
Malam ini, Jasmine sudah memberikan kabar, " Sampai dengan Selamat" dan Chat Di Handphone ku langsung bersautan.
" Dah tenang kan Bund ?! tanya Willy sambil memeluk aku
" udah dong " aku tersenyum.
" boleh Dong " tanya Willy
Aku tersenyum dan mengusap leher nya.
" boleh, tapi lusa gw ke Yogya ya Dad "
" Jalan Lagi ?!
" Iya "
" Ga boleh jalan sendiri, gw ikut, nanti gw minta Rossa pesenin tiket "
" Ok " aku lepas sendiri dress merah ku. Willy tersenyum.
" Gede ih " ucap Willy mengusap gunung kembar ku.
" Nanti makin gede Dad "
" Makin enak dong Bund " tanya Willy dan mulai mengisap nya.
" Tentunya " jawab ku dengan manja.
Willy menjelajahi seluruh tubuh ku, mencumbu semua area sensitif ku, memberikan kiss Mark yang banyak di tubuh ku.
" Buka kaos nya, jangan curang " ucap ku dengan ketus.
Willy tertawa...dan melepas kaos nya.
" udah gemuk lagi dad " aku usap perut nya.
tidak ada jawaban, Willy sudah sibuk bermain main lagi.
" Perut nya dah Endut Bund " ucap Willy mencium pelahan perut ku lalu turun ke bawah
" it's Mine " Willy sedang memainkan lidah nya..
" lebarin lagi dong Bund!! masa gini " protes Willy
" iihh kebiasaan deh! aku menahan nya dengan mendekatkan kedua paha ku.
" Bunddd... " ucap Willy melebarkan kedua paha dengan tangan nya.
""" Aarrrgggh Dadd... " aku menjerit.
" gw suka Bund!
" geeelliii " aku berteriak manja
Willy terus mencumbu ku, dan seperti biasa nya kami selalu melepaskannya bersamaan, menikmati kegiatan bercinta kami, dan akhir nya terbaring lelah dan senyum yang mengembang di wajah masing masing.
#####
" Bangun Bund! dah pagi sayang " Willy membangunkan ku dengan mengusap perut ku yang makin besar.
" Bentar Daddd, masih lemes "
" ok! 10 menit ! ucap Willy membuka daster ku dan terus mencium perut ku.
" Kapan lahir de! Daddy dah ga sabar sayang, kamu tuh cewe apa cowo sih ?!! ucap Willy berdialog dengan baby ku.
" bencong Dad " jawab ku
Willy tertawa terbahak bahak.
" Bunda nya kurang Ahlakkk ya De " ucap Willy tertawa sambil terus mengelus perut ku.
aku tertawa dan meraih wajah Willy
" Canda sayang "
" Yuk Bangun, kita cari rupiah yang banyak " ucap ku lalu merapihkan daster yang sudah lecek.
Hari hari terus berjalan, Jasmine ku memberikan kabar setiap 2 hari sekali, Video video kegiatan Jasmine ku selalu di share oleh guru mendampingi nya di group, dan aku share di group keluarga ku.
#####
Sudah Di bulan Maret, rencana pernikahan Dea dan Erwin semakin dekat.
" Hann, ntar loe ma Dimas jadi pendamping gw di pelaminan yah! ucap Dea yang sedang Duduk Di Sofa.
" Masa Gw Sih De! Biasa nya yang tua yang jadi pendamping itu De " protes Dimas.
" Ayo Jalan Lih!
aku mengukur bola yang hendak di aku tembak. ( sampai dengan saat ini, Billyard masih jadi kegemaran ku )
" Iya Loe, ga boleh Gitu " protes ku.
" Gw Malu kalo Di pajang pajang Gitu A" ucap Dimas
" Sehari doang, dan Cuma 3 Jam " Protes Erwin.
__ADS_1
" Ok lah! buat Aa gw satu satu nya " jawab Dimas dengan berat hati.
" Yang kurang Apa De? " tanya Hanny.
" isss salah Han, loe manggil nya teteh, bukan de de " ucap Angel sambil tertawa..
dan kami tertawa.
" Teteh Dea " ucap Dimas
" Ih Ga pantes, Sist...gw panggil loe nama aja lah" ucap Dimas sambil tertawa.
" Apaa sih ngomong nya, ga penting buat gw , hal hal begituan " protes Dea.
aku tersenyum sambil memeluk Willy.
" Dea sekarang lebih Dewasa yah !! ucap ku dengan Jujur.
" Ga Moody's sekarang " ucap Angel
" Kan mau nikah ya De! ga boleh manja, ga boleh cepet marah, harus sabar " ucap Erwin memeluk bahu Dea.
" Gemar menabung " ucap Dimas
" gotong royong " ucap Heri
apalagi Lih?! Tanya Dimas pada ku
" bermusyawarah untuk mufakat " jawab ku.
dan kami tertawa...
" itu candaan apa sih A! kadang ga ngerti deh " Angel bertanya sambil tertawa.
" Kita tuh, dulu sering banget di hukum, Angel " ucap Heri.
" dulu ada, nama nya pelajaran PMP, isi nya begituan " jawab Dimas
" Saking sering nya mereka di hukum, Kalimat kalimat itu, mereka hapal" ucap Erwin tersenyum nyinyir
" Dan Jadi bahan becandaan!! " tanya Willy
" iya, tapi lucu kan ?!! Tanya ku
" Kagak "
" Kagak sih ketawa ?! protes Dimas
######
" Cha, besok nginep di Sentul yuk "
" Iya, Mitha ma Sandri dah pada ok tuh " ucap ku lalu merapihkan file file yang sudah aku sign.
" Undangan banyak banget, dan dia ngerjain sendiri " ucap ku lagi.
