
Kakek Zeus yang terkenal dalam bela diri pencak silat itu merawat Rania dengan telaten, sehingga Rania merasa dirinya sudah jauh lebih baik dari pada hari kemarin.
"Rania, Kakek lihat keadaan kamu sudah mulai membaik. Apa kamu mau Kakek bantu untuk kamu pergi ke balai desa. Di sana kamu bisa menghubungi keluarga kamu." Ucap Kakek Zeus
"Boleh, Kek. Makasih banyak atas semua bantuan Kakek merawat aku selama ini." Ucap Rania
"Nggak gratis ya merawat kamu." Timpal Kakek Zeus
"Astaga, Kek. Kalau untuk uang aku sedang di landa kesusahan banget jadi nggak bisa ngasih untuk saat ini, tapi Rania janji kalau sudah sukses Rania janji akan membalas budi kebaikan yang sudah Kakek Zeus, Galang, dan Dika lakukan pada Rania sampai Rania saat ini bisa pulih." Ucap Rania
"Kakek nggak butuh uang, Nak Rania. Tapi Kakek butuh sesuatu untuk Kakek bisa menikmati rasa yang sudah lama Kakek tidak rasakan." Ucap Kakek Zeus
"Maksud Kakek apa? Rania tidak mengerti." tanya Rania
"Kamu akan mengerti jika Kakek antar kamu ke balai desa, Bagaimana?" tanya Kakek Zeus
"Boleh, Kek." Ucap Rania
****
Rania yang buta akan jalan hutan pun hanya bisa pasrah saja karena di giring berlawanan dari balai desa yang telah di janjikan oleh Kakek Zeus.
"Kakek, sebenarnya ini di mana?" tanya Rania
__ADS_1
"Ini rumah kedua Kakek untuk masa depan Kakek." Ucap Kakek Zeus
"Hah? rumah masa depan? maksud Kakek masa depan bersama keluarga Kakek?" tanya Rania
"Iya, sama kamu. Kakek ingin kamu menjadi bagian dari keluarga Kakek." Ucap Kakek Zeus
"Aku nggak ngerti apa maksud Kakek itu dengan menjadi bagia dari keluarga Kakek apa?" Ucap Rani
"Bagian dari keluarga menjadi satu daging sama aku." Ucap Kakek Zeus
"Maksud Kakek apa sih? Rani nggak ngerti sama sekali." Ucap Rania
"Sekarang Kakek mau menagih hutang balas Budi kamu di sini." Ucap Kakek Zeus
"Kakek tak butuh uang kamu, tapi Kakek butuh tubuh kamu untuk bisa memuaskan hasrat Kakek yang selama ini hilang akibat para wanita itu melarikan diri." Ucap Kakek Zeus
"Apa?!" Kaget Rania
"Menikahlah sekarang dengan Kakek. Kakek ingin memiliki keturunan." Ucap Kakek Zeus
"Kakek jangan gila di sini ya! atau Rania nggak segan-segan untuk teriak" Ucap Rania
"Teriak saja karena tidak ada yang akan mendengarkan kamu di sini." Ucap Kakek Zeus.
__ADS_1
Tiba-tina saja para murid Kakek Zeus datang.
"Galang, Dika!! Tolong gw." Ucap Rania
"Kami ke sini untuk membatu guru mempersiapkan pernikahannya hari ini bersama kamu." Ucap Dika
"Ternyata kalian sama saja seperti Kakek tua ini." Ucap Rania
"Kamu harus balas budi dengan semua yang kita sudah lakukan kepada kamu. Guru kami butuh penerus." Ucap Dika
"Memangnya Kakek Zeus tidak memiliki keluarga satu pun?" tanya Rania
"Tidak ada, Kakek Zeus itu sebatang kara, dia tidak memiliki satu pun anggota keluarga karena peristiwa perampokan dan pembunuhan belasan tahun lalu." Ucap Dika
"Tapi nggak gw juga kali yang menjadi calon Kakek tua ini hanya karena hutang budi menolong." Ucap Rania
"Tidak bisa! kamu tetap akan menjadi tawanan Kakek Zeus sebagai calon mempelainya." Ucap Dika
Bersambung...
...Jangan lupa untuk memberikan dukungan berupa like di setiap episode, vote sebanyak mungkin, dan tambahkan di rak buku kalian sebagai favorite/subscribe...
...Terima kasih sudah mampir di karya ini, semoga bisa menghibur kalian semua....
__ADS_1