
" Udah Dateng tuh " ucap Dimas yang suaranya bisa terdengar oleh kami, ketika kami berempat masuk ke ruko Heri.
" Ayo Siap Siap kita balik Bund " ucap Willy
" Baru juga Sampe " protes aku dan Angel
" Kita jalan ke pantai lah " ucap Dimas
" Honeymoon Angel, kaya di Drakor yang loe tonton tadi pagi " ucap Heri dengan mata nakal nya.
" Serrriiiuuusss ?! "
" Iya ayo Buru ?! Ucap Willy
" kita ikut ga A?! tanya Dea pada Erwin
" ikut, gw ajakin, anggep aja Bulan madu loe, di Depe sekarang " ucap Dimas datar.
" aaaarrhhhhhhh " kami tertawa ngakak
Dea mengerutkan bibir nya dengan sinis.
" Ade ipar ga ada ahlakkkk " Heri memukul bahu Dimas berkali kali, saking girangnya.
" ya udah gw balik dulu " ucap Willy sambil merangkul pinggang ku.
" Gw nebeng mobil loe Lih " ucap Dimas.
" Jangan Harap " jawab ku Cepat.
" Jok belakang mobil gw kotor, pagi tadi Aa' abis anter sepatu " ucap Angel
" Sumpah gw ga nanya " ucap Dimas, dia tau Angel keberatan apabila Dimas satu mobil dengan nya.
" Mobil Aa' banyak belanjaan Gw! ga muat bawa loe, kalo Hanny masih bisa lah " ucap Dea, seperti nya dia masih kesal dengan ucapan Dimas tadi.
dan kami tersenyum. lalu aku dan Willy pulang, Erwin dan Dea menunggu di ruko Heri. setelah itu Dimas pulang bersama Hanny, bertemu kembali di ruko Heri secepatnya.
Hanya membawa beberapa baju,
" Daster beli kan Bund " tanya Willy begitu kita di kamar.
" Beli dong " jawab ku sambil menunjukan daster sexy yang sudah aku beli
" Dah selesai kan?! tanya Willy sambil mencium perut ku.
" eemmmhh udah Dadd " ucap ku sedikit tertahan karna Willy Mengeleng kan kepalanya di perut bawah ku, terasa nikmat walau hanya dengan cumbuan seperti ini.
" Ok jalan " Willy tertawa ketika sadar dengan nada suara ku.
# Daddd,,," aku memanggil nya, berharap lebih
# Apa Bund ?" Willy tersenyum, dia paham ternyata.
# Asyem....
Kembali ke ruko Heri, Dimas sudah terlebih dahulu datang dengan mobil nya, ruko Heri sudah tertutup, mungkin aku yang lebih lama datang, karna harus menghubungi bibi untuk segera datang ke rumah.
Dea memberikan kantong berisi Snack dan beberapa minuman, untuk tiap tiap mobil, dan segera lah kami berangkat. 4 mobil menuju Pantai Tanjung Lesung.
Perjalanan dua Jam, tanpa istirahat karna para pria yang mengendarai. sepanjang jalan Willy selalu memegang tangan ku, aku merebahkan kepala ku di pundak nya, sesekali mencium pipi nya atau Willy mengusap paha ku yang saat ini menggunakan celana jeans pendek.
Handphone ku berdering, panggilan masuk dari Jasmine anak ku.
" jaaahhhhaaaatttt, ga ajak aku " ucap Jasmine begitu aku selesai dengan kata Hallo.
" Om Dimas Ka! bukan Bunda! " jawab ku sambil tertawa kecil.
__ADS_1
" Kata Om Dimas, Bunda, bunda bilang om Dimas, aku telphone Tante Angel, katanya ide om Erwin...jahaaaaattttt Ama aku "
Aku merajuk lagi
" dadakan sayang! "
" Jemput aku " pinta nya
" Udah mo sampe hotel ka " aku tertawa
" Aarrrgggh telat aku liat status nya Tante Hanny " Jasmine mengeluh.
" Ya udah, tunggu bunda gajian, kita jalan bareng Ade yah!
" Janji?" tanya Jasmine
" Janji cinta ku "
" Ok, enjoy your time bunda " ucap Jasmine dengan sangat manis.
" Thanks my dear " dan sambungan terputus.
Aku tersenyum pada Willy.
" Denger nya sedih, mau jalan nunggu gajian " ucap Willy sambil mengelus rambut ku.
Aku tersenyum tanpa mau berdebat.
Tiba lah kami di Hotel yang sudah di reseved oleh Willy. Willy memesan Type kamar cottage, lebih mahal tentunya, tapi lebih nyaman, karna antar dinding tidak menyatu satu sama lain.
Makan malam di restoran hotel, aku selalu memilih meja lesehan, dan sekarang menjadi kebiasaannya sahabat sahabatku. makan dengan tangan, tanpa sendok menjadi seni tersendiri.
