Di Senggol Cinta Preman Pasar

Di Senggol Cinta Preman Pasar
84. Gagal untuk ketiga kalinya


__ADS_3

Dengan menghela napas panjang, Reyhan pun akhirnya keluar dari kamar pengantin yang kosong, ia semula sangat yakin kalau Rania pasti ada di kamar pengantin klasik tersebut. Nyatanya Rania sama sekali tidak ada di bagian ruangan kamar pengantin.


"Tinggal kamar sebelah yang belum gw periksa, tapi apa mungkin Rania ada di sana." Ucap Reyhan


"Kenapa nggak yakin, Bang Bos?" tanya Jerry


"Sejak kapan lu muncul di sini?" tanya Reyhan


"Sejak Bang Bos keluar dari kamar pengantin itu dan berbicara seorang diri di sini seperti orang gila" Ucap Jerry


"Berani lu ngatain gw orang gila!" Tantang Reyhan


"Ampun, Bang Bos aku hanya becanda saja kok." Ucap Jerry


"Sekarang kita cek bareng di kamar sebelah secara bersama-sama." Ucap Reyhan


"Oke, Bang Bos." Ucap Jerry


Mereka berdua pun keluar dari kamar pengantin menuju ruangan sebelah yang di kunci dari luar.

__ADS_1


"Bang Bos ini di kunci dari dalam." Ucap Jerry


" Kita dobrak saja pintu ini." Ucap Reyhan


Mereka pun saling menghantamkan bahu kanan mereka dengan ancang-ancam secara serentak ke pintu tersebut bersama-sama. Namun tetap pintu itu tidak bisa terbuka sama sekali karena pintu tersebut sangat kokoh di lapis oleh besi tembaga yang tidak semua orang bisa membukanya.


"Bang Bos tumben lemah, apa belum makan?" tanya Jerry


"Iya, gw belum makan sama sekali sejak kemarin mencari Rania, jadi tenaga gw sedikit melemah karena belum memiliki energi yang cukup." Ucap Reyhan


"Gimana kalau kita cari kunci kamar ini saja." Ucap Jerry


"Nggak mungkin kita bisa untuk mendapatkan kunci itu pasti ada di Kakek tua itu." Ucap Reyhan


"Oke, kita coba lagi ya." Ucap Reyhan


Dengan hitungan one, two, three. Mereka pun melangkahkan kaki mundur lalu berlari kecil menuju pintu tersebut dengan kekuatan penuh mereka menghantamkan kembali bahu mereka pada pintu tersebut. Namun percobaan kedua pun mereka tetap gagal kembali.


"Gimana ini Bang Bos, pintu ini di beri ilmu gaib kali masa tidak bisa terbuka juga?" tanya Jerry

__ADS_1


"Gw makin curiga kalau Rania ada di dalam sini, buktinya saja pintu ini sangat sulit kita terobos masuk ke dalam." Ucap Reyhan


"Iya, Bang bos. Aku juga curiga kalau kamar ini di pakai untuk penyekapan Rania." Ucap Jerry


"Ayo, kita coba lagi kalau ini gagal kita pecahkan saja jendela kamar ini." Ucap Reyhan


"Tapi kalau kita pecahkan nanti para penjahat itu akan tahu kedatangan kita" Ucap Jerry


"Oke, kalau gitu kita coba lagi."Ucap Jerry


Mereka pun mulai bergegas dengan mengambil sebuah ancang-ancang dalam satu tarikan napas, mereka pun mulai mencoba kembali mendobrak pintu. Namun tetap tidak berhasil untuk yang ketiga kalinya kegagalan terus menghimpit mereka sehingga tidak ada cara lain selain memecahkan jendela kamar tersebut


"Tetap nggak bisa, kita lakukan plan B dengan memecahkan jendela kamar ini." Titah Reyhan


"Tapi bagaimana dengan resiko yang harus kita tanggung?! Mereka akan mengetahui kalau kita berada di pondok modern ini." Ucap Jerry


"Sudah tidak apa-apa mereka tahu, kita akan lawan saja. Aku sama sekali tidak takut sama para penjahat itu." Ucap Reyhan


Bersambung...

__ADS_1


...Jangan lupa untuk memberikan dukungan berupa like di setiap episode, vote sebanyak mungkin, dan tambahkan di rak buku kalian sebagai favorite/subscribe...


...Terima kasih sudah mampir di karya ini, semoga bisa menghibur kalian semua....


__ADS_2