
Reyhan yang sedang berleha-leha di sebuah lesehan, tempat di mana para preman beristirahat sejenak untuk menarik napas dari sengatan terik matahari yang sedang melanda dirinya.
Air kelapa hijau menjadi air pilihan untuk menghilangkan dahaga dari pantulan sinar matahari yang begtu menyengat kulit.
Penampilan Reyhan sangat urakan meskipun begitu Reyhan tetap menjaga diri dengan tetap mandi di pagi hari, itu sudah menjadi ciri khas Reyhan meskipun hanya preman pasar mode baper.
Ketika sedang asyik bercengkrama, tiba-tiba saja seorang pria berbadan besar, tinggi, dan berkulit sawo datang menghampiri mereka dengan ciri khas tusuk gigi yang berada di mulutnya.
"Abang Bos Reyhan." Seru pria berbadan besar.
"Oi, kemana ajah? di kira sudah ngabur dan nggak akan mangkal lagi." Ucap Reyhan
"Maaf, Abang Bos kemarin-kemarin gw nggak bisa bantu tagih setoran pedagang kaki lima yang di emperan jalan pasar." Ucap Leon
"Kenapa? pantas saja lu menghilang selama ini." Ucap Reyhan
"Ema gw masuk IGD, jadi gw lupa kabarin Abang bos karena handphone juga di jual untuk bantu biaya Ema gw." Ucap Leon
__ADS_1
"Oh, pantas saja! setoran minggu ini terus berkurang! Lu tau sendiri kan kalau gw itu sekarang lagi nabung untuk melanjutkan ke Universitas Atlantik." Ucap Reyhan
"Gw ngerti Abang Bos, Gw minta maaf ya! selama seminggu ini gw absen ,tapi gw janji gw akan tembus semuanya dengan menagih setoran seperti biasanya." Ucap Leon
"Oke, Gw tunggu setoran lu lebih banyak dari Jerry." Ucap Reyhan
"Siap, Abang bos Reyhan. Tapi jangan lupa yah gantinya tolong dekatkan gw dengan Dahlia." Ucap Leon
"Ya ampun, Jerry juga suka sama di Dahlia." Ucap Reyhan
"Iya, Gw tahu kalau Jerry suka juga sama Dahlia, maka dari itu Abang bos jadi juri kita berdua gimana?" tanya Leon
"Siapa yang setorannya lebih besar akan Bos Abang dekatkan dengan Dahlia, Bagaimana?" tanya Leon
"Ok deh." Ucap Reyhan
"Makasih Abang Bos memang the best sedunia. Gw yakin kali ini bisa berhasil menagih setoran lebih banyak dari Jerry," ucap Leon dengan penuh keyakinan
__ADS_1
"Kamu kasih tahu juga kepada dia tentang persaingan ini ya! jangan sampai dia nggak tahu mengenai persaingan ini." Ucap Reyhan
"Oke, Abang bos tenang saja. Aku pastikan kalau aku akan bersaing secara adil." Ucap Leon
"Bagus itu baru sohib plus anak buah gw yang berlaku adil." Ucap Reyhan
"Memang Jerry lagi di mana? biar aku menyusul untuk menantang dia secara jantan." Ucap Leon
"Ada di emperan toko-toko untuk nagih menggantikan tugas lu." Ucap Reyhan
"Kalau gitu gw pamit ya! Bang bos! mau ke sana untuk menantang langsung ke hadapan orangnya." Ucap Leon
"Oke, Tapi ingat jangan ada pertengkaran ya di antara kalian! ingat lu dan Jerry satu team. Jadi Jangan sampai karena rebutan cewek kalian sampai perang darah." Ucap Reyhan
"Tenang ajah, Bang bos. Gw itu profesional kok. Jadi nggak akan ada yang namanya perang fisik. Paling juga perang mental." Ucap Leon
Bersambung....
__ADS_1
...Jangan lupa untuk memberikan dukungan berupa like di setiap episode, vote sebanyak mungkin, dan tambahkan di rak buku kalian sebagai favorite/subscribe...
...Terima kasih sudah mampir di karya ini, semoga bisa menghibur kalian semua...