Di Senggol Cinta Preman Pasar

Di Senggol Cinta Preman Pasar
73. Rencana Kakek Zeus


__ADS_3

Di sebuah pondok modern, seorang Kakek tua dengan kaca mata tebal serta wig panjang sedang duduk di sebuah kursi goyang dengan menghisap rokok di tangan kanannya. Ia mengada kepalanya sesekali ke langit untuk mengatur napasnya yang sesak akibat rasa kesepian yang menghimpit hidupnya.


"Seandainya istri dan anakku masih ada, mungkin saya tidak hidup sebatang kara seperti ini. Meskipun saya sekarang berlimpah harta berkat kerja kerasku. Namun apalah arti semua harta ini jika hidupku hanya seorang diri." Gumam Kakek Zeus


Lamunan Kakek Zeus tiba-tiba saja harus terhenti seketika karena muridnya telah datang untuk memberikan sebuah laporan atas pengamatannya selama ini.


"Guru, sesuai permintaan kalau aku selalu pantau gadis yang sempat kabur itu." Ucap Dika


"Bagus, sekarang kamu tahu dia berada di mana?" tanya Kakek Zeus


"Dia ada di desa Jatiwangi, guru." Ucap Dika


"Hmmmm, kalau gitu ikuti rencana yang telah kita susun kemarin dan jangan sampai kalian berdua gagal lagi." Ucap Kakek Zeus


"Siap, guru." Ucap Dika


"Guru apa lebih baik kita batalkan saja rencananya?" tanya Galang


"Kenapa di batalkan?" tanya Kakek Zeus


"Di pasar sana ada preman pasar yang akan menjaga gadis itu." Ucap Galang

__ADS_1


"Kamu ini pengecut sekali! ingat ilmu bela diri kalian lebih hebat dari ketiga preman pasar itu."Ucap Kakek Zeus


"Tapi kami takut penyamaran ini akan terbongkar dan kita semua bisa masuk sel tahanan." Ucap Galang


"Tidak perlu khawatir, saya akan tanggung jawab sepenuhnya jika kalian masuk tahanan." Ucap Kakek Zeus


"Terima kasih, guru." Ucap Galang


"Cepat kalian lakukan sesuai rencana dan bawa gadis itu ke sini karena saya sudah siapkan penghulu." Titah Kakek Zeus


Seusai dengan komando sang guru, Galang dan Dika bergegas pergi ke desa Jatiwangi untuk menjalankan sebuah rencana yang telah di susun rapi oleh Kakek Zeus.


Sesampainya di desa Jatiwangi, mereka berdua pun langsung menuju Pasar mode baper untuk menjalankan misi menangkap Rania kembali untuk di jadikan calon istri Kakek Zeus.


"Ini pasar bau busuk banget sih." Gerutu Dika


"Kayak muka lu busuk." Seloroh Galang


"Nggak lucu tahu!" Geram Dika


"Ha-ha-ha, begitu saja marah! ayo kita cari lapaknya Rania." Ajak Galang

__ADS_1


"Itu di sana..." Tunjuk Dika


"Benar, tapi kenapa ada dua wanita? mana gadis hutan itu?" tanya Galang


"Sepertinya yang tomboi itu kan?" tanya Dika


"Lu benar pasti gadis yang itu yang sempat kita tolong." Tunjuk Galang


"Kita tangkap dia jika suasana pasar sedang sepi dan tidak ada ketiga preman itu." Ucap Dika


"Lu sudah siapkan obat tidur itu untuk gadis hutan itu kan?" tanya Galang


"Tenang saja, gw sudah siapkan semua dengan baik." Ucap Dika


"Kali ini jangan sampai gagal lagi, nanti kita nggak dapat bagian emas batang itu." Ucap Galang


"Iya, gw ngerti kok. Kita nggak boleh mengecewakan guru lagi!" Ucap Dika


"Ini sudah sepi, kita berikan minuman ini dulu kepada mereka." Ucap Galang


Bersambung ....

__ADS_1


...Jangan lupa untuk memberikan dukungan berupa like di setiap episode, vote sebanyak mungkin, dan tambahkan di rak buku kalian sebagai favorite/subscribe...


...Terima kasih sudah mampir di karya ini, semoga bisa menghibur kalian semua...


__ADS_2