
Dulu saat saya berumur 17 tahun, Saya secara diam-diam terpikat pada satu gadis yang bernama zefanya Amelia, dia adalah gadis tomboi yang sangat mempesona hati saya. Hingga suatu hari saya harus memberanikan diri untuk menyatakan perasaan saya kepadanya karena saya yakin dia akan menerima saya secara saya jago bela diri dan sangat tampan.
"Zefanya, Saya sangat mencintai kamu. Mau kah kamu menikah dengan saya?" tanya Zeus
"Hmmm, Zeus kamu melamar aku?" tanya Zefanya
"Iya, Saya melamar kamu karena saya sangat mencintai kamu." Ucap Zeus
"Tapi kita masih sangat muda." Ucap Zefanya.
"Saya ingin menikahi kamu karena saya nggak mau kamu jatuh di pelukan orang lain, jadi apakah kamu bersedia menikah dengan saya?" tanya Zeus dengan menggenggam tangan Zefanya.
"Kalau kita menikah, Kita tinggal di mana? secara kita masih sekolah?" tanya Zefanya
__ADS_1
"Tenang saja, Saya ini bukan orang susah kok. Saya akan dirikan pondok untuk mengajari anak-anak kecil pencak silat dan juga agar kita bisa hidup berdua bersama anak-anak kita." Ucap Zeus
"Baiklah, Aku bersedia menikah dengan kamu karena aku juga sebenarnya sangat mencintai kamu." Ucap Zefanya
"Makasih, Zefanya. Saya janji akan menjaga kamu sepenuh hati saya," ucap Zeus dengan mencium kening Zefanya.
Tak lama kemudian, Saya melamar resmi kepada pihak keluarga Zefanya dan mereka pun menyetujui lamaran saya
Tak lama juga anak saya semata wayang di culik oleh klen hitam entah kemana. Hingga pada akhirnya padepokan saya juga harus mengalami gulung tikar. Namun beruntungnya aku masih mempunyai sedikit tabungan untuk aku membuka pondok di tengah hutan supaya tidak ada lagi yang bisa mengetahui keberadaan saya
Masih teringat jelas, kedua bocah itu tetap mau menjadi murid saya padahal saya sudah bilang bahwa mereka bisa kembali kepada orang tua. Namun mereka bilang kalau mereka tidak memiliki orang tua
Sekarang usia saya sudah semakin tenggelam mencapai tujuh puluh taun, Saya ingin memiliki garis keturunan dari seorang gadis muda. Namun selalu gagal, gagal, dan gagal lagi untuk mencapai yang saya inginkan.
__ADS_1
Saya berantusias seperti ini karena saya ingin mendapatkan garis keturunan untuk meneruskan ilmu bela diri dan padepokan yang selama ini saya bangun.
Saya tidak bisa memberi jurus andalan pencak silat kepada murid-murid saya karena saya hanya ingin memberikan ilmu terbaik untuk garis keturunan saya.
Dua murid itu tidak pernah berhasil mendapatkan gadis incaran yang akan saya paksa menikah, hingga suatu hari mereka membawa gadis tomboi cantik itu di hadapan saya
Sebenarnya Saya dan kedua murid saya memang sengaja untuk bersandiwara merawat gadis yang sangat mirip dengan mendiang istriku sampai keadaan dia pulih. Lalu diam-diam akan aku nikahi di pondok kedua yang sudah dari dulu saya siapkan.
Bersambung....
...Jangan lupa untuk memberikan dukungan berupa like di setiap episode, vote sebanyak mungkin, dan tambahkan di rak buku kalian sebagai favorite/subscribe...
...Terima kasih sudah mampir di karya ini, semoga bisa menghibur kalian semua....
__ADS_1