Desy Janda 3 Anak

Desy Janda 3 Anak
Akhir bulan di bulan Februari.


__ADS_3

Tgl 25 Februari,


Seperti sore sore kemarin, setiap jam 3 sore, ada makanan yang Willy kirim untuk ku melalui aplikasi **Food.


" Bund, makan makanan nya "


" Apa sih Cha ? masa makan mlulu, gw dah gemuk " protes ku.


" Makan dulu, gw ga mau ponakan gw kelaparan " Rossa terus membujuk ku.


Aku tersenyum, perhatian suami dan sahabat sahabat ku begitu besar. perut ku sudah mulai buncit, aku sudah tidak bisa menggunakan rok kerja ku lagi, dan Dress di balut jas, blazers atau Coat menjadi pilihan ku.


Sampai dengan saat ini aku masih bisa mengendarai mobil untuk berangkat dan pulang kerja. ini bukan kehamilan pertama ku, jadi rasa nya aku lebih siap, dalam menghadapi hari hari kerja ku.


Kehamilan ku tidak menggangu semua rutinitas ku, aku menikmati hari hari ku.


Malam ini Jadwal aku kontrol ke rumah sakit, rencana USG 4D, Willy begitu antusias,


" jadi itu kuping anak saya Dokt, lucu ya dok ?! pertanyaan dari Willy membuat aku tertawa.


" Muka nya mirip siapa Nih " dokter Agnes menggoda Willy.


" Mirip saya lah Dokt, orang saya Daddy nya kok " jawab Willy dengan ketus


" Mau tau jenis kelamin nya ga ? tanya dokter Agnes pada aku dan Willy


" Ga usah Dokt " jawab kami kompak


Dokter Agnes tersenyum...


" Ok "


" Kondisi semua nya aman, banyak minum, ga usah takut dengan berat badan yang naik, vitamin tetep di minum dan ...


" Kurangin ngerokok " sahut Willy.


" Daddy yang pintar " Dokter Agnes tertawa dan aku tersenyum sinis pada Willy.


Tanggal 26


sore setelah pulang kerja, aku dan Willy menemani Jasmine pergi untuk membeli perlengkapan yang masih di butuhkan.


" Apalagi ka?! jangan sampe ada yang lupa ?!


." udah semua sih Bund! aku minta beli Baterai laptop boleh ?!


" Beli laptop baru aja Jas! usul Willy


" Ga perlu Dad, Laptop ku layak pakai, ini cuma buat prepare doang "


" Ok " lalu membayar barang yang Jasmine butuh kan.


Di rumah Dimas


" Besok jalan jam berapa, Sayang ?! tanya Dimas sambil mengelus rambut Jasmine ku.


" Jam 3 Om Di bandara, Om , Tante pada Anterin aku kan ?


" Pasti, gw Ama Hanny pasti ikut nganterin ". jawab Dimas dan Hanny tersenyum dengan Kata kata Dimas.


" Dokumen Dokumen siapin dalam 1 tas, Jas " perintah Erwin.


" Siap Om " jawab Jasmine.


" No telphone Papih ku dah di save kan?! aku dah kasih no handphone Jas ke Papih Ama om Anwar " ucap Dea.


" Siap Tan, Dah Aku save semua nya "

__ADS_1


" Ini Dari aku, ini dari Aa " Hanny memberikan amplop putih untuk Jasmine.


" Yang ini ka Willy punya " Hanny memberikan amplop coklat untuk Willy.


" Dari Daddy, Jas " Willy memberikan nya pada Jasmine.


Jasmine ku tersenyum lalu mengucapkan terima kasih.


" Gw Ama Aa' ini doang yah! pecahan receh, buat beli cola " ucap Angel lalu memberikan amplop nya pada Jasmine.


Lagi lagi Jasmine tersenyum dan mengucapkan terima kasih.


" Setor ke bunda ka " ucap ku santai


" Sumpah Ga lucu " protes Dimas dan aku tertawa.


" Buat bikin semangat belajar Jas " Erwin memberikan notebook pada Jasmine, " semua udah di install lengkap "


" Ya ampun "


Makasih banyak yah buat semua nya, aku jadi sedih Nerima nya.


" heyyy kok Sedih! gw malah yang sedih, gw ga bisa nyiapin buat bekel loe disana" ucap Heri sambil mengacak acak rambut Jasmine.


" Belajar yang bener ya Jas, gw mo nitipin anak gw nanti, biar bisa jadi contoh Yah, buat anak gw, Jas! " ucap Dimas sambil merangkul Bahu Jasmine. Dan di iya kan oleh Heri dan Willy.


######


Jam 1 Siang, kami bersiap ke Bandara.