" kenapa ga pake WO aja sih Bund?! irit banget, aErwin tuh dah terima pembayaran ke dua loh, dan itu bukan jumlah yang kecil "
" Masa sih Cha?! aku tersenyum
" Bener Bund! dan bersiap lah....bulan besok program di Update dan 3 bulan ke depan stay di sini buat trying error' program "
" Ngeri denger nya Cha, loe kok dah tau duluan sih Cha?! tanya ku sambil mengusap perut ku.
" Lucas Bund! gosip "
" Lucas berubah semenjak gw kawin " aku tersenyum
" iya gw tau Bund! jaga jarak banget yah " Rossa tertawa
" Bocah, ga inget umur "
" Belom kawin kawin Bund! Rossa tertawa
" loe mau ma dia ?! aku menggoda nya
" Ogahhh, Gw cinta mati Ama Aryo Bund "
" segitu nya yang cinta...." dan kami tertawa.
" BTW, itu Dea kenapa ga pake WO Bund ?!
" Dea nikmatin banget semua proses nya Cha, dia tuh nyari undangan sendiri, souvernir sendiri, Ampe ke bahan kebaya, yang kita fiting kemaren aja, dia nyari sendiri Cha ?!
" Seriusan Bund! bahan kebaya doang?! tanya rossa
" iya, dan dia ngerjain semua dengan senang hati "
" Gila ya Bund!!! bocah itu, biasa terima jadi, terima enak, eh sekarang mau ngerjain begituan " ucap Rossa
" Cinta Ocha...dan Abang gw itu Type perfeksionis banget "
" Keliatan banget sih, tampang nya dingin gitu "
" Dingin juga meleleh kalo Cha, kalo di siapin yang panas panas mlulu "
" Bener bener Bund "
__ADS_1
dan kami tertawa lagi. membayangkan Dea dan Erwin.
#####
Dea, Erwin, Dimas, dan, Willy ( duduk di ruangan kerja Willy )
" Aa', jemput Papih nya Dea ke Australia " ucap Erwin.
" Ngapain sih A pake acara di jemput ?! tanya Willy
" Beliau yang minta " jawab Erwin.
" kapan Aa berangkat?! tanya Dimas
" Kamis malam, Jumat siang dari sana, Sabtu resepsi, Minggu malem Papih harus balik lagi" ucap Dea.
" Ajak Jasmine balik A! ucap Dimas dengan semangat nya.
" Aa' mau nya gitu " jawab Erwin
" bunda nya kangen, mewek kalo lagi chat an berdua " ucap Willy.
" kalo Aa ajak pulang, takut gangu konsentrasi nya " ucap Erwin menimbang pendapat nya.
" kaga A! anggap aja dia perlu Liburan " ucap Dimas.
" iya bener A, Ajak A " ucap Willy
" Iya A, masa kita nikah, Jasmine ga ada, Ga seru A..." pinta Dea dengan manjanya.
#######
Jumat siang, aku menyelesaikan semua pekerjaan ku, laporan sudah aku kirim ke Mr. Akhian dan Lucas seperti biasanya.
Meeting dengan Dept head di buat oleh Rossa sore ini jam 3, selesai hampir jam 5 dan waktu nya pulang.
Pulang bersama 3 gadis ku, Rossa, Mitha dan Sandri.
" Gw yang bawa Bund! bunda duduk manis aja " ucap Sandri.
" Mampir ke apart gw! gw belom siapin Baju buat Aryo besok "
" Iya bener Sand! gw lupa pakean belom gw laundry " ucap Mitha..
" ih hebat nya yang dah punya tanggung jawab, latihannya udah cukup tuh " ucap ku
" Udah lulus ya Bund ! tanya Sandri sambil tertawa
" tiga tiganya gadis gw dah lulus probation tinggal sign kontrak permanen aja " ucap ku sambil membakar rokok ku.
mereka tertawa...
" emang nya kerjaan Bund!!! protes Rossa
" eh kawin itu kerjaan juga loh! jangan salah "
protes ku
" iya iya ok! tapi sini itu rokok, cukup Bund! dah setengah tuh " ucap Mitha memaksa aku memberikan rokok yang baru aku hisap setengah nya.
" Ih baru juga mulai, Mith "
" Kagak! sini gw lanjutin " protes Mitha lagi.
Dan sampai lah di apartemen Rossa.
" sorry berantakan " ucap OCHA sambil membuka handle pintu.
kami masuk dan duduk di sofa,
" Anjjiiin**** BH loe" ucap Mitha sambil melempar Bra berwarna merah yang tergeletak di bawah sofa
kami tertawa terbahak bahak.
" ini bersih Mith" Rossa mencium nya.
" Iiihh jorok loe " ucap Sandri
Aku tertawa, menahan perut ku.
" Serius Bund, tadi pagi gw dah rapi mo jalan, Bisa bisa nya mas Aryo narik gw..." ucap Rossa
" Trus ?! tanya Mitha
" 15 menit doang, yang penting nyampe " jawab Rossa
" trus ?! tanya ku
" Gw mandi lagi, gw lupa BH gw dimana, jadi gw ambil yang baru deh " ucap Rossa dengan santai nya.
Gadis gadis gw gila.....
" Ok, rapih, gw dah bawa baju, baju mas Aryo gw bawa sekalian " ucap Rossa dan kami kembali ke mobil menuju apart Mitha.
" Ga perlu turun, gw cuma 10 menit " ucap Mitha
" gw dah tau otak loe, loe ga mau ke gap kan kaya tadi gw " ucap Rossa dengan sewot nya.
__ADS_1
" Iya, kamar gw jauh lebih ancur! loe tunggu di sini " ucap Mitha dan berlari-lari.
#######