Di Senggol Cinta Preman Pasar

Di Senggol Cinta Preman Pasar
44. Kesibukan Reza


__ADS_3

Kesibukan Reza menyita waktunya untuk menghubungi Rania. Bahkan


Reza sendiri sudah lupa waktu kalau dia punya kekasih, dunianya hanya berputar pada satu poros yaitu setumpuk dokumen penting untuk presentasi proyek bangunan yang selama ini ia pelajari dengan susah payah, hingga ia pun tak bisa menemani Rania dalam pesta pernikahan mantan kekasihnya


Satu persatu persentasi Reza jabarkan mengenai Royal Golden yaitu proyek besar dengan desain yang dapat menggugah hati klien dengan berseri-seri memandang skema garis berbentuk balok melengkung dengan tersusun indah


Setelah menyelesaikan berbagai pekerjaannya, Reza kembali ke dalam sebuah ruangan besar dengan berkapasitas kedap suara dengan hati yang riang gembira karena pujian dari para klien.


"Hore! akhirnya gw berhasil juga mendapatkan pujian dari para investor apa lagi gw juga berhasil mendapatkan tender besar, pasti papi sangat bangga," ucap Reza dengan melompat kegirangan.


Kegirangan yang Reza rasakan harus pupus begitu saja karena dentuman pintu mengejutkannya.


Tok


Tok


Tok


"Reza..." Panggil pria paruh baya

__ADS_1


"Iya, Papi ada apa?" tanya Reza


"Reza, Papi bangga banget sama kamu, meskipun kamu belum lulus kuliah namun ternyata kamu sudah bisa memenangkan tender ini." Ucap Fauzi


"Akh, Papi bisa saja. Aku kan belajar banyak dari papi selama di sini." Ucap Reza


"Sebagai Reward kamu sudah membantu bisnis Papi. Papi sudah siapkan calon istri buat kamu." Ucap Fauzi


"Apa?! Calon istri?!" Kaget Reza


"Iya, Kamu harus memiliki pendamping hidup untuk Papi yang sudah lansia ini agar kelak perusahaan ini ada penerusnya" Ucap Fauzi


"Apa?! pacar? siapa?! kok Papi nggak kamu kenalkan?" tanya Fauzi


"Dia teman kampus yang tomboi tapi cantik banget." Ucap Reza


"Pacar kamu itu dari kalangan atas seperti kita kan?" tanya Fauzi


"Tentu saja, pacar Reza setara sama kita." Kilah Reza

__ADS_1


"Bagus, Papi sangat setuju jika pacar kamu juga setara dengan kita. Kalau begitu papi ingin kamu segera mengenalkan langsung kepada papi. Siapa pacar kamu itu! Tapi ingat jika kamu berbohong sama papi tentang pacar kamu itu jangan harap kamu bisa lari lagi dari perjodohan yang akan papi lakukan." Ucap Fauzi


"Oke, Papi. Reza pastikan kalau Reza itu nggak bohong mengenai pacar Reza." Ucap Reza


"CK! gw nggak mungkin bilang kalau Rania dan keluarganya jatuh miskin, bisa-bisanya taruhan sama teman gw kalah sebelum tiga bulan ini. Gw harus ketemu Rania secepatnya untuk dia tetap merahasiakan dirinya tetap kaya raya seperti biasanya" Gumam Reza


Akhirnya Reza memutuskan untuk menghubungi Rania setelah ia memberitahukan bahwa dirinya sudah memiliki kekasih hati dan tidak mau di jodohkan oleh rekan bisnisnya.


"Astaga, Rania kenapa sih sulit sekali di hubungi sama pacar sendiri, padahal keadaanya lagi genting seperti ini. Kemana sih dia? apa dia lagi sibuk dengan dunia pasarnya itu."Gumam Reza dalam hatinya


Reza sekilas melirik berita portal pada layar besar berlogo apel yang berada dalam meja kerjanya mengenai sebuah kecelakaan mobil balap liar yang menyebabkan pengemudi masuk dalam jurang


"I-itu kan mobil gw yang di pakai Rania beberapa hari yang lalu, jadi dia kecelakaan dan masuk jurang! Astaga, mobil kesayangan gw hancur lebur seperti itu." Geram Reza


Bersambung.....


...Jangan lupa untuk memberikan dukungan berupa like di setiap episode, vote sebanyak mungkin, dan tambahkan di rak buku kalian sebagai Favorite/Subscribe...


...Terima kasih sudah mampir di karya ini, semoga bisa menghibur kalian semua...

__ADS_1


__ADS_2