" Cek lagi ka! sebelum kita berangkat " aku terus-menerus bicara.


" Udah Bunda ku sayang " jawab nya dengan senyum


" Siap Ka ?! " Willy sudah berdiri di depan pintu.


" Siap Dad "


" Jangan duduk di depan De, duduk sama Kaka " ucap Jasmine meminta Alam adik nya untuk duduk bersama.


Sepanjang perjalanan, Jasmine ku memeluk bahu ke dua adik nya. mereka berbincang hangat.


" Kaka cepet pulang yah ? ucap Sherly


" Iya kalo dah beres Kaka pulang "


" Aku boleh pake PC Kaka ?! tanya alam


" Pake deh! kalo ngeprint jangan banyak banyak, Tinta warna mahal, Kaka pake yang ori itu " jawab Jasmine


Aku dan Willly saling melirik dan tersenyum.


" Kamar Kaka boleh aku pake? tanya Sherly


" boleh, tapi ga boleh acak acak buku buku sekolah Kaka, Kaka ga suka "


" Ok " jawab Sherly.


" Kalo aku kangen Ama Kaka gimana? kita video call Dong ?! tanya Sherly dengan wajah polos nya.


" Kaka belom tau disana gimana?! kalo kita ga bisa video call, Ade buka Gmail, nanti Kaka kirim email ke Ade "


" Aku ga tau caranya ?! Sherly ku terlihat sedih


" Gampang, Ada Abang Sherl! itu kecil " jawab Alam


aku tersenyum lagi bersama Willy.

__ADS_1


" Selama Kaka ga ada, becanda nya jangan rusuh yah, kasian bunda nya kan harus banyak istirahat, biar Ade bayi nya sehat " ucap Jasmine pelahan dia menurunkan volume suara nya...


" Ok " jawab adik adik nya.


Sampai di Bandara,


Menelusuri lorong dan Akhirnya di check Point yang sudah di tentukan.


Aku dan orang tua teman Jasmine yang lain nya saling berbincang, saling menitipkan anak anak kami dan seorang pendamping acara olimpiade ini membuat group chat wa untuk kami.


Dan waktu nya untuk mereka Bersiap Check in. aku dan sahabatku mulai memberikan nasehat.


" Ati ati, kabarin Gw kalo dah sampe "@Dimas


" bawa Santai Aja Jas, Selamat berlibur "@Heri


" Gw bakal kangen Ama loe Jas"@Angel


" Nanti aku save up an Drakor kita " @ Hanny


" Aku Ama Aa' pasti kesana " @ Dea


" jaga kesehatan, makan yang bener, Vitamin di minum " @ Erwin.


" Jangan tidur malem malem, ada waktu langsung, istirahat " @Willy


dan aku, aku memeluk nya seperti sahabat sahabatku yang lain.


" Doa terbaik dari bunda, I love You So much "


sambil terus memeluk nya dan mata kami berkaca kaca.


Teriakan Anto menggema " Kaaaaaaaa "


Anto berlari, langsung memeluk Jasmine.


" Ati ati ya sayang, Jaga diri baik baik " ucap Anto dengan terus membelai rambut anak ku.


" Ok, Aku berangkat, Jangan kangen ma Aku, karna Kangen itu Berat " ucap nya dengan nada mengejek kami, dan kami tertawa.


" Bunda, Tante Hanny, Tante Angel...jangan dulu pada belanja baju baby yah!!! Aku pengen ikut soalnya, Jangan dulu lahiran, tungguin aku " ucap nya sambil berjalan Mundur.


dan


" Adeeeee....Kaka mau liat koala Weeewww " dengan bibir mencibir nya Jasmine ku mengejek adik nya Sherly...


Jalan nya terus mundur, senyum nya terus mengembang, dan satu teman nya membalikan badan anak ku, agar jalan melangkah ke depan.


Kemudian langkah nya semakin cepat, Bersama 12 orang teman temannya dan 5 orang Guru pendamping.


Doa mengiringi kepergian nya.


Aku memeluk Willy, " Kangen, gw Dad ".


Willy mengusap rambut ku.


Sherly dan Alam, ikut pulang bersama ayah nya. tinggal aku dan Willy berdua di mobil menuju perjalanan pulang ke rumah, Banyak diam sepanjang perjalanan.


" Jangan Sedih dong Bund! kasian Ade bayi, dia pasti sedih " Willy mengusap perut nya.


" kangen Dad " ucap ku pelan


" Nanti gw obatin " Willy mengedipkan mata nya.


" Ga Nyambung "


" Sambungin lah! "

__ADS_1


Heemmhhh aku berucap manja.


Willy mengusap bibir ku.


__ADS_2