
Reza yang kacau pun kembali ke cafe gloria untuk bertemu lagi dengan Aluna yang di landa kekecewaan karena Aluna di tinggal pergi begitu saja
"Sayang, maaf lama menunggu..." Ucap Reza
"Untuk apa kamu mengejar pria itu? apa ada sesuatu yang kamu sembunyikan dari aku?! katakan sekarang apa yang kamu sembunyikan dari aku!" Bentak Luna
"Sayang, tenang dulu! Ini masih di dalam cafe. Lihat malu kan di lihat banyak orang seperti ini," ucap Reza mencoba membuat tenang sang istri dengan menepuk bahu kanannya.
"Aku dari tadi menunggu kamu selama tiga jam! Ingin mendengar langsung penjelasan dari kamu mengenai lelaki yang kamu sebut preman pasar itu." Ketus Aluna
"Oke kamu tenang dulu! biar aku jelaskan baik-baik." Ucap Reza
"Cepat jelaskan!" Ketus Aluna
"Dia itu salah satu preman pasar yang merugikan perusahaan karena pasar mode baper di desa jatiwangi itu akan aku gusur dan aku jadikan tempat hiburan." Kilah Reza
"Kamu nggak lagi bohongin aku kan?" tanya Aluna
"Nggak mungkin dong aku bohongi istri secantik bidadari surga seperti kamu ini." Goda Reza
"Awas ya! kalau kamu berani bohongi aku. Aku nggak akan segan-segan untuk kita berpisah!" Ancam Aluna
__ADS_1
"Jangan dong sayang! Kita kan baru saja menjadi pengantin baru masa kita sudah bercerai saja. Nanti apa kata kolega kita semua." Ucap Reza
"Nggak peduli.."Ketus Aluna
"Jangan marah lagi dong sayang! Gimana kalau kita pindah cafe saja biar suasana hati kamu jauh lebih baik dari ini semua." Ucap Reza
"Syukurlah, dulu aku sempat menyelidiki latar belakang pria yang dekat dengan Rania hingga aku tahu tempat di mana dia tinggal dan aku bisa sekarang jadikan alasan biar Aluna tidak curiga." Gumam Reza dalam hatinya.
****
Dalam perjalanan menuju kota S, Reyhan dan Rania sedang berada di kuda besi sport.
"Hei, bisa lebih cepat lagi! Ini terlalu lambat! Biar gw ajah yang mengendarai." Ucap Rania
"Berhenti sekarang atau gw akan mencoba untuk melompat dari motor ini!" Ancam Rania
"Astaga! Dasar wanita tomboi susah untuk di beritahu, jangan nekat!" Ucap Reyhan
"Makanya sekarang juga lu berhenti atau gw beneran nekat loncat dari motor lu ini..." Ancam Rania
"Iya, sebentar gw cari tempat untuk berhenti dulu." Ucap Reyhan
__ADS_1
"Ish! Lama kalau cari tempat yang sepi untuk berganti tempat duduk! gw mau sekarang juga!" Ucap Rania
"Iya-iya, sekarang gw berhenti..." Ucap Reyhan
Reyhan pun mulai menghentikan kuda besi di pinggir jalanan besar.
"Lu di belakang, gw di depan dan jangan berani untuk pegangan ke gw." Ucap Rania
"Iya, tenang ajah gw pegangan pada bagian belakang saja kok." Ucap Reyhan.
Rania pun mulai bergegas untuk mengambil kunci kuda besi dan menancapkan peda gas sangat kencang membuat rambut Reyhan dalam posisi berdiri
"Tunggu dong! main tancap gas full saja! Gw belum pakai helm..." Gerutu Reyhan
"Ish! Jadi pria seperti kura-kura padahal lu itu preman pasar yang paling di takuti sama banyak orang." Ucap Rania
"Sekarang bukan preman pasar kok tapi mantan preman pasar." Ucap Reyhan
Bersambung ..
...Jangan lupa untuk memberikan dukungan berupa like di setiap episode, vote sebanyak mungkin, dan tambahkan di rak buku kalian sebagai favorite/subscribe...
__ADS_1
...Terima kasih sudah mampir di karya ini, semoga bisa menghibur kalian semua...