
"Pake mobil loe bro,",,,Dimas memerintahkan Willy.
" OK " jawab Willy.
Dimas sudah duduk di depan, di samping Willy. Aku, Hanny dan Jasmine duduk di bangku belakang.
" Tegang ya bro ". Dimas menepuk bahu Willy...relax bro....bawa santai aja.
Dimas mulai membuka pembicaraan, karna sudah 10 menit, suasana hening.
" Jas,,,,temenmu berapa orang yang bakal dateng" Tanya Dimas.
" emhhh geng aku doang, 3 orang, berarti 4 ama aku ".
" emang maennya geng-geng gitu ? Tanya Dimas.
" ya gitu deh..." jawab Jasmine.
" emang dulu om sekolah ga pake acara geng geng an gitu? ga punya geng yah?! "
tanya Jasmine dengan kepo nya.
" Ya ellahhhh Des...Jasmine merendahkan gw..."
aku ketawa ngakak
" tapi bener loh ka...Om Dimas itu temennya cuma bunda doang, jadi dia tuh bisa terkenal gara gara bunda..." aku ketawa ngakak.
" jadi maksud nya ...numpang ngetop gitu...." Jasmine mempertegas kata kata ku.
" Tepat...." kata ku...sambil ketawa.
" siallllll " ucap Dimas, loe pikir gw si Asep?
" Asep mana Dim? tanya ku, lupa akan nama Asep yanh Dimas maksud.
" Asep cobra, pikun " jawab Dimas sambil sewot.
aku diam sesaat memikirkan orang yang Dimas maksud, dan pas inget...." hahahahaha aku ketawa ngakak dan Dimas ketawa juga saat melihat wajah aku...
" Jas.,di geng nya ada yang cantik banget ga? tanya Dimas.
" emmhh siapa yah?! ada deh Om...dia dateng kok malem ini. cute banget pokoknya".
Aaaaww teriak Dimas, ( ternyata Hanny sudah memcubit pinggang Dimas )
" maksud Aa tuh...nanti kenalin ama si Willy, kasian dia kan jomblo tuh" ...Dimas menggoda Hanny dan Willy.
Willy yang nama di sebut jomblo...langsung protes..
" ga Jas...ga usah di kenalin. udah ga jomblo soalnya sekarang " celetuk Willy sambil melirik aku dari kaca spion. aku tersenyum untuk nya.
" Oommmm Willy...gedein dikit napa suara nya..."
Willy menaikan volume musik nya...
Aku biarkan Jasmine menyanyi, dan Dimas dengan sangat sabar, mengikuti Jasmine menyanyi lagu yang sedang di putar.
" ok sampai Jas...."
Jasmine sudah mulai girang.
kita turun dari mobil, emmhhh bentar bentar om,,," Aku telphone temen ku". "om..ayo beli tiket" kata Jasmine merajuk pada Dimas.
" ya ampun...ngapain beli tiket, bentar...bentar, gw telpone si kampret dulu" kata Dimas lalu menelpon seseorang. dan tidak lama, datang seorang manager cafe..memanggil Dimas.
" haiii Bos...ayo masuk..."
Manager Cafe itu langsung membawa kami masuk, tanpa membeli tiket masuk..
__ADS_1
Jasmine bingung..." kok bisa bund?
" preman ka...yang punya wilayah" jawabku asal.
ohhh gitu kata jasmine.
" Bund, itu temen ku, boleh aku gabung" tanya Jasmine.
" ok..." kata ku, ka,,,,kita standing di sini. inget ka, cuma ada meter di sebelah meja kasir...jangan terlalu deket ke depan, awas kalo ada yang ga kenal" ..pesan ku banyak sekali pada Jasmine.
" Jas..,om ikut...." Dimas ngelawak lagi.
Hanny langsung menarik tangan Dimas.
dan memeluk nya.
Willy hanya menggelengkan kepalanya..
" ga ada meja atau kursi kosong apa?! kata ku...
" ya ampunnn Malih...nonton konser musik, mana enak duduk...kaya ga pernah muda aja ihhhh" protes Dimas.
Hanny mencubit pinggang Dimas lagi.
" Aaawwww " Jerit Dimas.
tabok Hann kata ku.
" bund...gw cari kursi dulu yah.." kata Willy.
" broooo...loe mau kemana? tanya Dimas kepo.
" Nyari kursi , kasian takut pegel maklum dah ga ABG lagi" Jawab Willy mulai bisa becanda.
" diem diem disitu, ntar gw yang minta" ...kata Dimas sambil menelpon seseorang. 10 menit kemudian, 2 crew cafe datang membawa 2 kursi bar..." maaf kursi nya hanya tinggal 2 ini aja pak" ...kata crew cafe tersebut.
" ga apa apa mas...thanks you. maklum ibu itu sudah sepuh, jadi ga bisa berdiri lama lama" jawab Dimas.
