Desy Janda 3 Anak

Desy Janda 3 Anak
Willy dan Aryo


__ADS_3

Setelah memilih Kebaya untuk acara ku nanti, Aku, Rossa, Willy dan Aryo memilih untuk menikmati Kopi di Mall ini yang tentu saja harus smoking area.


" Untung loe Dateng Cha', kalo kaga, gw ga dapet apa apa hari ini " Willy menepuk bahu Rossa.


" Udah feeling gw sih " Rossa tersenyum.


" Minggu jam berapa Bro? tanya Aryo


" Jam 10 lah, Loe nginep ya Yo! Hotel gw dah runing.


" Gw terserah Nyonya Aja, jawab Aryo


" Kok di Sentul Boy! bukannya mau di rumah Aja "


" Mamih ngundang temen nya buat makan, Rian mau ajak temen temen nya Bund " Willy memegang tangan ku, seperti nya tidak ingin ada bantahan dari ku.


aku mengerutkan kening ku.


" Jam 1 siang kita udah di kamar Bund! kita tinggalin orang orang " ucap Willy


" itu sih mau nya loe boy ! " protes Rossa lalu kami tertawa.


Jam 19.10 kami keluar dari Mall.


Aku dan Willy langsung menuju rumah. Mamih Anna sudah menginap di H


otel Willy di Sentul. Anak anak menyambut ku, sekarang aku sudah punya bibi yang menginap lagi di rumah.


Setelah selasai dengan anak anak ku, mereka tidur, aku pergi ke rumah Willy di depan rumah ku. kerja yang luar biasa, rumah Willy sekarang sudah sangat rapi, siap di huni oleh keluarga ku.


3 kamar anak anak ku sudah siap, semua nya baru, mulai dari kasur, meja belajar dan lemari. Dinding kamar anak anak sudah di pasang wallpaper, dan di kamar Willy sudah ada meja rias saat ini.


" Gimana Bund, cocok ?! " tanya Willy


" Bukan masalah cocok atau ga cocok Dad, ini lebih buat ukuran gw, thank you so much "


Willy tersenyum.


" Kapan Mulai tidur disini, bareng anak anak ?"


" tunggu Minggu yah, gw ga mau anak anak kaget, kita tidur satu kamar " ucap ku, lalu membuka lemari dan mengambil bathrobe.


" Mau dibawa kemana Bund? tanya Willy, dia sedang merebahkan badan nya di sofa.


" It's Mine " aku berlari kecil menuruni anak tangga menuju kolam renang.


" I know " teriak Willy.


Di pinggir kolam renang aku simpan rokok, dan Handpone ku, aku lepas kemeja kerja dan rok ku, Now i just use Bra and black underwear.


Aku mulai merapihkan ikatan rambut ku, byurrrrr,, aku sudah di basah kolam renang, mulai memutari kolam renang dengan gaya bebas seadanya.


Willy berjalan mendekat ke kolam renang, aku lihat wajah nya tersenyum,


" come on Dad " teriak ku.


" No thanks "


Huuhhhhh aku kerucutkan bibir ku.


Willy hanya duduk di tepi kolam,


aku tenggelam kan badanku masuk kedalam air, ku lepas ku bra ku dan ku simpan di dekat Willy yang sedang memainkan Handphone nya.


" Daddd" aku memanggil nya.


" shittt !! " Willy langsung melepas kaos dan celana.


Bbbyuuuurrr Willy mendekat pada ku.


" Nakal " Willy memeluk pinggang ku.


" cuma Ama loe doang " jawab ku


Wiilly terus memeluk aku, dengan mengambang kaki di atas air, Willy sudah berhasil melepaskan underwear ku.


" Kok Bisa "


" Gw ! " jawab Willy sambil tersenyum dan mendorong ku sedikit demi sedikit ke dinding kolam renang.


" Peluk gw terus Bund" ucap Willy dan melepas celana sendiri. aku tersenyum melihat Dia yang sudah tegak, aku tengelam kan badan ku, mencari Dia dan mencium nya, pelan pelan aku coba memasukan ke mulut ku. " Bunddd " teriak Willy "Gelli". aku harus mengambil nafas dan keluar dari air...


" Hhhuuuuuffff" aku mengambil nafas ku dan tersenyum manis pada Willy.


Aku memeluk Willy, Willy sedang berusaha memasukkan nya..." Dad, Waaww " ucap ku.


