Desy Janda 3 Anak

Desy Janda 3 Anak
Hari +1


__ADS_3

Ok. ini adalah hari pertama ku menjadi istri dari Willy Eka Raharja, Laki laki yang masih tertidur saat ini.


Aku turun perlahan dari kasur ku, membangunkan Sherly dan meminta untuk segera Mandi.


Turun dari kamar ku, Bibi sudah menyambut Sherly dan siap membantu nya mandi.


Jasmine dan Alam sudah dengan pakaian sekolah tentunya. mereka duduk di sofa, dengan tangan yang sibuk dengan Handphone nya.


" Kenapa ga sarapan ?? tanya ku pada Jasmine dan Alam.


" Nunggu Ade Ama Daddy lah " jawab Alam santai


" Daddy belom bangun, Ayo makan!! " ajak ku sambil duduk di kursi makan, memeriksa sarapan pagi ini.


Masakan kemaren di hotel, Mamih sengaja mengirim nya, kwartir kami terlalu cape hari ini.


Satu persatu anak ku mendekati aku di meja makan, duduk dan menunggu Satu adik nya. aku menyiapkan bekal untuk 3 anak ku. Yes! Sarapan rapih " Tenang ".


" Ga usah bekel kali Bund!! Buka kotak nya juga Malu " Jasmine merengek pada ku.


" Iya Bund! Aku kan Cowo, dah gede, masa iya bekel. protesnya pada ku.


" Gaaaakkkk " jawab ku dengan mulut yang di lebar kan.


Dan tak ada penolakan setelah aku memasukan bekal ke tas sekolah anak anak ku.


Willy turun dan mendekati kami berempat.


" Pagi " Ucap Willy


" Pagggiii Dad " jawab anak anak ku kompak.


" Dah Siap Nih " tanya Willy sambil menerima gelas berisi air putih dari ku.


" Udah Dong Dad! Dah cantik gini " jawab Sherly dengan centil nya.


" Aaarrggghhhhhhh " suara nyinyir dari 2 Kaka nya membuat aku tertawa.


" Ok!!! berangkat " alam menarik tangan Adik nya, aku mencium pipi 3 anak ku dan 2 orang diantar oleh Pak Iyus. mereka berangkat.


" Sisa Satu nih " aku tersenyum ketika melihat Jasmine yang masih duduk di sofa.


" Ga Ada Bensin ka ?! " tanya ku sambil duduk mendekati nya.


" Eeiittt Sembarangan Bunda ku, Aku males Bund bawa Mobil, aku yang punya mobil, aku yang nyetir, aku juga yang harus jemput Si Vio, trus si Fika deh " jawab Jasmine dengan menekuk wajah nya.


" RE_ SI_ KO " ucap ku tertawa.


" Resiko kenapa Bund! " Jasmine menoleh pada ku


" Resiko kita berteman emang gitu ka!!! Nikmatin Proses nya, Sampe akhir nya nanti Kaka tau, siapa yang bener bener jadi temen Kaka " aku menepuk bahu Jasmine ku.


" Gitu Ya Bund?! ( Jasmine ku mulai mencerna omongan ku )


" Ok Lah...Aku sekolah Bund! "cup mencium Pipiku dan berteriak


" Daaaaadddd....Jalannnn Yah! kabarin aku kalo dah sempet, Thannkkssss Daaddd " lalu pergi, masuk mobil dan pergi.


Willy mendekati ku dengan Handphone nya, lalu duduk di sofa.


" Cuti berapa hari Bund ?? "


" 5 hari, Sabtu Masuk langsung MOD, Dad" jawab ku


" Mo Ke Bali Bund ?! "


" Bulan Madu ?! aku terkekeh


" Mau ga ?! atau Thailand Bund, Keren! "


" Ga deh! Cape, Mending Tiduran di kamar, Simple dan menyenangkan "


" Heemmhhh Rendah banget seleranya ".


Willy mencibir dan memeluk aku.


xxxx


Ok. Jadwal Hari ini pengen banget, full di rumah aja lah, menyiapkan celana dan Baju kerja Willy, menunggu Willy keluar dari kamar mandi, dan duduk di sofa kamar sambil menikmati sisa sisa kopi yang hanya tinggal sedikit.


Willy sudah keluar dari kamar mandi, duduk di samping ku, dan aku membantu nya mengusap air air yang masih tersisa di punggung nya.


" Beneran ga mo ikut Bund ke Sentul Bund?"


" Ga Deh "


" Ada Vero, Mitha Ama Dea Bund "


Aku tersenyum...


" Berubah Pikiran ?! tanya Willy


" Belom, tapi menggoda banget, sarapan dulu deh, siapa tau nanti berubah "


" Susu aja " jawab Willy


" Ok " aku berbalik badan dan Willy mencegah langkah ku.


