
Jet pribadi pesanan Charles pun mulai mengepakkan kedua sayapnya di titik lokasi yang telah di beritahu sebelumnya oleh Charles melalui GPS ponsel pintarnya.
Charles pun dari kejauhan melihat kedatangan sebuah Jet pribadi miliknya, lalu bergegas menghampiri terlebih dahulu sebelum memberitahukan kepada keluarganya bahwa jet pribadi itu telah sampai.
"Tuan besar, Jet pribadi anda kini sudah siap terbang dari hutan belantara ini menuju lokasi desa Jatiwangi kembali." Ucap Regan
"Bagus, sekarang kamu selidiki Kakek tua yang berhasil menyekap Rania karena anak buah saya pun ternyata berhasil di runtuhkan dalam satu dekade." Ucap Charles
"Baik, Tuan besar dengan senang hati saya akan selidiki jati diri Kakek tua yang berhasil menyekap nona Rania." Ucap Regan asisten baru Charles
"Bagus, Kamu memang asisten baru yang bisa saya andalkan setiap saat dan waktu." Ucap Charles
"Makasih, Tuan besar Charles." Ucap Regan.
Setelah perbincangan tersebut, Charles kembali lagi pada keluarganya untuk memberitahukan kabar mengenai jet pribadi yang sudah landing dan siap untuk take off.
"Hei, para wanita cantik kesayangan Daddy Charles. Ayo keluar dari semak-semak." Seru Charles
"Kenapa Dad memanggil seperti itu? kalau kedua murid Kakek tua itu mendengar gimana?" tanya Rania
"Biarkan saja mereka melihat kita karena sekarang kita akan pergi menggunakan jet pribadi." Ucap Charles
"Hah?! jadi Daddy sudah berhasil menghubungi kolega Daddy?" tanya Rania
"Sudah dong, buktinya kita akan pergi dari hutang belantara ini menggunakan jet pribadi milik kolega Daddy
__ADS_1
"Kok bisa kolega Daddy baik banget pinjemin jet pribadi kepada Daddy?" tanya Rania
"Kolega Daddy itu memiliki hutang jasa sama Daddy."Kilah Charles
"Oh, " ucap Rania dengan berdehem
"Sepertinya Daddy sedang menyembunyikan sesuatu dari aku, Aku harus cari tau apa yang Daddy sembunyikan dari aku." Gumam Rania
"Ayo, kita ke sana." Ajak Charles
Langkah kaki mereka seketika harus segera berhenti karena seseorang memanggil dengan suara bariton yang cukup lantang di kumandangkan.
"Rania...." Seru Reyhan
"Re-reyhan! kamu baik-baik saja?" tanya Rania
"Setuju, Mom. Daddy juga suka sama Reyhan yang rela berkorban begini demi anak kita." Ucap Charles
"Akh, om bisa saja." Ucap Reyhan
"You can call me Daddy Charles
"Sorry, om lupa. Eh, maksud aku Daddy." Ucap Reyhan
"Ih, Daddy ngapain si Reyhan juga nyebut Daddy sih?!" Protes Rania
__ADS_1
"Kan calon mantu."Ucap Daddy Charles
"Aku sudah punya pacar, Dad." Ucap Rania
"Siapa pacar kamu? kenapa tidak di kenalkan kepada kami?" tanya Charles
"Dia sibuk membantu bisnis keluarganya." Ucap Rania
"Sesibuk apa pun pacar kamu itu pasti akan menolong kami jika kamu sedang berada dalam situasi seperti ini." Ucap Charles
"Benar, Rania apa yang di katakan Daddy kamu! pacar kamu itu nggak sayang sama kamu. Buktinya dia nggak nolongin kamu." Ucap Sintia
"Dia itu sibuk, Mom. Nggak seperti Reyhan." Ucap Rania
"Jangan bela pria lain di hadapan calon mantu, kan nggak enak." Ucap Charles
"Sudah, nggak apa-apa. Apa kami boleh menumpang juga untuk sampai ke desa Jatiwangi?" tanya Reyhan
"Tentu saja boleh karena jet ini pinjam dari kolega untuk kita semua pergi dari hutan ini dan Daddy juga sudah bilang ke Tim besar kalau pencarian Rania di hentikan." Ucap Charles
"Apa pihak polisi juga sudah menangkap Kakek tua itu?" tanya Reyhan
"Daddy belum sempat melaporkan pada pihak berwajib." Ucap Charles
Bersambung...
__ADS_1
...Jangan lupa untuk memberikan dukungan berupa like di setiap episode, vote sebanyak mungkin, dan tambahkan di rak buku kalian sebagai favorite/subscribe...
...Terima kasih sudah mampir di karya ini, semoga bisa menghibur kalian semua...