
Dua preman pasar itu pun mulai celingak-celinguk ke area sekitar hutan. Namun mereka tidak bisa menemukan batang hidung Rania dan keluarganya, hingga pada akhirnya dua orang preman pasar itu memutuskan untuk kembali ke pondok tua untuk membantu Reyhan dalam keadaan yang masih terluka.
"Gentong!" seru Jerry
"Apa sih tiang listrik?" tanya Leon
"Kita kembali saja ke pondok tua itu, yuk!" Ajak Jerry
"Buat apa? kan kita di perintahkan untuk mencari Rania dan keluarganya dulu baru kita kembali ke Bang Bos." Ucap Leon
"Gw khawatir sama Bang Bos dia akan di siksa sama si Kakek tua itu." Ucap Jerry
"Tapi dia memerintahkan kita untuk membekukan dulu dua murid si Kakek tua itu." Ucap Leon
"Nanti saja menolong Rania dan keluarganya karena yang terpenting sekarang itu keselamatan Bang Bos kita!" Ucap Jerry
"Iya juga sih kalau nggak ada Bang Bos kita mau makan apa?!" Ucap Leon
"Iya, makan nasi dong masa makan sama batu." Seloroh Jerry
__ADS_1
"Ha-ha-ha, lucu ya lu. Maksud gw tanpa Bang bos mana ada yang mau nyetor setoran pasar. Hanya dia yang di takutkan, ingat kita hanya antek-anteknya saja." Ucap Leon
"Iya, Gentong bawel banget sih." Ucap Jerry
*******
Kedua preman pasar pun memutar balik badannya menuju pondok tua, setelah mereka sampai di pondok tua tersebut. Mereka akhirnya sampai dan melihat Kakek tua tersebut hendak memukul kembali Reyhan bertubi-tubi. Namun dengan sigap Jerry mulai mengambil sebuah tongkat kayu besar dan memukulnya dari arah belakang hingga Kakek Zeus pun hilang kesadarannya.
"Gimana, kalian sudah berhasil menolong Rania? kenapa kalian kembali lagi tanpa Rania?"tanya Reyhan
"Belum Bang Bos, Lebih baik kami menolong Bang bos dulu." Ucap Jerry
"Kami di sini nggak tega melihat kondisi Bang bos terluka seperti ini seorang diri menghadapi Kakek tua itu.
"Kakek tua itu kalian apakan?" tanya Reyhan
"Kami sudah pukul dari belakang makanya kami bisa memapah Bang bos keluar dari pondok ini." Ucap Leon
"Kerja kalian bagus juga! kalau gitu kita cari bersama Rania dan kelurganya." Ucap Reyhan
__ADS_1
"Tapi Bang bos lukanya harus di obati dulu." Ucap Jerry
"Iya, benar Bang Bos itu lukanya harus di obati dulu nanti takutnya infeksi." Ucap Leon
"Kalian berdua jangan kayak emak-emak di pasar deh, luka seperti ini sudah sangat biasa kok, jadi kalian jangan mulai menggurui gw karena yang terpenting sekarang adalah keselamatan Rania dan keluarganya." Ucap Reyhan
"Maaf Bang bos, Kami hanya khawatir akan luka kepala yang Bang bos sekarang alami saja." Ucap Leon
"Sudah, Kalian tidak perlu khawatir luka seperti ini sudah sangat biasa." Ucap Reyhan
"Baiklah, Bang bos. Kami bantu memapah sampai ketemu pujaan hati Bang Bos." Ledek Leon
"Jangan berani-beraninya, ya! kalian meledek saya dengan Rania lagi. kami murni hanya berteman saja kok." Elak Reyhan
"Baiklah, terserah kata Bang Bos saja." Ucap Leon
Bersambung...
...Jangan lupa untuk memberikan dukungan berupa like di setiap episode, vote, dan tambahkan di rak buku kalian sebagai favorite/subscribe...
__ADS_1
...Terima kasih sudah mampir di karya ini, semoga bisa menghibur kalian semua...