
Reyhan pun bergegas menuju kuda besinya untuk mencari keberadaan Handi sang mantan kekasih Rania. Tak lupa juga Reyhan membawa dua anak buah.
"Gw yakin si Handi yang culik si Rania." Ucap Reyhan
"Kok Abang bos bisa seyakin itu?" tanya Leon
"Iah, Bang bos! kenapa bisa seyakin itu?" tanya Jerry
"Sudah pokoknya kita cari tahu dulu di tempat nikahan kemarin untuk cari alamat mansion si Handi." Ucap Reyhan
"Oke, Bang Bos." Ucap Keduanya
*
*
*
Mereka pun berhasil mendapatkan alamat Handi melalui seorang pria paruh baya yang di bayar oleh mereka di gedung pernikahan Handi dan Shela tempo hari.
"Bang Bos, kita langsung ke alamat ini ajah ya." Ucap Jerry
"Oke, meluncur." Ucap Reyhan
Reyhan dengan kedua anak buahnya pun menuju sarang kediaman keluarga Handika Pratama sang mantan kekasih Rania yang hanya membuatnya merasakan patah hati
__ADS_1
Tok
Tok
Tok
"Siapa lu!" Ucap Handi dengan nada kasar membuka pintu mansion
"Akhirnya kita ketemu lagi." Ucap Reyhan
"Gw lupa lu siapa sih?" tanya Handi
"Masa lupa?! gw ini pacar Rania! di mana Rania?! lu sembunyikan di sini kan!" Ucap Reyhan
"Jangan banyak ngomong! Minggir lu!" Dorong paksa Reyhan
Reyhan pun bergegas menyuruh anak buahnya untuk berkeliaran ke arah depan samping dan belakang sedangkan Reyhan menaiki anak tangga yang kokoh itu satu persatu.
Ceklek!
Satu persatu ruangan kamar di buka oleh Reyhan. Namun ia tak berhasil menemukan sosok yang ia cari. Reyhan pun mulai mencari pintu gudang yang kerap kali di duga sebagai penyanderaan Rania. Namun ternyata apa yang di pikirkan Reyhan salah besar, sosok Rania tidak ada di mana-mana. Reyhan mulai kewalahan dengan semua yang terjadi
"Gw harus kemana lagi! untuk mencari Rania. Apa benar dia frustasi melihat Handi dan Shela menikah kemarin lalu bunuh diri?" Gumam Reyhan dengan mengacak-acak rambut depannya
Di sudut ruang dapur sang Art sedang menyalakan saluran televisi. Rupanya sang Art sedang menikmati harinya dengan melahap keripik singkong serta secangkir teh hangat untuk menonton acara sinetron FTV yang sering ia tonton
__ADS_1
Tiba-tiba saja Jerry masuk ke dalam dapur itu untuk mengecek keberadaan Rania. Namun ia hanya melihat sang Art yang sedang sibuk dengan dunianya
"Wah, enak benar ya! jadi Art bisa nonton dan melahap cemilan."Ucap Jerry
"Eh, Ada tamu! Kok di sini, Den?" tanya Bi Ijah
"Saya tamu dadakan, jadi tidak perlu di hidangkan makanan di ruang tamu." Ucap Jerry
Ketika perbincangan itu berlangsung, tiba-tiba layar kaca datar yang tertempel di dinding berukuran 14 inchi yang sedang menayangkan adegan romantis itu berubah tayangan mengejutkan mengenai berita baru yang viral tentang kecelakaan pembalap liar yang melaju dengan kecepatan tinggi terhempas ke jurang.
Terlihat dari tayangan televisi bentuk wajah Rani yang sempat tersorot di jalanan Cctv hingga dirinya terpental ke arena jurang.
...Breaking News....
...Telah terjadi kecelakaan lalu lintas oleh pengemudi balap liar karena menghindari gerobak nasi goreng...
"Astaga, ternyata Rania kecelakaan. Aku harus memberitahukan Bang bos Reyhan" Gumam Jerry
"Saya pamit, Bi." Ucap Jerry.
Bersambung ..
...Jangan lupa untuk memberikan dukungan berupa like di setiap episode, vote sebanyak mungkin, dan tambahkan di rak buku kalian sebagai Favorite/subscribe...
...Terima kasih sudah mampir di karya ini, semoga bisa menghibur kalian semua...
__ADS_1