" Sorry kalo sakit Bund, gw belom pernah begini " Willy mengangkat pinggul ku, lalu mulai menggerakkan nya....


" Ddaaadd " aku mendesah

__ADS_1


" enak Bund "


" enak tapi pegel Ddaad " ucap ku dengan manja. Willy terus mengerakannya dan,.." peluk Bund!". aku memeluk nya makin erat, dan ku gigit leher nya..." Buuunnndd " teriak Willy...." Gw sampe " ucap Willy lalu mengelus punggungku.


Aku tersenyum, sambil terus memeluk Willy.


" Sakit "


" Ga "


" Udah Yuk Bund! dingin ". Willy mengangkat tubuh ku ke tepi kolam. aku sedikit berlari mengambil bathrobe ku.


" Tunggu disitu, gw ambil anduk dulu "


aku berjalan ke kamar Willy, mengambil handuk dan kaos.


" Dad...come on " aku menarik tangan nya.


Willy memakai handuk dan kaos dari ku.


Setelah membilas badan aku dan Willy merebahkan kan tubuh kami di sofa.


" Kolam harus di kuras " aku tertawa.


" tanggung jawab lah " ucap Willy..


" Masa Gw " aku cemberut.


" terus harus gw " tanya Willy sambil memeluk bahu ku.


" Tau Ah, gw Cape " aku menaruh kepala ku di dada Willy


" Sama "


" kenapa mau ?" tanya ku


" Ga mungkin ga mau " Willly tertawa.


" Tidur sini Bund"


" ga lah, baru jam...( aku melihat handpone ku )


" Setengah Sebelas...jalan yuk " ajak ku pada Willy.


" Kemana cintaaaahhhh " jawab Willy, seperti nya dia sudah lelah.


" Rumah Hanny !


" Bagus yah!!! mentang mentang dah pada kawin, ga ada yang ke rumah gw !" aku memaki mereka berempat, dan mengusir Dimas yang sedang duduk di sofa nya.


Mereka tertawa...


# " tadi gw ke rumah bunda, Bund! rumah dah sepi" ucap Angel tertawa.


# " Hanny baru selesai masak tetehh...Aa' baru pulang tuh " ucap Hanny.


" Pada pinter ngeles nya, kalah tuh sopir bajaj " ucap ku sambil tertawa.


Heri, Dimas dan Willy tertawa...


" Makan yuk, Bini gw dah masak" Dimas mengacak acak rambut ku.


# " Basah Bro, bis mandi malem loh" ucap heri tertawa lepas.


# " Iya, Wangi banget loh, Her " jawab Dimas mencolek pipi ku.


" Loe berdua itu, paling bisa kalo ngomong, Angel Ama Hanny kuat juga ya, ngadepin loe loe orang " ucap ku menahan malu karna ejekan Dimas tadi.


Mereka semua tertawa.


Hanny dan Dimas mulai menyiapkan makanan, kami makan di teras rumah, di lantai tanpa alas. # nasi putih, kangkung cah seafood, tempe goreng, empal dan sambal "


" ini loe yang masak Han? tanya Angel


" Iya, gw lah! Enak yah? tanya Hanny sambil tersenyum bangga.


" Enak Han! beneran, liat Google yah " Angel tertawa. " Ho oh " amatir jawab Hanny.


# " Enak bisa dimakan " ucap Heri


Aku dan Dimas tertawa ngakak...


" Jahat loe ma bini gw" ucap Dimas sambil mengusap pipi Hanny dengan punggung tangan nya.


" Masak nya sebanyak ini Han? tanya ku


" Iya teh, Aa' kalo malem bisa 2 x makan, liat aja perut sekarang " jawab Hanny.


" Iya, buncit loe, Kong "

__ADS_1


" Gw perlu nutrisi Malih, gw lagi kejar target, pengen cepet-cepet kaya si Heri " jawab Dimas serius.


" Ooohhhh Gitu cerita nya " ucap ku lalu tersenyum.


Makan malam sudah selesai, waktu nya ngopi dan bertanding asap rokok😁.


" Oh iya bro! unit dah siap tuh, tinggal tunggu surat, mau kirim kapan? tanya Dimas pada Willy


" Baiknya aja lah, ga buru buru juga kok " jawab Willy.


" Oh iya, gw lupa, gw mau bilang nih yah!" ucap ku pada mereka berlima...mereka mendengar aku dengan serius.


