
Sejenak hening pun tercipta karena mereka mempunyai pemikirannya dalam hati masing-masing setelah kecupan yang sekilas membuat kedua insan tersebut larut dalam perasaanya masing-masing.
"Hmmm, sebenernya gw nggak mau melakukan ini karena ini kan ciuman pertama gw. Tapi nggak ada cara lain untuk meyakinkan Kakek tua ini kalau gw dan Rania memang saling mencintai." Gumam Reyhan
"Astaga, rasanya jantung gw mau lepas di cium sama Rey, meskipun itu hanya sebuah kecupan saja." Gumam Rania
"Apa dengan kecupan saja kalian dapat membodohi saya?! Jangan harap!" Geram Kakek Zeus
Kakek Zeus mulai mengepakkan sayap kegusarannya, ia mulai mengeluarkan jurus andalan yang tak pernah ia ajarkan kepada kedua muridnya dengan ancang-ancang dan mulai menyerang Reyhan secara mendadak tanpa Reyhan sempat menghindar. Pukulannya membuat Reyhan terpental di lantai.
Reyhan pun mencoba bertahan dari serangan Kakek Zeus yang terus menerus dilancarkan, tapi gerakan kehebatan Kakek Zeus yang lincah mengalahkan Reyhan berkali-kali jatuh ke lantai kembali.
"Rey, kamu baik-baik saja?" tanya Rania
"Aku baik-baik saja, sekarang kamu pergi duluan, tinggalkan tempat ini karena di luar sana sudah ada Leon yang akan membantu kamu." Ucap Reyhan
"Tidak, aku ingin tetap bersama kamu di sini. Kita harus bersama keluar. Aku nggak mungkin bisa meninggalkan kamu dalam keadaan babak belur seperti ini." Ucap Rania
"Tapi ini bahaya buat kamu, turuti perkataan aku!" Titah Reyhan
__ADS_1
"Nggak bisa aku akan terus di sini sampai kita keluar bersama-sama." Ucap Rania
"Kamu ini keras kepala sekali, tolong kali ini turuti perkataan aku sebelum Kakek tua itu memaksa kamu untuk menikah dengannya." Ucap Reyhan
"Sudah jangan banyak drama, kalian ini bikin saya muak," Ucap Kakek Zeus dengan mengikat tangan dan Kaki Reyhan
"Lari Rania!" Ucap Reyhan
"Baiklah, tapi aku akan kembali untuk menolong kamu." Ucap Rania
Rania pun mencoba melangkahkan kedua kakinya, namun tertahan oleh kaki Kakek Zeus yang mencoba menghalangi, hingga Rania pun terjatuh ke lantai sebelum ia berlari
"Jangan sakiti, Rania. Dia nggak pantes di sakiti oleh Kakek tua lumutan seperti anda" Ucap Reyhan
Plak!
Tamparan kecil pun berlabuh di wajah ganteng Reyhan yang sedang meringis menahan rasa sakit dengan tangan terikat.
"Berisik, sekarang kamu saksikan saja saya dan Rania untuk menikah di depan mata kamu sendiri,"ucap Kakek Zeus dengan senyum smirk.
__ADS_1
"Lepaskan! Gw nggak mau menikah sama Kakek tua." Ucap Rania
"Sudahlah, sayang jangan seperti ini, masa menghina calon suamimu di hadapan orang lain." Ucap Kakek Zeus
"Jangan ngaku-ngaku deh kalau anda itu calon suami gw." Ucap Rania
"Kalau begitu kita sah kan sekarang saja karena sejak tadi saya sudah menghubungi penghulu yang akan mempercepat pernikahan kita." Ucap Kakek Zeus
Dor!!
Suara pistol dari aparat kepolisian di layangkan di udara.
"Jangan bergerak, angkat tangan anda atau kami tembak!" Titah aparat kepolisian
Dengan terpaksa Kakek Zeus pun akhirnya mengangkat kedua tangannya bertanda ia menyerah untuk di tangkap oleh aparat kepolisian.
Bersambung...
...Jangan lupa untuk memberikan dukungan berupa like di setiap episode, vote sebanyak mungkin, dan tambahkan di rak buku kalian sebagai favorite/subscribe...
__ADS_1
...Terima kasih sudah mampir di karya ini, semoga bisa menghibur kalian semua...