
" ihhhh tidur aja deh, Hanny complent karna Dimas terus tidur, padahal aku, Hanny dan Jasmine sudah berisik banget dari tadi.
"Aa...banguunnn atuh..." Aku menggoda Dimas, dengan melempar bantal.
" ihhhhh berisik mlulu,,," Protes Dimas, dan mulai bangun dari rebahannya.
Hanny membawakan air putih untuk Dimas...
" minum dulu A..." kata Hanny
" Ciyyyeeehhhhhh romantissss banget " kata Jasmine. jadi pengen....!!!!
" pengen ini..." Dimas memberikan gelas ke Jasmine, menyuruh Jasmine menaruh di meja...
" hhhhhh Om Dimas gitu mlulu ke aku..."
Aku hanya bisa senyum dan tertawa kecil lihat Jasmine dan Dimas.
" Om,,,,om tau ga?" kata Jasmine, sambil duduk di antara Dimas dan janny...( aku lihat, Hanny menggeserkan posisi duduk nya, memberikan ruang untuk Jasmine duduk )
" ga?!" Jawab Dimas singkat....
" tapi mau tau ga?!" Jasmine mulai BT.
Dimas yanh sudah hapal dengan suara Jasmine, langsung bilang..." ya ".
" iya apa Om?"....Jasmine tambah BT.
" Iya pengen tau dong sayang ". Dimas mengacak-acak rambut Jasmine )
" gitu dong....jadi orang tuh...harus peka.."
ucap Jasmine mulai bersemangat.
" ada apaan sih Jas ? Tanya Dimas
" Om..tau Malik & D'essentials dong! "
" Ohjj...ketika kurasakan sudah...." Dimas menyanyikan lagu nya.
" Emmmhhhhh Oom...kerennnn Banget" Jasmine mukul mukul bahu Dimas.
" iya lah keren....dulu kan Om vokalis band " ucap Dimas.
" Bukan Om yang keren, tapi Malik nya yang keren ommmm " Jawab Jasmine lalu dia cemberut.
Aku, Hanny dan Dimas...sumpah ketawa geli..
" iya iya Jass...terus.?! kata Dimas dengan sabarnya.
" kita nonton yuk om "...Ajak Jasmine.
" kita berdua ....ok...." Jawab Dimas sambil mengedipkan satu mata padaku, Hanny langsung memcubit tangan Dimas...
awwww jerit Dimas..
" Ihhhhhh sakit Han " Dimas meringis.
" Tabok aja Hannn " kata ku bersemangat.
" om, temen temen pada mau nonton...aku pengen banget om...tapi ga boleh sama bunda " Jasmine merajuk pada Dimas.
" Ddesiiii....bunda macam apa kau " Dimas teriak pada ku....pura pura marah pada ku.
ngelawakkk Dimas . ucap ku sambil ketawa.
" Jam berapa sih Jas " Tanya Dimas
" kayanya jam 7an Om, aku tadi ga sempet nanya, udah keburu BT Om "
"Ok...kita berdua nonton sayang " ucap Dimas
" Horeeeee.....yes...makasih ya Om", Jasmine memeluk bahu Dimas.
" ajas..maksud Om Dimas itu,,,,Om mau nonton ama Tante Janny. kan tadi bilangnya kita berdua nonton sayang " ( Dimas menggoda Jasmine )
__ADS_1
" jadi Om ga sayang ama aku?!" Tanya Jasmine sambil melepaskan pelukannya dan berdiri.,.
Dimas langsung menarik tangan Jasmine.
" ihhh marahan, iya kita nonton yah, Jasmine sayang " kata Dimas sambil terus mengacak-acak rambut Jasmine.
" thank Om...aku mau telepon temen temen ku dulu yah " Jasmine masuk lagi ke kamar nya dengan senyum yang lebar.
" ya ampun Des...semua hal soal Jasmine itu, langsung masuk ke ati gw loh " ucap Dimas, membuat aku terharu.
" kenapa? cemburu ama Jasmine?" tanya Dimas, karna wajah Hanny mulai BT.
" ya ellah Han...loe tau ga sih, Jasmine...pas bayi merah nya itu gw yang gendong, gw yang beliin popok ama tissu basah nya, ampe minyak telon nya". Dimas sambil memeluk Hanny.
" Iya yah Dim ", ( mengenang waktu itu )
salah beli ukuran popok, salah beli susu, ucap ku sambil tertawa.
" Merck susu nya bener malih, yang salah itu...untuk usia berapa? Dimas protes.
" Iya Han...please..." Kataku.
" Jasmine itu dulu kalo ketemu Dimas manggil nya apa Dim?! aku berusaha mengingatkan Dimas.
" Gw di panggil PAPA Ama Jasmine, hauudddduuhh kawin aja belom, masa iya gw jadi Papa " Jawab Dimas sambil ketawa.
dan Hanny pun mulai tersenyum lagi.
" Masa sih teh..?" Hanny bertanya padaku..
" Ga percaya dia Dim.." kataku sambil ketawa.
" kalo mau cemburu, jangan ama anak nya Han, ama moyang nya noh " Dimas melempar kacang padaku.
" Janda...loh Jan, pesona nya luar biasa...." Dimas menggoda aaku dan Hanny.
