
Mentari buta menyengat kulit kedua preman pasar yang sedang asyik menyeruput kopi hitam dengan berjemur ria untuk menunggu kehadiran pria bertato ular naga itu untuk segera datang. Namun yang di tunggu ternyata memang sudah berada di dalam pasar.
"Bang bos kemana?" tanya Jerry
"Biasa lagi sandiwara cinta kali bersama Rania agar Bang bos tidak di kejar oleh para janda dan juga gadis yang lu cinta." Ucap Leon
"Lu juga kali yang masih cinta sama Dahlia." Ucap Jerry
"Nggak akh, gw sudah move on dari cinta yang nggak mungkin gw dapat lagi." Ucap Leon
"Oke, bagus kalau begitu, gw pegang omongan lu ya. Sekarang gw akan berusaha dapetin hati Dahlia." Ucap Jerry
*
*
*
Sementara itu di kediaman keluarga Artadinata dalam kontrakan yang sederhana, sepasang suami-istri itu selalu bercengkrama dengan sedikit berdebat mengenai masalah yang mereka sedang hadapi.
"Daddy, apa sudah melaporkan kasus Rania?" tanya Sintia
"Sudah, jangan khawatir. Daddy tahu kok apa yang harus di lakukan" Ucap Charles
__ADS_1
"Daddy kan otaknya sudah karatan jadi pasti akan lupa kalau Mommy nggak ingetin lagi." Ledek Sintia
"Meski sudah otak Daddy sudah karatan tapi masih bisa kan menggagahkan Mommy sampai memiliki anak dua." Ucap Charles
"Ish! Daddy jangan bicara yang mesum di sini. Nanti anak kita dengar gimana? kan nggak enak hati." Ucap Sintia
"Lebai pakai banget." Ucap Charles
"Mommy nggak lebai ini fakta." Ucap Sintia
"Anak kita juga sudah nggak denger kali, dia kan sudah dari subuh jaga lapak pasar" Ucap Charles
"Ish! Mommy sudah capek jadi miskin kayak gini, sudah lama nggak shopping dan manjain diri ke salon." Ucap Sintia
"Tapi Mommy sudah nggak betah hidup seperti di desa ini terus." Ucap Sintia
"Sabar, nanti Daddy kasih berlian limited edition deh buat kamu sebagai reward kesabaran." Rayu Charles
"Beneran ya? Daddy nggak bohong kan?" tanya Sintia
"Tidak, Daddy tidak pernah berbohong urusan sepele itu untuk membeli berlian hanya tinggal di kedip saja." Ucap Charles
"Daddy jangan menyepelekan hal itu. Nanti kalau kita beneran bangkrut, gimana?" tanya Sintia
__ADS_1
"Nggak apa-apa kalau kita akan bangkrut juga, Daddy banyak aset dan juga deposito tabungan untuk masa depan kamu dan anak-anak." Ucap Charles
"Jangan sombong apa pun yang di dunia ini suatu hari nanti akan musnah seiring berjalannya waktu, catat itu di memori otak kamu!" Ucap Sintia
"Akh! Mommy selalu saja begitu. Daddy kan hanya bilang faktanya kalau Daddy ini bisa membeli Mommy sebuah berlian limited edition." Ucap Charles
"Dasar, Bangga banget bisa beliin Mommy itu aja. Mommy ingin yang lain." Keluh Sintia
"Everything for you...." Ucap Charles
"Mommy ingin Rubi segera pulang bersama kita di sini."Ucap Sintia
"Bukankah dia sudah dalam perjalanan untuk pulang ke sini?" tanya Charles
"Ya, tapi sampai sekarang belum ada kabar lagi." Ucap Sintia
"Mommy tenang ya, Daddy akan hubungi lagi Rubi untuk segera ke sini."Ucap Charles
Bersambung...
...Jangan lupa untuk memberikan dukungan berupa like di setiap episode, vote sebanyak mungkin, dan tambahkan di rak buku kalian sebagai favorite/subscribe...
...Terima kasih sudah mampir di karya ini, semoga bisa menghibur kalian semua...
__ADS_1