Di Senggol Cinta Preman Pasar

Di Senggol Cinta Preman Pasar
61. Rindu pasar mode baper


__ADS_3

Rania akui sudah beberapa waktu lalu ia tidak lagi menginjakan kakinya ke dalam pasar tradisional tersebut, ia merasa mulai nyaman dan terbiasa hingga dia mengukir senyuman manis dalam hatinya saat ia mulai berjualan kembali. Ia sangat merindukan suasana pasar yang berbeda dengan hutan yang sepi.


"Wah, tumben pasar ramai sekali


" Ucap Rania


"Baru tahu lu kalau pasar ini memang selalu ramai akan pembeli berbeda dengan hutan yang sepi" Ucap Reyhan


"Hmmm, iya sih. Gw akui memang gw sangat merindukan pasar ini." Ungkap Rania


"Kamu nggak lupa kan sama kesepakatan yang kita buat sebelumnya?" tanya Reyhan


"Nggak kok, tapi ingat ya ini hanya sementara saja sampai para wanita itu tidak menganggu kamu lagi karena kamu tahu sendiri aku ini sudah punya kekasih.


"Apa kamu sangat mencintai kekasih kamu itu?" tanya Reyhan


"Tidak juga, dia hanya pacar taruhan saja ketika aku kalah balapan liar aku harus membayarnya dengan berpacaran selama tiga bulan ini saja." Ungkap Rania


"Kalau seandainya pacar taruhan kamu itu beneran jatuh cinta sama kamu, gimana? apa kamu akan menerima dia selamanya?" tanya Reyhan

__ADS_1


"Entahlah saat ini aku hanya ingin fokus pada kehidupan aku yang sedang di terjang badai kesusahan." Ucap Rania


"Kamu pasti bangkit lagi kok, Rania. Kamu jangan pesimis pasti ada jalan untuk membayar uang semesteran kamu." Ucap Reyhan


"Oh, ya ngomong- ngomong kepala kamu gimana?" tanya Rania


"Aku baik-baik saja, ini hal biasa yang aku sering aku alami sebagai preman pasar." Ucap Reyhan


"Hmmm, ok kalau begitu baguslah. Aku jadi tidak harus merasa bersalah lagi atas apa yang kamu sudah lakukan kepada aku." Ucap Rania


"Aku bukan Kakek tua yang membalas kebaikan dengan kebaikan. Aku justru ingin bilang kalau kamu nggak perlu lagi kasih aku uang setoran." Ucap Reyhan


"Kamu kan sudah jadi pacar sewaan aku untuk beberapa hari kedepannya. Anggap saja itu sebagai bayarannya untuk menyewa kamu." Ucap Reyhan


"Oke, aku setuju." Ucap Rania


********


Beberapa hari kemudian, Rania dan Reyhan terlihat sangat akrab sehingga membuat fans Reyhan sedikit demi sedikit kabur. Namun tidak untuk gadis yang cantik bernama Dahlia, dia masih tetap tak bisa mempercayai Reyhan pacaran dengan Rania

__ADS_1


"Bang Reyhan ngapain sih pacaran sama gadis tomboi itu." Ucap Dahlia


"Kalau cinta itu nggak akan pilih-pilih."Ucap Reyhan


"Aku masih nggak percaya kalau kamu itu pacaran sama gadis tomboi ini." Ucap Dahlia


"Bodo amat lu mau percaya atau nggak kek, bukan urusan lu juga kan." Ketus Reyhan


"Ish! Bang Reyhan jangan ketus begitu sama Dahlia, pokoknya selama jalur kuning belum di kibarkan aku akan terus berjuang untuk dapatkan cinta dari Bang Reyhan." Ucap Dahlia


"Sudah di katakan berapa kali kalau gw nggak cinta sama lu, coba di denger baik-baik kalau yang mencintai lu itu Jerry dan Leon, lu tinggal pilih mereka saja." Ucap Reyhan


"Nggak, aku nggak akan pernah memilih mereka karena cinta aku hanya untuk Abang Reyhan seorang bukan yang lainnya." Ungkap Dahlia


Bersambung...


...Jangan lupa untuk memberikan dukungan berupa like di setiap episode, vote sebanyak mungkin, dan tambahkan di rak buku kalian sebagai favorite/subscribe...


...Terima kasih sudah mampir di karya ini, semoga bisa menghibur kalian semua....

__ADS_1


__ADS_2