
Teriakan gadis gadis ku sungguh luar biasa.
" Akhir nya " Hanny memelukku.
" Apa nih ?! " tanya ku dengan tawa kecil
" Tau ahhh " jawab Hanny sambil terus memeluk aku. aku mengusap rambut nya seperti biasa.
" Ganntiian Hann" protes angel dan segera memeluk aku
" Iam happy for you, bund " ucap Angel
" Thanks you Mamih Angel " aku tertawa.
Heri memeluk aku, " Janjian gini caranya "
" program yang baik Her " jawab ku sambil membalas pelukan nya.
" Baguuuusss loe yah!!! hamil ga bilang Ama gw " protes Dimas, lalu menyimpan plastik bawaan di atas meja
" ih loe Dateng Dateng ngomel, bukannya ngasih selamat Ama gw " protes ku dengan sengit
" Lagian loe gitu " Dimas menarik tangan ku.
" kembar lih ? tanya Dimas
" Iya kembar, peluk nya jangan kelamaan " protes Willy sambil menarik tangan ku.
aku tertawa dan duduk di samping suamiku.
" kok ga bilang bilang sih Bund?! gw tau dari Mamih "
" Ngapain bilang Ama loe 'njie, loe jahat ma gw " ucap Willy ketus
" Gw jahat apa sih Boy! loe dari kemaren Uring uringan mlulu, ga jelas, bikin BT " protes Angel.
" Ga dikasih kali ma bini nya " koment Dimas sambil tertawa.
" Emang Angel jahat kenapa ?! tanya ku dengan santai...
" Makan bubur ga nawarin ma gw bund!! gw cuma pengen dia nawarin gw, kaya Hanny, enak kedenger nya di kuping gw "
wakakakakakak kami tertawa.
" loe tuh mau boy?! muka Angel merah menahan tawa.
" gw ga mau bubur loe! gw cuma pengen di tawarin doang " jawab Willy berlindung di rambut ku.
kami tertawa, Dimas terbahak bahak. aku mengusap pipi Willy
" Jangan di ketawain, kasian laki gw " aku bicara dengan sedikit tawa.
__ADS_1
" Puas ngetawain gw !! " ucap Willy sambil merapihkan posisi duduk nya. kami masih tertawa tawa kecil sambil terus saling mengejek.
kemudian Heri membuka kotak martabak.
" Bro, loe mau ga! ini coklat, ini telor! gw nawarin loe nih, jangan sampe gw di bilang jahat juga "
" Her..her itu bau nya, kok bikin gw mual, yang coklat loe bawa pergi deh "
" Serius ka Willy ?! tanya Hanny
" Gw seriuuusss " suara nya tegas. Willy menahan mulut dengan tangan.
" Daadddd, are you Ok " aku menghadap kan wajah ku pada Willy.
" no...buang itu Bund,... " Willy menutup mata nya, merebahkan kepala nya di sandaran sofa.
Dimas membawa pergi martabak dengan tertawa " eh satu deh, ini enak padahal " aaamm Dimas mengunyah nya sambil terus tertawa.
" teh panas Des " saran Heri dengan tawa kecil.
" Teh yah Dad"
" Teh manis anget, ka Willy ?
" Es teh manis Ngie' Loe ya bikin gih " jawab Willy mata nya terus di tahan tertutup.
" gw aja yang bikin Dad!!
Angel tersenyum dan masuk ke dalam.
" Boy, buka mata loe, nih gw yang bikin "
Willy mulai membuka mata nya, dan menerima gelas dari Angel.
Aku, Dimas, Heri, Angel, dan Hanny tersenyum melihat Willy saat ini.
" Atur nafas nya Dad! ilangin pikirannya, lawan dad! " ucap ku dengan tenang.
Angel mengambil gelas kosong dari tangan Willy, Willy mulai mengatur nafas nya.
" Sorry, Njie' " ucap Willy.
" What wrong Boy " Angel menatap Willy
" Sorry, gw sering ngedumel, gw sering maki maki loe di hati gw, gw cuma kasian Ama Heri, loe terkesan sadis, kalo minta sesuatu ma laki loe, loe kelewatan " ucap Willy dengan datar.
" Oh My God Boy " Angel memeluk bahu Willy.
" Maaf ya Njie' " ucap Boy
" iya Gw maafin, gw juga maaf ya boy, sorry "
__ADS_1
"anjjiiirrrr drama Korea " koment Dimas lalu menepuk bahu Heri. " sana loe berpelukan bertiga, loe korban yang di sakiti, Si Willy jadi Jagoan, si Angel penjahat nya "
wakakakakak kami tertawa terbahak bahak.
Willy sudah tenang saat ini, dia terlihat tanpa beban setelah mengeluarkan apa yang rasakan nya. pengakuan dosa dan kesalahan, membuat kita lebih lega.
" Dah lega Dad! tanya ku
" Udah Dong ! kan udah Minta maaf, Angel dah maafin gw " jawab Willy dengan suara Bahagia nya.
" Martabak tadi enak ya Kong! tanya Willy pada Dimas
" loe mau ?! tanya Dimas
" Mau, enak kayanya "
" Bentar!!!
Dimas berlari dan datang Kembali dengan martabak nya.
" Aa' ambil dari mana itu ? tanya Hanny dengan cemas
" Tong sampah, tapi masih utuh kok, belom di acak Ama Curut "
aaaaarrgghhh kami menjerit sambil tertawa..
" Canda Hanny sayang! gw taro di mobil, sayang Masa di buang, Heri tadi beli nya mahal loh, saking mahal nya bon nya ga di buang " ucap Dimas sambil memakan martabak dan melambaikan struk pembelian martabak.
" Heri tuh ga gitu Kong, orang nya " ucap Willy sambil menikmati martabak coklat.
" iiihhh gw curiga, loe ngebelain si heri banget " ucap Dimas dengan tawa nya..
" Siaallll gw masih normal.
dan kami pun tertawa bersama lagi.
" Besok gw ke Bandung! jalan Yuks " ajak Will
" bolehhh...." Dimas menjawab dengan semangat 45
" Anak anak Bawa semua nya bund ! ucap Willy
" Gw ajak Mitha, Boy !
" Ajak lah, Vero Ama Juan gw ajak juga "
" liburan dong kita " tanya Hanny
" Liburan, Bini Gw Baru dapet transferan dari Mamih....kita abisin, ucap Willy sambil mencolek dagu ku.
" Hemmhhh besok gw kerja kalo gitu " ucap ku dengan memasang wajah memelasðŸ˜ðŸ¤£
__ADS_1