Di Senggol Cinta Preman Pasar

Di Senggol Cinta Preman Pasar
100. Pertemuan Reyhan dan Rania


__ADS_3

Setelah sekian lama tidak berjumpa, ada sebuah rasa rindu menyerang kalbu batin seorang gadis tomboi dengan tatapan penuh rasa kekaguman. Rania mencelikkan sorot mata kerinduannya yang sudah lama tidak melihat wajah tampan Reyhan


"Sudah lama sekali gw belum melihat lagi Reyhan, dia kok beda kenapa tidak ada tatto lagi, jadi makin keren ajah." Gumam Rania dalam hatinya


"Hai, Rania. Apa kabar?" Sapa Reyhan


"Baik, kalau kamu?" tanya Rania


"Seperti yang kamu lihat aku juga baik kok." Ucap Reyhan


"Kemana tatto yang selama ini kamu banggakan itu?" tanya Rania


"Oh, tatto yang di seluruh tubuhku itu sebenarnya bukan tatto permanen melainkan hanya sementara saja karena untuk menagih setoran keamanan." Ucap Reyhan


"Oh, jadi kamu sekarang nggak lagi jadi preman pasar?" tanya Rania


"Kok kamu tahu?" tanya Reyhan


"Tadi kamu yang bilang sendiri kok kalau tatto kamu untuk sementara karena untuk menagih setoran." Ucap Rania


"Oh ya, lupa..."Ucap Reyhan


"Hmm, masih mudah sudah menjadi pelupa." Ucap Rania


"Oh, ya mana pacar lu kenapa nggak bareng sama lu?" tanya Reyhan


"Dia bukan pacar aku lagi." Ucap Rania

__ADS_1


"Kenapa Reyhan berbicara dengan nada santai seperti nada kepada seorang teman, biasanya dia selalu berbicara 'aku dan kamu'. Tapi hari ini dia selalu bicara dengan 'gw dan lu'?" gumam Rania dalam hatinya.


"Hah? Kalian sudah putus?" tanya Reyhan


"Hmm, kalau mereka putus ada titik harapan dong gw bisa menyatakan perasaan gw yang tertunda untuk Rania." Gumam Reyhan.


"Nggak sih, tapi Reza sekarang calon suami gw." Ucap Rania


"Hah?! calon suami?!" Kaget Reyhan


"Iya, jadi diem-diem gw sudah tunangan sama Reza dan sebentar lagi gw akan jadi istri sirih Reza." Ucap Rani


"Oh, selamat ya kalau begitu. Aku senang bisa lihat kamu bahagia." Ucap Reyhan


"Meskipun bahagia kamu akan menyakiti hati aku. Aku harus bisa move on dari Rania." Gumam Reyhan dalam hatinya


"Reyhan..." Panggil Farida


"Iya, Bunda? ada apa memanggil Reyhan?" tanya Reyhan


"Bunda ingin kamu bahagia..." Ucap Farida


"Maksud Bunda apa?" tanya Reyhan


"Bunda akan menjodohkan kamu, apa kamu bersedia Bunda jodohkan?" tanya Farida


"Hmmm, Reyhan bersedia jika itu pilihan Bunda pasti gadis itu yang terbaik untuk Reyhan." Ucap Reyhan

__ADS_1


"Bunda akan menjodohkan kamu dengan gadis yang baik..." Ucap Farida


"Siapa gadis baik pilihan bunda itu, Reyhan ingin tahu nama gadis itu?" tanya Reyhan


"Nama gadis itu Rubiana..." Ucap Farida


"Apa?! Rubiana itu bukannya Kakak Rania?" tanya Reyhan


"Betul, nak! Kita sudah banyak berhutang Budi sama keluarga mereka. Jadi Bunda mohon kamu bersedia menerima perjodohan ini." Ucap Farida


"Hmmm, baiklah jika ini yang terbaik untuk keluarga kita..." Ucap Reyhan


"Bunda kasih tahu rahasia kenapa kamu di jodohkan dengan Rubiana." Ucap Farida


"Memangnya Kenapa?" tanya Reyhan


"Asalnya kamu dan Rania yang akan di jodohkan. Namun Rania sudah memilki kekasih." Ucap Farida


"Oh, ya. Nggak masalah gimana baik Bunda saja. Mungkin memang aku dan Rania tidak berjodoh" Ucap Reyhan


"Sabar ya, Nak! Rubiana juga tidak kalah baiknya kok, Bunda yakin kamu sangat cocok dengan Rubi


Bersambung ...


...Jangan lupa untuk memberikan dukungan berupa like di setiap episode, vote sebanyak mungkin, dan tambahkan di rak buku kalian sebagai favorite/subscribe...


...Terima kasih sudah mampir di karya ini, semoga bisa menghibur kalian semua....

__ADS_1


__ADS_2