Di Senggol Cinta Preman Pasar

Di Senggol Cinta Preman Pasar
114. Kekecewaan Rania


__ADS_3

Rania dan Reyhan pun sudah sampai masuk dalam mansion utama dengan mengendap-endap bahkan mereka pun sampai memanjat gerbang mansion tanpa sepengetahuan para penjaga mansion.


"Hei, sepertinya tadi ada suara." Ucap penjaga mansion.


"Nggak mungkin, itu pasti suara kucing saja." Ucap penjaga lain.


*****


Sementara itu Reyhan dan Rania bersembunyi di salah satu pilar besar, mereka sedang mengamati para maid yang sedang mondar-mandir di dalam kamar utama


"Itu lihat istri Reza sedang menangis di sana..." Tunjuk Reyhan


"Mungkin itu salah satu pembantu di sini


"Nggak mungkin dia pembantu secantik itu! Kamu lihat juga baju maid yang lain berbeda dengan wanita cantik itu kenakan. Wanita itu berpakaian sangat anggun dan menawan hati banyak pria." Ucap Reyhan


"Ini belum membuktikan apa-apa! Mungkin saja itu saudara Reza yang sedang bertamu di sini." Ucap Rania


"Kamu ini selalu saja tidak percaya. Kita tunggu saja sampai Reza keluar dari kamar utama itu." Ucap Reyhan


Setelah lama menunggu waktu pun berlalu begitu cepat pada porosnya


Reyhan dan Rania tertidur pulas dengan duduk membelakangi di salah satu pilar besar di mansion tersebut.


"Astaga Reyhan! Ini sudah pag, cepat bangun..." Ucap Rania

__ADS_1


"Ish! Aku masih ngantuk, Bunda..." Racau Reyhan yang masih juga tertidur.


"Bangun! Aku bunda kamu! kita masih saja di mansion Reza!" Ucap Rania


"Awh, Sakit!! Sorry aku tadi masih ngantuk..." Pekik Reyhan yang sudah sepenuhnya sadar karena tepukan lengan Rania secara kasar dan perlahan Rania pun menutup mulut Reyhan.


"Kamu jangan berisik, nanti kita ketahuan." Ucap Rania


"Iya, Maaf. Hmmm sepertinya Reza belum keluar dari kamarnya. Lebih baik kita intip saja di ruang makan. Aku yakin mereka juga akan ke ruang makan untuk sarapan." Ucap Reyhan


"Oke..." Ucap Rania


Mereka pun bergegas saling tatap satu sama lain dengan degupan jantung yang terasa berbeda.


"Jangan sampai Rania tahu kalau jantung gw berdegup lebih kencang dari biasanya." Gumam Reyhan


Mereka pun menuju ruang makan


"Tuh, lihat mereka sedang sarapan bersama! Jadi sekarang lu harus percaya sama ucapan gw!" Ucap Reyhan


"Belum tentulah mereka suami-istri


"Sekarang kita dengerin pembicaraan mereka


"Oke..."

__ADS_1


"Sayang, mata kamu kenapa bengkak begitu? apa karena di gigit serangga atau kamu menangis?" tanya Reza


"Aku baik-baik saja kok " Ucap Aluna


"Kamu kenapa sih? Kok jadi dingin seperti es sama aku, sayang? Apa aku ada salah sama kamu?! Aku sebagai suami kamu jadi merasa sedih melihat kamu sedih seperti ini." Ucap Reza


"Tuh buka telinga kamu baik-baik, pria yang ngakunya cinta sama kamu itu ternyata suami orang lain, itu artinya Reza nggak pernah cinta sama kamu selama ini." Ucap Reyhan


"Aku nggak menyangka Reza berselingkuh selama ini sampai dia sudah berstatus suami orang lain." Ucap Rania


"Sabar ya, sekarang lebih baik kita pergi secara diam-diam juga." Ucap Reyhan


"Nggak mau, aku mau labrak mereka berdua sekarang juga biar semuanya tuntas sampai ke akar." Ucap Rania


"Jangan sekarang, kasian juga wanita cantik itu. Dia sebagai istrinya akan shock juga." Ucap Reyhan


"Ngapain mementingkan perasaan wanita itu! apa lu suka sama dia!"Ucap Rania


"Kecewa gw sama Reza dan Reyhan. Mereka semua sama saja!"Gumam Rania


Bersambung...


...Jangan lupa untuk memberikan dukungan berupa like di setiap episode, vote sebanyak mungkin, dan tambahkan di rak buku kalian sebagai favorite/subscribe...


...Terima kasih sudah mampir di karya ini, semoga bisa menghibur kalian semua...

__ADS_1


__ADS_2