" Yang Fresh aja Bund, Biar steril " ucap Willy memeluk aku.


" Paling Bisssaaa " Aku tersenyum lalu mendorong tubuh Willy hingga duduk ke Sofa.

__ADS_1


Menyelesaikan waktu untuk saling mencumbu lalu selesai dengan gigitan Willy di leher ku.


" Uuummhhhcccaahhh ok cukup Bund! Waktu nya nyari duit ! ucap Willy


" Emmmhhh Nanggung Dad " aku menarik tangan nya.


" yang nanggung bikin penasaran, malem ya Bund! "


Willy menarik tangan untuk bangun.


" Emmhh " senyum kecut untuk suami ku.


" One Day after Married, Gw harus lebih Giat Bund " ucap nya sambil mengelus pucuk kepala ku.


Aku tersenyum mendengar nya.


Laki gw lagi semangat kerja, buat gw, buat anak anak, masa iya gw cuma mikir bercinta mlulu😛🤭😀


" Jadi ikut ga ?! tanya Willy kembali.


" Jadi Deh! Give me 10 Minute Dad " cup aku mencium pipi nya.


Bergegas ganti baju, Willy hanya memandangi aku, yang membuka daster kerajaan dengan dress longgar warna abu sebatas lutut. dengan sneaker yang aku beli dari ruko Heri, dan tas Selempang hasil gesek ATM Willy waktu di Bandung, cocok untuk pagi ini, menemani suami yang akan bekerja 🤗.


Sampai Hotel di Sentul Jam 9 kurang 10.


2 orang reception sudah menyapa kami, kami masuk ke Staff office, sudah ada Hanny, Angel, Vero, Mitha dan Arif. mereka sudah siap dengan senyuman


" PENGANTEN Woy " ucap Angel sambil tertawa membuka percakapan


" Kerja " Jawab Willy lalu mengambil roti milik Angel dan membawa nya masuk ke ruangan nya.


Sementara aku, aku memilih duduk di samping Mitha, membiarkan karyawan Willy bekerja dengan baik.


" Anak reservation loe buat gw deh satu " ucap Vero sambil terus mengetik


" Yang Mana ? jawab Angel


" Yang pinter lah "


" Semua juga pinter " ucap Angel lagi


" Gw yang milih tuh !!! " celoteh Mitha


" Masa? Ga yakin gw ! ga jadi deh, Ga Beres " ucap Vero


wakakakakakak aku tertawa.


" Parah dia Bund! ngehina gw! Sales Segmen 1 Hotel Bintang 5, By AC**** Management, Sumpah gw ke hina " cerosos Mitha berapi api.


dan aku tambah tertawa.


" Ok, Gw juga pengen ngopi " jawab ku dengan santai.


lalu meninggalkan Ruangan ini, duduk di restoran, memesan Kopi Latte dan mulai membakar rokok ku berdua Arif.


" Bund " Ucap Arif


" Ya Rif "


" Sandri ada cerita ga ?!" tanya Arif sambil membakar rokok nya


" Soal ?! "


" Hubungan Gw Ama Sandri Bund " jawab nya serius


" ga banyak " jawab ku singkat.


Arif menghembuskan nafas nya berat.


" gw kecewa Ama dia Bund "


" Kok Bisa ??? "


" Dia ga berjuang dan bertahan buat hubungan kita Bund, Gampang banget dia jalan Ama cowo Laen "


" Loe ngobrol lah Ama Sandri " ucap ku serius


" Udah Bund, ga nemu titik tengah " jawab Arif


" Loe masih hubungan Ama cewe itu ?" tanya ku kemudian


" Masih Bund! Ga bisa gw lepas saat ini " jawab nya dengan kacau


" Kenapa?! tuh cewe Hamil ?! tanya ku dengan gemas


" Iya Bund, dah 4 bulan, makanya gw stress "


Aku tersenyum miris..


" Ariiiffff....Kalo gw jadi Sandri, gw bakal lakuin hal sama, Cewe loe hamil, Sandri loe gantung, mau sampe kapan ?"


" orang juga ada batas jenuh nya kali Rif! Lagian loe Ama Sandri belom kawin, belom ada anak, ga ada beban apaan apaan " ucap ku kemudian.


" tapi gw sayang Ama Sandri Bund! 5 taun loh " Jawab Arif


" itu bodoh nya loe Arif!!!! Uuppss Sorry Rif !


