Di Senggol Cinta Preman Pasar

Di Senggol Cinta Preman Pasar
111. Kemarahan Rubiana


__ADS_3

Kota S


"Astaga helm gw terbang, woi!" Seru Reyhan


"Ish! Kok bisa?!" Kaget Rania


"Ini lu ngebut banget! Gw berasa bukan lagi naik motor tapi kuda lumping!! Stop dulu!" Seru Reyhan


"Oke, cepat ambil helm lu." Ucap Rania


"Baiklah, nyonya besar! Sabar ini kan di ambil heula atuh." Ucap Reyhan


"Ha-Ha-ha, Reyhan cute banget sih kalau lagi begitu..." Gumam Rania


"Let's go, nyonya besar..." Ucap Reyhan


*****


Rania pun mulai menancapkan pedal gas yang sangat dalam untuk mencapai tujuannya di kota S


"CK! rambut klimis gw jadi nggak rapi lagi deh..." Gerutu Reyhan


"Centil banget, mantan preman pasar..." Ucap Rania


"Bukan centil kali, gw ini sekarang bukan Reyhan yang dulu lagi." Ucap Reyhan


"Hmmm, sudah jangan banyak curhat lebih baik kita fokus untuk mencari Kak Rubi..." Ucap Rania

__ADS_1


"Iya, sekalian juga kita intai pacar lu yang ngakunya sayang sama lu tapi sudah punya istri di belakang lu." Ucap Reyhan


"Jangan suka fitnah deh jadi orang, kita buktikan bersama saja siapa yang benar..." Ucap Rania


"Oke, nggak masalah..." Ucap Reyhan


...****************...


Cafe Gloria


"Mba, lihat gadis ini dan Pria ini?" tunjuk Reyhan pada sebuah foto


"Nggak, mas. Saya baru tuker shift sama teman saya."Ucap pelayan


"Sial!!!" Umpat Reyhan


"Kata siapa..." Seru Rubi yang berada di belakang punggung mereka.


"Kak Rubi..." Kaget Rania


"Kenapa kalian berdua bisa datang ke sini bersama?" tanya Rubi


"Maaf ya Rubi, tadi aku ninggalin kamu karena aku di kejar sama pacar Rania yang sudah memiliki istri itu..." Ucap Reyhan


"Reyhan pasti bohong, iya kan kak Rubi?" tanya Rania


"Kakak tidak tahu apa-apa karena kakak dari tadi di dalam kamar mandi. Perut Kakak sakit banget." Ucap Rubiana

__ADS_1


"Gw nggak boleh bilang ke Rania kalau gw tahu kalau Reza pacarnya itu sudah memilki istri." Gumam Rubiana


"Sayang, kita pulang saja. Yuk!" Ajak Rubiana


"Kamu pulang sendiri dulu ya, aku nggak bisa anterin kamu." Ucap Reyhan


"Kenapa? Kok kamu gitu sama tunangan sendiri?" tanya Rubi


"Maaf ya, tapi aku dan Rania sudah sepakat untuk mengintai Reza dengan istrinya itu biar dia percaya karena bukti yang aku buat di hancurkan begitu saja sama Reza." Ucap Reyhan


"Ish! Ngapain sih kamu ngurusin Rania, dia kan sudah besar! Memang seharusnya dia lebih percaya sama pacarnya dong dari pada kamu yang bukan siapa-siapa nya." Gerutu Rubiana


"Aku ini kan temannya plus juga calon Kakak iparnya masa di bilang bukan siapa-siapa." Ucap Reyhan


"Terserah, kamu nyebelin banget. Aku pulang dulu! percuma dari tadi aku menunggu kamu." Geram Rubiana dengan meninggalkan mereka berdua.


"Tunggu Rubi! Jangan marah gitu dong. Ini kan adik kandung kami sendiri sudah seharusnya kamu peduli sama percintaannya." Seru Reyhan


Dari kejauhan Rubi pun akhirnya membalas seruan Reyhan


"Terserah kamu! Bilang saja kamu masih mencintai Rania. Padahal kamu itu tunangan aku!" Geram Rubi dengan sedikit membanting pintu.


Bersambung...


...Jangan lupa untuk memberikan dukungan berupa like di setiap episode, vote sebanyak mungkin, dan tambahkan di rak buku kalian sebagai favorite/subscribe...


...Terima kasih sudah mampir di karya ini, semoga bisa menghibur kalian semua....

__ADS_1


__ADS_2