Saat ini kami bisa melihat apa yang tadi Dea ucapkan. Erwin meminta Dea menyuapinya. Dea dengan sangat baik dan telaten sekali melayani Erwin.
Siapa bos nya ?! tentu saja suami ku. Willy punya banyak cara agar dia yang bisa membayar bill bill tagihan kami.
" Kurang gitar " ucap Dimas
" Aa' bawa kok di mobil " jawab Angel.
" Besok aja! gw mo renang mumpung ga ada orang " ucap Heri...
mereka semua berenang, berlari lari seperti anak kecil, hanya aku dan Erwin yang tidak berniat untuk berenang. aku membakar rokok ku bersama Erwin. duduk dengan tidak terlalu dekat, tapi suara obrolan kami cukup pelan.
" Aa', lagi nyoba lebih serius banget Ama Dea, Cie' " ucap Erwin.
" Baguslah A! gw dukung banget A " jawab ku memberi semangat.
" A' Lagi minta Dea supaya ga terlalu manja "
aku tersenyum
" Dea, pasti bisa kok A, "
" Harus! kalo dia mau hubungan ini lebih baik, dia harus bisa "
lagi lagi aku tersenyum.
" Anak anak gimana Cie' dengan Willy ?! tanya Erwin.
" Nyaman A, sesuai harapan, Willy keliatan sayang ke anak anak gw A" ucap ku sambil melihat sosok Willy yang sedang bermain air.
" iya, Aa' juga liat nya gitu "
Erwin bukan lah Kaka laki laki ku, tapi sudah dari belasan tahun lalu aku menganggapnya sebagai Kaka ku sendiri, Kaka yang sangat baik, Perfeksionis dalam hal hidup dan pendidikan.
obrolan terhenti karna Willy menarik tangan ku untuk bermain air. bermain air seperti anak kecil. cukup lama bermain air, dan terhenti karna kram di kaki.
__ADS_1
" Woy.,mo kemana ?! teriak Dimas.
" Gw Udahan, Kaki gw kram! ga akan bener ! ucap ku sambil berjalan ke tepi. Willy mengandeng pinggang ku, aku duduk di pasir, Willy mencoba meluruskan kaki ku, sambil sedikit memijat nya.
" Faktor Umur, Dad " ucap ku datar
Willy tertawa terpingkal pingkal, wajah nya terlihat merah.
" My God, Dia tertawa begitu lepas, bahkan untuk hal kecil yang tidak aku duga "
Setelah itu sahabat sahabatku mendekat, kami selesai dengan acara main air. menuju kamar kami masing masing.
Acara mandi bersama dengan Willy, menjadi sesuatu yang sangat menyenangkan. saling menyentuh dan kami menikmati nya.
" Semoga ada yang berhasil ya Bund " ucap Willy, ketika kami selesai dengan 2 x permainan panas di malam ini.
" I wish " ucap ku
dan kami mulai mencoba tertidur, tidur saling berpelukan dan terasa nyaman saat Willy mengusap punggung ku.
" Tidur Bund, kemaren malem begadang, takut sakit " ucap Willy mencium kening ku.
#######
" Lebih enak di ruko a " ucap Angel
" Apa nya ?" tanya Heri
" Explore nya " Angel terkekeh
" Besok kita pulang! kita explore " jawab Heri
" Tidur sayang, Ade bayi nya harus bobo " ucap Heri sambil mengusap perut Angel.
" Peluk yang bener " pinta Angel
" Sini gw peluk " Heri memeluk angel, membelai rambut istri nya agar cepat tertidur.
########
" Aa', tidur ? tanya Hanny
" nganttuukkkk " jawab Dimas
" Honeymoon A! bulan Madu " protes Hanny sambil tertawa.
" emang kurang! Udah 3 X Han! Dimas memasang muka cemas nya.
" Canda Aa' sayang " ucap Hanny sambil menyandarkan kepala nya di dada Dimas.
######
" Ga bawa hairdryer De " tanya Erwin yang sedang duduk menunggu Dea di kasur nya.
" Ga A, kelupaan " Jawab Dea
" Sini biar Aa' Bantu " Erwin mengambil handuk kecil, yang sedang Dea pakai untuk mengeringkan rambutnya yang panjang.
Dea tersenyum dan Erwin mulai mengerjakan nya dengan hati hati ini.
" Ga usah pake baju, langsung tidur aja " ucap Erwin berbisik di leher Dea.
" Aa' pake baju " ucap Dea dengan manjanya.
" Bentar Aa lepas Sayang " Erwin membuka kaos nya lalu menarik Dea dalam pelukannya.
" De...kamu bahagia ?! tanya Erwin
__ADS_1
" Iya " jawab Dea.