
Dengan berat hati Rania pun terpaksa meninggalkan Reyhan seorang diri di apotek Lingkar jaya tersebut.
"Rania aku harap kamu bisa memutuskan hubungan kamu dengan Reza dengan begitu aku akan menyatakan perasan aku padamu." Gumam Reyhan
Dalam perjalanan...
"Reza, kamu mau bawa aku kemana?" tanya Rania
"Aku ingin mengajak kamu ke taman dekat sini saja." Ucap Reza
"Memang ada hal penting apa yang kamu ingin bicarakan dengan aku?
"Ini mengenai hubungan kita, jadi kita bicarakan hal penting ini dalam suasana yang baik saja ya." Ucap Reza
"Oke, terserah kamu saja."Ucap Rania
Tiba di sebuah taman bermain
"Kamu seperti anak kecil saja. Masa mengajak aku ke taman bermain anak kecil?" tanya Rania.
"Masa kecil aku kurang bahagia karena tumbuh tanpa kasih sayang seorang ibu." Lirih Reza
__ADS_1
"Hmmmm, baiklah ayo kita menjadi anak kecil dan bermain sepuasnya." Ucap Rania
Mereka pun bermain ayunan seperti layaknya seorang anak kecil yang merindukan sebuah taman bermain, Reza mulai mengayunkan tinggi ayunan itu, Rania tertegun menikmati suasana langit dengan merasakan terbang ke udara merasakan angin sepoi-sepoi dan ketenangan di dalamnya.
Tarikan napas Rania membuat Reza tertegun memandang cantik paras Rania.
"Hmmm, hari ini dengan berat hati aku harus memutuskan hubungan aku dengan Rania. Aku nggak mau semua fasilitas yang aku dapat di tarik oleh Papi." Gumam Reza
"Rania, kita beli minuman dulu ya." Ajak Reza
"Oke, aku juga ingin minum yang dingin dan segar." Ucap Rania
"Tunggu di sini sebentar ya, aku bawain minuman sesuai yang kamu mau." Ucap Reza
"Ini es krim vanila kesukaan kamu dan juga ini minuman pesanan kamu." Ucap Reza
"Makasih Reza..." Ucap Rania
"Sama-sama."Ucap Reza
"Sekarang kita bahas yang tadi, ada hal penting apa yang kamu ingin bicarakan sama aku?" tanya Rania
__ADS_1
Sejenak Reza pun terdiam
"A-aku ingin kamu berkenalan sama Papi aku besok apa kamu bisa?" tanya Reza
"Kamu mau kenalin aku sama papi kamu? maksudnya buat apa?" tanya Rania
"Karena aku nggak mau di jodohkan dengan pilihan papi aku." Ucap Reza
"Apa?!"Kaget Rania
"Aku sangat mencintai kamu Rania, aku nggak peduli Papi aku selama ini menentang hubungan kita karena status perekonomian kamu yang menurun. Aku ingin kamu tahu kalau aku ingin serius untuk meresmikan hubungan kita. Apa kamu bersedia?" tanya Reza
"Oke, Aku bersedia untuk kamu kenalkan secara langsung ke papi kamu." Ucap Rania
"Maafin aku Reyhan, aku nggak bisa lagi mempertahankan sebuah rasa ini karena aku juga sudah memiliki kekasih yang ingin berjuang ke tahap yang lebih serius. Meskipun awalnya kami hanya main-main saja " Gumam Rania dalam hatinya.
"Gw berubah pikiran, hati gw berat sekali memutuskan hubungan yang baru saja seumur jagung. Terlebih lagi gw melihat dia mengoleskan salep itu ke preman pasar itu, entah kenapa hati gw panas sekali melihat mereka bersama. gw nggak rela Rania di miliki oleh siapa pun termasuk si preman pasar yang seharusnya bukan level gw."Gumam Reza
Bersambung ..
...Jangan lupa untuk memberikan dukungan berupa like di setiap episode, vote sebanyak mungkin, dan tambahkan di rak buku kalian sebagai favorite/subscribe...
__ADS_1
...Terima kasih sudah mampir di karya ini, semoga bisa menghibur kalian semua....