Di Senggol Cinta Preman Pasar

Di Senggol Cinta Preman Pasar
107. Counter Handphone


__ADS_3

"Lu jangan sok tahu! Gw hanya mencintai Rania..." Kilah Reza


Ketika sedang berdebat hebat, Reza pun mulai mencari cara untuk mengambil ponsel pintar dari saku jaketnya dan mencoba mengambil paksa, terlebih lagi Reza langsung membanting ponsel milik Reyhan


"Lepaskan, ini handphone gw." Ucap Reyhan


"Tidak akan gw lepaskan sebelum rekaman itu di hapus." Ucap Reza


Mereka pun saling tarik-menarik hingga terjatuh ponsel tersebut.


Prang!


"Sekarang sudah tidak akan ada bukti apa pun lagi!" Ucap Reza dengan tersenyum smirk


"Kurang ajar! Handphone gw rusak seperti itu." Ucap Reyhan


"Ini uang buat menggantikan handphone jelek lu," ucap Reza dengan melemparkan sejumlah uang tepat di muka Reyhan


"Syukurlah, sekarang gw bisa bernapas lega. Pokonya besok gw harus secepatnya menikah sirih dengan Rania. Gw nggak mau sampai kehilangan dia." Gumam Reza


"Gw nggak butuh uang dari pria egois seperti lu! Ingat karma akan berlaku jika lu menyakiti kedua wanita itu." Ucap Reyhan


"Sial! sekarang gw sudah nggak punya bukti apa pun karena handphone gw rusak seperti ini. Tapi gw sekarang akan coba ke counter handphone dulu siapa tahu ajah masih bisa di perbaiki." Gumam Reyhan


****

__ADS_1


"Maaf mas, handphone ini sudah sangat parah untuk bisa di perbaiki." Ucap penjaga counter


"Astaga! ini gawat, gw nggak akan bisa untuk memberitahukan kebenaran mengenai lelaki bajingan itu." Gumam Reyhan


"Mas kok melamun? apa di sini mas pasang kartu memory?" tanya penjaga counter


"Ada mas.


"Kalau begitu saya bisa memback up kembali kartu memorinya


"Butuh waktu berapa lama?


"Paling lambat satu minggu, mas." Ucap Penjaga Counter


"Kelamaan dong mas! Keburu teman saya nikah sama orang yang salah, mas mau tanggung jawab


"Becanda..." Ucap Reyhan


"Ah, si mas bisa saja..." Ucap Penjaga counter


"Nanti saya kabarin saja mas kalau sudah selesai." Ucap penjaga counter


"Oke, makasih..." Ucap Reyhan


"Gw nggak nyangka gadis yang gw cintai bisa di tipu oleh penampilan luar si bajingan itu, gw harus bis meyakinkan Rania meskipun tanpa bukti itu." Gumam Reyhan

__ADS_1


******


Reyhan pun bergegas pergi menjumpai Rania di kediaman tanpa mempedulikan tunangan yang saat ini sedang mencari keberadaannya


Cafe Gloria


"Mba, lihat laki-laki tinggi, berambut klimis dan memakai kaca mata yang tadi duduk bersama saya?" tanya Rubiana


"Oh, lelaki ganteng itu membuat keributan bersama lelaki yang penampilannya seperti executive muda, mereka saling pukul dan membuat kegaduhan di sini. Lalu mereka saling kejar- mengejar begitu saja tanpa mengganti rugi benda yang sudah pecah." Ucap Pelayan


"Apa?!" biar saya ganti semua kerugian itu." Ucap Rubiana


"Tidak biar saya saja yang ganti!" seru Aluna


"Siapa kamu?" tanya Rubiana


"Kenalin gw Aluna, suami dari Reza, pria yang mengejar tunangan lu yang suami gw kasih tahu kalau tunangan lu dulunya preman pasar." Ucap Aluna


"Gw Rubiana, nggak tahu masalah yang terjadi antara suami lu dengan tunangan gw." Kilah Rubiana


"Apa?! Suami? Bukankah nama Reza itu kekasih adik gw. Gawat kalau Rania tahu kalau Reza itu sudah punya istri, dia akan meminta kembali Reyhan untuk menjadi jodohnya! gw nggak akan biarin sesuatu yang sudah menjadi milik gw pergi meskipun dia adik gw sendiri." Gumam Rubiana


Bersambung ..


...Jangan lupa untuk memberikan dukungan berupa like di setiap episode, vote sebanyak mungkin, dan tambahkan di rak buku kalian sebagai favorite/subscribe...

__ADS_1


...Terima kasih sudah mampir di karya ini, semoga bisa menghibur kalian semua...


__ADS_2