melihat kami masih ber layah Leyeh duduk di lantai dan menyelesaikan ritual dandan kami.
" Bentar lagi #### seru kami kompak sambil tertawa.
# Loe pada gila yah! cewe aja ngerokok nya kuat banget gitu. kita aja yang laki ga separah ini...ucap Dimas sambil merapikan bungkus rokok yang sudah kosong.
Ayo jalan yuk! Willy membantu menarik tangan ku untuk bangun dari duduk.
# tinggal pake parfum doang.
Kami segera bergegas, merapihkan barang barang kami pribadi. lalu turun dan menuju parkiran.
Perjalanan yang hanya 15 menit, mobil kami mulai memasuki halaman rumah Heri.
# Banyak orang juga! ucap Mitha
# Ada pak Iyus tuh # ucap Sandri
# Angel nya mana? kok Heri doang Ama aErwin# ucap Hanny.
Heri menyambut kami, dan mempersilahkan kami duduk bersama nya di teras depan, sementara acara nanti akan di lakukan di ruang keluarga rumah ini.
Aa' kapan datang?! tanya ku ketika duduk, aku memilih di dekat Erwin.
15 menit yang lalu Cie! jawab nya sambil membuka tangan nya lalu di simpan di punggung kursi tempat aku duduk.
__ADS_1
( jadi bisa di pastikan pada saat aku menyadarkan punggung ku, terlihat Erwin sedang merangkul bahu ku ).
Duduk di antara 2 laki laki Ganteng!
Photo dulu dong ah!! aku meminta Dimas untuk mengambil hasil jepretan terbaik nya melalui Kamera photo ku.
" Bagus " Ucap Dimas, mengembalikan hp nya pada ku, segera aku share hasil photo tersebut ke Erwin dan Willy tentunya.
Aku melihat nya hasil photo nya lagi, Erwin menggunakan Kemeja Hitam pendaki gunung dan Willy menggunakan Kemeja Putih tanpa kerah untuk dasi. ( mirip seperti baju Koko ) sama sama ganteng dengan karakter nya masing masing. Erwin terlihat cool dan berwibawa, sedangkan Willy kekasih ku terlihat Tampan dengan jiwa muda nya, walaupun saat ini dia menggunakan kaca mata hitam nya, " Biar keliatan Dewasa" Ucap Willy sebelom di photo tadi.
Dari jendela besar aku lihat Angel sudah keluar dari kamar, Kulit Angel memang tidak seputih kulit ku yang notabene perempuan Bandung itu putih bersih, apalagi kalo di rawat setiap hari🤗. Menggunakan kebaya berwarna coklat Tua, wajah Angel terlihat cantik, aura pengantin nya keluar😀.
Petugas Dari Kantor Agama sudah datang, mereka sudah berkumpul di ruang keluarga. para bocah ponakan Heri bersiap mengintip dari segala jendela yang sudah terbuka lebar. aku dan teman teman, sudah duduk mengambil posisi di depan jendela percis menghadap ke arah Angel. tak lupa kami memanggilnya " Angel " Kita disini. ucap kami bersamaan sambil melambaikan tangan. Angel membalas lambaian tangan kami dengan senyum yang sangat manis.
" Will " Panggil Heri di depan pintu. Willy bangun dari duduk nya dan menghampiri Heri.
" Udah mo mulai, ucap heri.
" ok bentar " jawab Willy lalu kembali ke arah aku.
" A! Doain gw yah...ucap Willy.
Erwin berdiri lalu memeluk dan menepuk bahu Willy.
" Bisa Will! Aa' disini " ucap Erwin lalu melepaskan pelukan nya.
" Abis ini kita kawin bund! ucap Willy mencairkan kegugupan diri nya sendiri sambil mencolek dagu ku.
Juan membuat Video untuk di share ke Vero dan akan menjadi Story'nya di of nya.
" liat Willy Gugup Cie!" ucap Erwin sambil memeluk bahu ku.
aku tertawa..." segitu jadi wali ya a! apalagi jadi penganten nya...
" Aa' no coment, belom pernah! ucap nya sambil menarik ke dua alis nya.
" Tapi kan bentar lagi kali a! ucap ku
kemudian.