" Siiiaaalllan...." aku kesal tapi tertawa juga.
" aaaahhhhh aaa jahat" ucap Hanny sambil mukul mukul bahu Dimas.
" Nihhh..." berkali kali aku pukul kepala Dimas.
" biar encer otak loe ".
" Ampunnn Des...udah udah ...sakit malih..." kata Dimas sambil ketawa.
Hanny pun ikut tertawa.
" Des...loe ga masak?" tanya Dimas
" kagak.." jawab ku singkat sambil membakar rokok ( puas banget mukulin Dimas aku tersenyum )
" Aaa laper lagi?" tanya Hanny.
" Iaa banget..." Jawab Dimas sambil membuka buka kulkas.
" Perut udah gendut gitu juga A " Hanny mengoceh..
" berarti susu nya cocok Han" ucap ku sambil ketawa.
" Bener banget Ibu Desi...." (kata Dimas membenerkan omonganku, sebelom aku menggoda dia habis habisan )
" order ajalah..." kata ku..
Akhirnya makan siang dengan menu Japanese Food, makanan kesukaan Jasmine dan Hanny.
" Thankssss ya Hannn kata ku, special thanks for Dimas " ucapku, berkaca kaca...
" makasih banyak dah isi hari hari gw, tanpa loe, Hidup gw bakal banyak air mata deh". kataku sambil merapihkan bungkus makanan.
Jasmine memeluk aku..." bunda jangan sedih...nanti aku nangis nih...." suara Jasmine sudah berat.
" say thanks to Om Dimas dan Tante Hanny ka..." kata ku sambil membalas pelukan Jasmine.
Jasmine memeluk Dimas....thanks Om Dimas...thanks for everything..." kata Jasmine ku. Dimas mengacak-acak kembali rambut Jasmine. " Jangan bikin bunda nya sedih ya Jas" Pesen Dimas, " OK " jawab Jasmine, dan pindah memeluk Hanny. " Thanks Tante Hanny,,,dah mau jadi temen curhat ku".
__ADS_1
( so sweet banget )
Hanny memeluk Jasmine
Ting tong...suara bell rumah.
" Ada tamu noh Jas..liat sono " Ucap Dimas, (serasa tuan rumah banget...)
Jasmine menuruti perintah Dimas, pergih melihat tamu itu.
" Des, Jasmine dah gede yah...jagain ati ati..mana cantik lagi, tinggi...putih...pinter pula lagi..." Dimas terus mengoceh.
" Iya gw kasih makan, jadi gede deh...kalo cantik ama pinter". ( aku hentikan omongan ku )
" Turunan dari moyang nya " Dimas melanjutkan kata kataku sambil sewot.
aku dan hanny ketawa lagi...
" Ayo masuk aja..." Jasmine mengajak seseorang masuk ke ruang tamu.
" Siapa ka? tanyaku, aku masih mencuci 4 gelas kopi milik Jurangan Dimas..heeehh
" ahaii broo..masuk sini, jangan di situ " Dimas berdiri, menyambut tamu dan ku dengar suara langkah kaki seseorang.
" Pa kabar bos..."? tanya Dimas..
" Hallo " sapa Hanny.
" sehat sehat bro " Jawab...emmhhh Willy...!!! aku dengar suara Willy. Dimas dan Willy pun bersalaman.
" Hallo Hanny" .sapa Willy.
" Duduk duduk " Dimas mempersilahkan Willy duduk.
( aku ke kamar ya bunddd...teriak Jasmine..)
aku lap tangan ku yanh basah dengan tissu,
" Haii Will " sapa ku, sambil mendekati Willy yang sudah duduk di dekat Dimas.
" Haii bund " jawab Willy berdiri, dan mencium pipi ku..
" Aaanjjjaayyyyyyy...." teriak Dimas....kalah set gw.....Dimas memukul mukul bantal sofa.
Aku, Hanny dan Willy tertawa.
Willy duduk lagi di deket Dimas.,
" ga usah loe duduk sini, sana pindah" usir Dimas pada Willy, lalu memanggil Hanny supaya pindah duduk dekat Dimas.
Willy pindah dari duduknya.
" kopi Will? tanya ku pada Willy.
Dimass teriak lagi.." anjjaaayyy, yang baru dateng di tawarin kopi...gw dari pagi datang, kaga di tawarin apa apaan.."
Dimas terus menggoda aku....
semua kata kata yang keluar dari mulut aku, jadi bahan becandaannya Dimas.
3 gelas kopi..." Kopi nya jurangan "...kata ku sambil memberikan kopi pada Dimas..
" Kopi nya beib " kataku pada Willy, sengaja membuat Dimas gerah..
Willy hanya senyum, (takut dia di goda oleh Dimas)
obrolan santai dan sesekali joke joke konyol keluar dari kami berempat.
Jam 5 Jasmine keluar kamar, dan duduk di dekat Dimas, Hanny pun menggeser posisi duduk nya lagi.
" Ayo Ommm...jam 7 kata temenku", renggek Jasmine.
" Ok...mandi yang bersih, jangan lupa sikat gigi" perintah Dimas menyuruh Jasmine segera mandi.
" Jas...berdua yah...dandan yang cantik.."
__ADS_1
ucap Dimas sambil ketawa..