Itu hak loe deh!! tapi kalo gw jadi loe, gw bakal lepasin Sandri, gw tebus rasa berdosa gw dengan semua kebahagiaan nya Sandri "


" Gitu ya Bund ?! tanya Arif

__ADS_1


" Itu aja belom adil buat Sandri. harus nya loe bisa lakuin lebih buat bikin Sandri bahagia, dengan ataupun tanpa loe "


Arif menarik nafas nya panjaaaang.


" Satu pun dari sahabat gw, ga ada yang bisa gw ajak ngobrol Bund! noh, bocah di dalem aja, enak kalo di ajak ngobrol yang Laen, tapi kalo gw dah mepet soal Sandri, Mereka Bubarrr, kaya nyamuk di semprot Bagyon "


Aku tertawa...


" Sahabat loe emang juara, satu di sakitin, semua ngerasa sakit, gw salut !! biar mereka belom Mateng Mateng banget, tapi akar nya dah kuat.


Sudah Jam 10, Arif meninggalkan ku, karna harus bekerja, aku kembali ke Staff Oficce, ngobrol ga jelas, tertawa dengan gadis gadis ku, dan sesekali masuk ke ruangan suami ku.


" Dad, Gw jalan ya ma Mitha, ga enak ganguin yang kerja " ucap ku duduk di meja kerja Willy


" Kemana?! " tanya Willy dan tangan nya otomatis mendekat di paha ku.


" Bogor doang, beli asinan Gedong Dalem "


" Nunggu Gw Lah Bund" ucap Willy lalu mengangkat sedikit rok ku dan mencium paha ku, menempelkan pipi nya, mencium lagi dan diam beberapa saat, kepala nya berada di kedua paha ku.


" Iam So Happy Bund! thanks for All " ucap nya pelahan.


" Iam So Happy too Dad! I love you " ucap ku sambil mengangkat wajahnya agar melihat mata ku.


Dan Drakor ku terhenti karna panggilan telepon di ruangannya Willy. dengan mode loud speaker


" Iya Han"


" Aku Ka Boy! Bukan Hanny "


" Heemmhh Apaan ?


" Mo Masuk !


" Ngapain Sih?


" Aku Ama Aa' Nih "


" Ya Udah Masuk Deh "


dan sambungan telepon terputus


" Gw Ngumpet ya Dad ?! tanya ku pada Willy


" Emang Kucing! Ngaco deh !" Willy tertawa terbahak bahak.


Pintu di Buka oleh Dea, Dea datang bersama Erwin. Willy sudah di berdiri di dekat Sofa, dan Aku Nyonya pemilik Hotel, Duduk di kursi kerja Willy😀.


" Pagi A... " Sapa Willy


" Pagi Will, Maaf Gangu nih " jawab Erwin.


" Eitt masa Gangu, Ada apa A, Duduk dulu deh " ucap Willy lalu mereka bertiga duduk di sofa.


" A, Mau ijin bawa Dea ke Bandung Will "


" Emmhh, ( Willy melirik pada Dea ) Ya udah A! repot ga A ? tanya Willy


" Belom sih, ga tau kalo ntar " jawab Erwin


### eerrggghhh Dea memukul bahu Erwin #####


" Ya udah, Asal ada kabar aja sih A! Gw ga masalah kok, Ya Ga Bund ?! tanya Willy pada ku.


" Iya Kali " ( Jawab ku dalam Hati )


Aku Hanya senyum.


" Ya udah A pamit Ya Will " ucap Erwin.


Aku berdiri berjalan ke dekat Sofa.


" A, Jalan ya Cie' " ucap Erwin lalu memeluk aku.


" Iya A. Makasih ya dah bantuin kemaren kemaren, trus ati ati di jalan " ucap ku. Erwin hanya senyum seperti biasa


Lalu Dea memeluk aku.


" kado dari aku Nyusul ka Desi "


" Hehehehe Ga usah! loe kan ga gawe " jawab ku sambil terus memeluk Dea.


" Lah kan ada Aa' kali ka " Protes Dea mode sombong


" Oh iya gw lupa. Ok Gw tunggu, kalo gitu". aku tertawa sambil menepuk pipi Dea


" Bunddddd... Apaan Sih " Willy Mengeleng kan kepala nya.


"Canda Dad" ucap ku, lalu ikut mengantarkan Dea dan Erwin Sampai ke Parkiran.


OK Akhirnya Drama Korea ke dua selesai, Aku berangkat dengan Mitha, menghabiskan waktu di daerah di Bogor.


" Salah Keluar Tol " Mitha sudah Panik


" Kagak Mitha "


" Belok Kiri apa Kanan ?" tanya Mitha


" Ga Tau " Aku Jawab seadanya


" Huuuuuu " ( gaya anak ig ) dan kami tertawa berdua.

__ADS_1


__ADS_2