Erwin hanya tersenyum. acara Angel masih berlangsung, kemudian aku melihat sosok Dea, Manda dan de Genk datang dan duduk tak jauh dari ku.
Dea lebih memilih duduk bersama Arif dan Genk, sementara Manda sudah berpelukan dengan Rossa, Sandri dan Mitha.
" Dea, A! " aku colek pinggang Erwin.
" Jangan colek di situ nanti Aa cium nih! mumpung Willy ga liat" ucap Erwin sambil mengeratkan tangan nya di bahu ku.
Aku tertawa bersama Erwin. " Berani nya maen belakang " ucap ku lalu tertawa lagi.
__ADS_1
Erwin mengacak acak rambut ku. dan tawa kami terhenti ketika Dimas menepuk tangan ku. " Doa, Malih! tawa mlulu ". aku dan Erwin merapihkan Posisi duduk kami sedikit lebih tegak. lalu memejamkan mata dan berdoa.
Satu persatu orang keluar dari ruang keluarga Heri, acara pernikahan sederhana, tanpa ritual lempar bunga atau pun dansa seperti di novel novel. tapi aku bisa melihat, rona bahagia dari wajah ke dua sahabat ku.
Willy sudah berjalan ke arah ku lagi.
" Sukses Will!" Ucap Erwin lalu menepuk bahu Willy.
Willy tersenyum lalu memeluk aku. " Kawin yuk bund! mumpung orang nya masih ada tuh" aku tertawa sambil memeluk Willy.
" Gw dulu! Baru loe! Dimas coment sambil melepaskan pelukan tangan Willy pada ku.
" Gw seneng banget Lih, Liat Heri, kita ga pernah nyangka Heri kaya gini! " ucap Dimas menunjuk Heri dengan jari nya dan tangan satu nya memeluk Bahu ku.
" Tinggal kita Kong "! ucap ku pelan, ikut merasakan bahagia nya Dimas.
" Loe udah pernah! Gw belom! " ucapan Dimas yang datar dan membuat aku tertawa lalu memukul bahu Dimas berkali kali.
Angel dan Heri sudah keluar dari ruang keluarga itu. kami teman teman nya berdiri dan menyambut Angel..Terlihat Dea dan Manda n the Genk sudah terlebih dahulu memeluk Angel karna mereka duduk hampir di depan muka pintu masuk.
Dan..Angellll teriakk kami bersama...kami memeluk Angel bergantian. " Cantik! ucap ku sambil memeluk Angel erat " kami berpelukan, enggan rasanya melepaskan pelukan ini. " Udah Gantian, Si Angel belom meluk Gw! ucap Dimas sambil membuka Tangan nya. " Ogah Gw meluk loe! " Canda Angel lalu memeluk Dimas dengan erat.
" Udah Angel meluk nya! Hanny melototin gw tuh" ucap Dimas dan berhasil membuat kami tertawa lagi. # Aa', apaan sih! Hanny mencubit tangan Dimas, karna malu.
lalu aku memeluk Heri. " Selamat Her! Gw seneng Banget ". " Makasih Des' kapan nyusul? ucap nya lalu melepas kan pelukan ini.
" Kapan kapan " Jawab Dimas sambil terkekeh.
# Sial protes Willy dan mendaratkan tinjuan di bahu Dimas.
" Ayo makan lah se ada nya " ucap Susi sambil menarik tangan Sandri yang sudah duduk.
# iya tenang aja mbak! jawab kami hampir bersamaan.
# Mentah nya aja Mpok! ucap Dimas sambil mencolek bahu Mpok Susi.
# Iya ntar gw bawain beras ' Nyak, masih berkarung karung di dalem. jawab Susi
# Canda Mpok! Dimas tertawa,
" Mpok loe cantik deh hari ini, beda tipis Ama calon bini gw! Sini Gw Photo dulu ah. ucap Dimas sambil mengambil HP dan memoto mereka berdua.
( kami tertawa ngakak )
" Ah loe paling bisa deh dim " protes Mpok Susi sambil ikut tertawa.
" Gw pasang di ig Mpok! Langsung..
liat...Dimas terus menggoda Mpok Susi.
__ADS_1
Udah Udah Ayo makan! sekarang giliran Dimas yang di tarik tarik oleh Mpok Susi untuk mengambil makanan.