" ihhh galak " kata Dimas dan Willy kompak.
dan aku tertawa berdua Hanny.
Aku dan Hanny akhirnya bisa duduk, sementara Willy dan Dimas hanya bisa berdiri saja...mengikhaskan untuk kami yang cuma bisa complaint doang.
" angggaaaaaaa " teriakkk cewe cewe di depan panggung.....
suasana sudah mulai on....
Band pembuka sudah menutup aksi nya.
lampu ruangan mulai redup sekali.
Dimas yang sudah dari tadi memeluk Hanny makin merapatkan pelukannya.
Willy sudah menyandarkan tubuhnya dekat dengan ku. aku merangkul Willy dari belakang. ku cium rambut nya dan siku tangan Willy sudah berada di atas paha ku.
" ketika...ku rasakan sudah..ada ruang di hatiku yang kau sentuh" ...suara angga ga rubah dari dulu....top banget.
emhhh lagu nya...aku mengikuti lirik lagu nya.
setelah lagu itu selesai, angga menyapa para pengujung cafe di depan.
" heyyyyy " teriak Dimas, Dimas kaget karna aku sedang memeluk Willy...
" napa Diimaas? kata ku, sambil ku lihatkan kemesraanku dengan Willy, aku cium leher Wlly, sementara Willy terus memegang tangan ku.
" hehehehehe.." Willy menepuk bahu Dimas.
" Dari kapan ini ? tanya Dimas
__ADS_1
" kenapa ga ijin gw dulu?! protes Dimas...
Aku dan Willy tertawa...
Hanny mencubit tangan Dimas lagi.
" aduhhh Han, udah nyubit nya...nanti merah, jadi nya item tau" protes Dimas sambil menunjukan leher Willy dengan jari nya.
" siaaaallll " ucap Willy sambil ketawa.
Sesekali Dimas maju ke depan panggung, aku lihat, Dimas memperhatikan Jasmine dan teman teman nya, lalu pergi lagi.
musik nya mulai lagi...dan aku menikmati suasana ini.
Aku bangun dari duduk ku, berdiri. berasa pegel juga duduk mlulu. Aku berdiri di depan Willy, mengeluarkan hp dan ikut mevideokan aksi panggung angga...Willy memeluk aku dari belakang, sambil sesekali mencium rambut, dan leher ku.
tiba tiba..dimas menepuk pipi ku,,,
awww kata ku...kubalas menepuk pipi Dimas...
" udehhh pelukannya napa ! nih lagu dah mau beres, jangan sampe Jasmine ngeliat loe begini...bisa berabe gw..." kata Dimas sambil ketawa.
Willy mencium leher ku dengan hidung nya lama, sebelum melepaskan pelukkannya. Dan sekarang berdiri di samping Dimas lalu menyalakan rokok nya...
" kasiaaaannnnn " Dimas smenepuk-nepuk bahu Willy..." yang sabar bosqu" ...Dimas menggoda Willy..
Aku lihat willy tersenyum kecut. iri pada Dimas dan Hanny yang masih bisa berpelukan.
5 menit kemudian, benar saja...pengunjung cafe sudah mulai meninggalkan area panggung dan berjalan ke luar area konser.
Pengunjung sudah mulai berkurang dan aku mulai bisa melihat jasmine ku di tengah teman temannya..
ku lihat mereka berphoto photo dulu...
" Will, loe mau tau desi dulu gimana ga??, tanya Dimas.
Willy menjawab..." HHEmhhh " doang
" Jasmine tuh, mirip Desi banget dulu.
cantik nya asikkk banget buat diliatin " ucap Dimas
" ga bosenin liat nya " Jawab Willy huuuhhff meniup asap rokok nya.
emmmhhh " ge er " Dimas menjitak kepala ku.
Jehehehehe " tapi itu bener loh ",
" cuma gw dulu lebih ramping ya Dim? kataku pada Dimas.
" iya karna Jasmine sarapannya sereal....kalo moyang nya kan uduk ama gorengan bu kantin" jawan Dimas sambil ketawa.
" eiiitttt jangan cubit Hannn" ...Dimas udah angkat tanggannya....dia tau kalo Hanny bakal mencubitnya lagi karna omongannya yang konyol.
Willy ketawa ngakak...KDRT Bro...
Jasmine menghampiri kami, setelah berpisah dengan teman temannya...Dimas masih merangkul Hanny...
" hai bund...seru yah.." Jasmine terlihat bahagia
" Banget Ka ! "
" om, gantian napa rangkul nya "
" sini sini Om peluk Jas "
aku pukul kepala dimas...
" Maksud aku, gantian ngerangkul tante Hanny nya...aku mau tante Hanny". Kasmine melepaskan tangan Dimas di bahu Hanny. dan sekarang Jasmine sudah merangkul Hanny denga manja..
__ADS_1
" Nasib buruk bro..." Willy gantian meledek Dimas yang mati kutu.