Di Senggol Cinta Preman Pasar

Di Senggol Cinta Preman Pasar
69. Take away


__ADS_3

Dua bungkusan berisikan makanan warteg telah di jinjing erat oleh Rania, ia sengaja take away makanan dari warteg untuk di berikan kepada kedua orang tuanya.


"Gw anterin lu sampai sini saja ya." Ucap Reyhan


"Nggak mau masuk dulu? untuk sekedar menyapa Mommy dan Daddy gw?" tanya Rania


"Nggak ah, gw lagi ada urusan lain. Next time gw mampir." Ucap Reyhan


"Oke, Titi DJ ya." Ucap Rania


"Apa titi dj?" tanya Reyhan


"Ati-ati di jalan singkatannya." Ucap Rania


"Oh, oke. Makasih." Ucap Reyhan


******


"Mommy, Daddy. Rania pulang." Seru Rania


"Suprise, " ucap gadis berwarna pirang.


"Kak Rubi." Kaget Rania


"Halo, adikku sayang! maaf ya Kakak baru bisa datang sekarang setelah tau kabar dari Mommy kamu jatuh ke jurang dan di nyatakan hilang di hutan belantara, tapi sekarang kamu sudah tidak apa- apa' kan?" tanya Rubi


"Iya, Rania sekarang baik-baik saja, Kak Rubi." Ucap Rania

__ADS_1


"Syukurlah, Kak Rubi lega mendengar kamu baik-baik saja dari cerita Mommy juga tadi." Ucap Rubi


"Makasih ya, Kak sudah mau mengkhawatirkan Rania sampai Kak Rubi harus pulang seperti ini." Ucap Rania


"Iya, apa sih yang nggak buat adik kakak tercinta. By the way itu dua kantung apa yang dari tadi kamu bawa?" tanya Rubi


"Oh, ini hanya makanan warteg kok." Ucap Rania


"Hah? kamu makan warteg?!" Kaget Rubi


'Iya, Kak. Apa kakak tahu kondisi keuangan keluarga kita tidak seperti yang dulu lagi." Ucap Rania


"Kak Rubi sudah tahu kok kondisi keuangan keluarga kita kalau Daddy Charles sudah bangkrut." Ucap Rubi


"Tahu dari mana Kakak masalah keluarga kita?" tanya Rania


Tak lama kemudian, Charles dan Sintia datang bersama dari arah samping kamar tidur mereka.


"Wah, anak Mommy sudah pada ngumpul ajah." Ucap Sintia


"Eh, Mommy dan Daddy siang bolong gini malah di kamar ajah, Aku curiga kalian buat adik aku yang baru ya." Celetuk Rania


"Enak ajah, Mommy itu ngantuk cerita panjang lebar sama Kakak kamu." Ucap sintia


"Kalau Daddy mau ganti baju karena abs kerja." Ucap Charles


"Ya ampun, kalian kompak banget kalau mau bohongin kita sebagai anak-anak Mommy dan Daddy bukan anak kecil lagi." Ucap Rania

__ADS_1


"Ish, Rania sudah deh jangan iseng seperti itu kepada orang tua kan nggak enak." Ucap Rubi


"Maaf ya, Mommy and Daddy. Rania hanya becanda saja." Ucap Rania


"Tidak apa- apa kok, Rania. Mommy dan Daddy tahu kok kalau kamu itu hanya becanda saja." Ucap Sintia


"Sebagai permintaan maaf dari Rania, aku sudah bawakan Mommy dan Daddy makanan yang beda dari yang dulu kita sering makan bersama." Ucap Rania


"Makanan apa yang kamu bawa Rania?" tanya Sintia


"Rania bawa ikan tongkol, terong, dan telor balado." Ucap Rania


"Hah? makanan berasal dari mana itu Rania? Mommy baru denger." Ucap Sintia


"Mommy kebiasaan makanan Italia sih, jadi nggak tahu makanan warteg seperti ini." Ucap Rania


"What?! jadi ini dari warteg yang nggak hiegenis itu. Mommy nggak mau ah buat Daddy saja." Tolak Sintia


"Di coba dulu, Mom. Jangan asal bilang nggak suka. Tadi juga Rania seperti Mommy, tapi setelah di coba rasanya lebih enak dari ikan gurame yang sering kita beli pesan di hotel." Ucap Rania


"Kamu lebai, Rania! mana ada makanan warteg yang bisa ngalahin pesanan di hotel." Celetuk Charles


Bersambung...


...Jangan lupa untuk memberikan dukungan berupa like di setiap episode, vote sebanyak mungkin dan tambahkan di rak buku kalian sebagai favorite/subscribe...


...Terima kasih sudah mampir di karya ini, semoga bisa menghibur kalian semua...

__ADS_1


__ADS_2