" Besok malem gw ke Padang, Sabtu sore gw balik, loe pada jagain Jasmine yah! Sherly Ama Alam mo di jemput Ama ayah nya"


" Loe kan mau kawin kali Des! ga bisa di cancel? tanya Heri.


" Apa nya yang cancel? Kawinnya ? Willy tertawa...


" Loe kaya ga Tau Desi aja Her, dia itu loyal banget Ama hotel nya...Willy sedikit mengeluh rupa nya.


" iya sih " jawab Heri membakar rokok nya.


" Gaji ibu Boss Gede Her "Dimas menggoda aku.


" Segede gede nya Gaji gw, masih lebih beruntung loe Her, loe bisa atur waktu dan duit loe, dan kontrak kerja gw masih 3 taun lagi " ucap ku.


" Ya Udah, Soal Jasmine gampang, ada gw, ada Heri, loe jalan aja yang tenang, cepet balik, minggu giliran loe yang kawin " ucap Dimas sambil memeluk bahu ku.


" aaaaaaa..,itu tukang kue putu nya! buru panggil " perintah Angel pada Heri.


Heri langsung berdiri dan memanggil kang Putu.


" Videoin A " perintah Angel kembali.


" Aa nya ngomong, pesen 5 biji doang, buat istri saya Gitu " ucap Angel kembali.


Heri dengan senyum nya mulai memvideokan nya. " Bang! Kue putu 5 doang, buat bini gw "


Aku, Willy, Dimas dan Hanny hanya bisa tersenyum dan menggeleng kan kepala.


Heri kembali dengan senyum nya, " ini kue putu nya Angel..." Angel tidak mengambil kue putu nya, Angel meminta Video di Handpone Heri. Lalu memutar nya.


" Aa' ini salah " Angel terlihat sedih dan menekuk wajah nya.


" Salah gimana ? tanya kami hampir bersamaan..


" Liat sendiri..." kami melihat putaran video itu...


" Ga ada yang aneh ah! jawab kami yang tadi, hanya selintas memperhatikan ucapan Angel.


" Salah....Gw pengen nya Aa bilang, Kue putu 5 biji doang buat Istri saya" bukan buat Bini gw " ucap suara Angel terdengar sedang kesal .


Kami tertawa...


# Loe kocak Anji! Willy memeluk bahu Angel.


# Aa' tuh ga sesuai Boy! bukan begitu mau gw!


Dimas tertawa..." jangan kaya orang susah, Loe panggil lagi Her...Buruan mumpung suara nya masih Deket itu..."


Heri hanya senyum lalu mengelus kepala Angel. " Bentar gw beli lagi yah! jangan sedih dong, Maaf gw salah " dan Heri langsung pergi.


" Ya Ampun Angelll....itu Heri loh! jagoan Pasar" ucap ku sedikit tertawa kecil.


# " kalo loe hamil, jangan kaya Angel ya Han! gw mah ga sabaran orang nya " ucap Dimas


# " Apalagi gw! gw kan, pemales banget Bund! minta nya yang simple simple aja yah ! pesen Willy pada ku.


" Ya mana bisa gitu! kalo bisa request juga, gw rasa Angel ga mau nyusahin Heri ! ya ga ' Ngel ?! tanya ku pada Angel


" Bener banget Bund,,,,tapi untung nya gw ga morning sickness " jawab Angel.


Tak lama kemudian, Heri datang. " Coba cek dulu, Abang nya gw suruh nunggu tuh "


Angel langsung melihat video nya, dan Sekarang tersenyum..hehehehe " Makasih ya A! Aa' marah ga Ama gw ?!"


" Masa gw marah! loe kan lagi hamil anak gw Angel " Jawab Heri... " Kue nya siapa yang makan nih ? " tanya Heri kemudian...


" Tukang Putu nya dulu loe suruh pergi Her! nanti dia nungguin loe " ucap Dimas lalu mengambil 1 kue putu dan memakan nya.


kami tertawa dan menikmati kue putu yang hanya berjumlah 10.


lalu Heri Kembali bersama kami lagi.


" Her, Angel kan lagi hamil nih! misalkan dia ngidam minta loe kawin lagi, gimana? tanya Dimas dengan datarnya.


( aku menahan tawa ku )


" Ya!! gw Enak " Jawab Heri sambil menaikan alis mata nya.

__ADS_1


Dan Kami tertawa terbahak bahak.


__ADS_2