
Di berbagai sudut ruangan, Kini sudah tertata pernak-pernik cantik dekorasi untuk pernikahan yang sudah sejak lama di persiapkan oleh Kakek Zeus. Namun harus tertunda karena pengantin wanita selalu melarikan diri ketika penghulu datang. Perempuan-perempuan itu pun sama seperti Rania yang selalu di paksa untuk melangsungkan akat pernikahannya karena rasa balas budi akan bantuan palsu yang di berikan oleh Kakek Zeus untuk menjebaknya dalam suatu akat pernikahan.Namun perempuan itu tidak bisa menerima bentuk balas budi yang di lakukan dengan cara menikah dengan seorang Kakek tua, hingga pada akhirnya mereka pun melarikan diri karena Galang selalu tertidur di depan pintu yang harusnya di jaga.
Setelah mengajar para murid, Kakek Zeus pun kembali ke pondok kedua untuk memastikan kembali kalau gadis yang akan di nikahi itu tidak kabur lagi.
"Pastikan kali ini, Pak penghulu itu setuju untuk menikah dengan gadis itu. Beri Pak Penghulu itu emas batang yang saya sudah siapkan, mengerti!" Ucap Kakek Zeus
"Siap, guru. Saya sudah siapkan sesuai dengan permintaan, guru."Ucap Jerry.
***
Di sudut lain rombongan Reyhan sedang berjalan gontai menyusuri hutan seperti Mall yang tak henti-hentinya di pandangi.
"Lihat, masa ada penghulu di tengah hutan seperti ini." Tunjuk Leon
"Hah? halu lu mana mungkin penghulu di tengah hutan." Ucap Jerry
"Beneran, coba deh lu lihat saja sendiri." Ucap Leon
__ADS_1
"Eh, beneran masa ada yang mau nikah di tengah hutan belantara seperti ini." Ucap Jerry
"Buktinya ada kan! lu lihat sendiri saja, Gw nggak bohong." Ucap Leon
"Hei, kalian lagi bicara apa sih?" tanya Reyhan
"Dia lagi halu, Bang bos." Ucap Jerry
"Halu gimana?" tanya Reyhan
"Masa di tengah hutan begini ada penghulu." Ucap Jerry
"Ternyata! Lu benar kalau ada penghulu di sini. Ini aneh banget, gimana kalau kita ikutin saja Pak penghulu bersama laki-laki itu " Ucap Reyhan
"Untuk apa sih, Bang bos? kurang kerjaan banget kita harus mengikuti penghulu? bukankah kita sedang mencari calon istri, Bang Bos? " Tanya Jerry
"Entah kenapa Feeling gw nggak enak tentang penghulu itu, lebih baik kita ikuti saja kedua orang itu." Ucap Reyhan
__ADS_1
"Mommy setuju dengan pendapat Reyhan! lebih baik kita ikuti saja dulu Pak penghulu dengan lelaki muda itu." Ucap Sintia
"Oke, Kalau itu kemauan Mommy. Daddy pasrah saja hanya bisa mengekor." Ucap Charles
"Nah, begitu dong. Jadi suami memang harusnya selalu jadi ekor." Ucap Sintia
"Nggak kebalik tuh, Bu?" tanya Leon
"Harusnya yang jadi ekor kan istri bukan suami." Ucap Jerry
"Akh, sudah deh kalian jangan ikut campur urusan keluarga orang lain! Sekarang kita fokus mengikuti Pak penghulu itu. Jangan sampai mereka tahu kalau kita akan mengikuti secara diam-diam." Ucap Reyhan
"Sorry, Bang Bros. Kita bukan bermaksud untuk ikut campur kok hanya bercanda saja supaya mencairkan suasana hati." Ucap Jerry
Mereka pun mulai mengikuti arah Pak penghulu beserta laki-laki muda karena Leon sanga hafal bentuk muka dari pak penghulu tersebut yang selalu memakai topi peci dengan tahi lalat besar di sebelah sisi kanannya. Pasalnya ia pernah di undang juga secara langsung dalam suatu akat pernikahan yang di selenggarakan oleh teman sebayanya. Hingga Leon masih tetap mengingat dengan sangat baik bentuk dan rupa dari sang penghulu
Bersambung ..
__ADS_1
...Jangan lupa untuk memberikan dukungan berupa Like di setiap episode, vote sebanyak mungkin, dan tambahkan di rak buku kalian sebagai favorite/subscribe...
...Terima kasih sudah mampir di karya ini, semoga bisa menghibur kalian semua...